Asam Malat, Senyawa Keluarga AHA yang Bermanfaat untuk Kulit

Asam malat bisa kita temukan dalam produk kecantikan seperti krim antipenuaan
Asam malat bisa kita temukan dalam produk kecantikan seperti krim antipenuaan

Alpha-hydroxy acids (asam alfa-hidroksi) atau AHA dikenal bermanfaat untuk mempercepat pengelupasan kulit sehingga membuka ruang bagi sel kulit yang baru untuk naik. Ada beragam jenis AHA yang mungkin sering Anda temukan dalam berbagai produk, salah satunya adalah asam malat. Sebelum menyinggung manfaatnya, mari kita kenali terlebih dahulu asal-usul asam malat ini.

Apa itu asam malat?

Asam malat adalah jenis asam alami yang berasal dari berbagai buah-buahan, seperti apel dan pir. Asam malat, yang sering disebut sebagai malic acid, juga merupakan salah satu bagian dari alpha-hydroxy acids, kelompok asam alami yang kerap dicampurkan ke dalam produk perawatan kulit.

Asam malat pertama kali diekstraksi dari jus apel pada tahun 1785. Asam ini berperan dalam memberikan rasa asam terhadap berbagai makanan dan minuman.

Tubuh pun sebenarnya juga menghasilkan asam malat secara alami saat mengubah karbohidrat menjadi energi. Asam ini punya peran yang sangat penting dalam proses pergerakan tubuh. Dengan demikian, selain bermanfaat untuk kulit dan kecantikan, asam malat pun memiliki manfaat untuk kesehatan tubuh secara umum.

Manfaat asam malat untuk kulit yang bersinar

Sebagai salah satu bagian dari keluarga alpha-hydroxy acids, asam malat memiliki manfaat untuk kulit kita. Beragam manfaat tersebut, di antaranya:

1. Membersihkan dan meremajakan kulit

Asam malat dalam produk-produk perawatan kulit sudah dikenal memiliki kemampuan untuk mencerahkan kulit dan melembutkan teksturnya. Oleh sebab itu, asam ini merupakan kandungan yang umum dicampurkan pada krim antipenuaan.

2. Menjaga hidrasi kulit

Asam malat merupakan humektan, yang artinya zat ini mampu menjaga kelembapan kulit dan membantunya senantiasa terhidrasi. Sebuah studi dari National Institutes of Health menemukan bahwa pengolesan salep yang mengandung asam malat dan petroleum jelly mampu meningkatkan pemulihan kulit yang mengalami luka. Oleh karena itu, hidrasi kulit amat penting apabila kulit mengalami luka.

3. Memelihara keseimbangan asam-basa kulit

Asam malat sering dicampurkan sebagai kandungan dalam kosmetik untuk menyeimbangkan asam basa atau pH kulit. Menurut salah satu perusahaan kosmetik terkemuka di dunia, asam malat lebih baik dibandingkan alpha-hydroxy acid lainnya, seperti asam sitrat dan asam laktat.

Ketidakseimbangan asam basa pada kulit membuat lapisan pelindungnya tidak stabil sehingga kulit pun rentan menjadi kering dan berjerawat.

4. Mencegah timbulnya jerawat

Asam malat dapat membantu menyingkirkan penumpukan sel kulit mati sehingga cocok digunakan apabila kulit Anda rentan berjerawat.

Menurut para ahli, asam malat dapat menghancurkan ‘lem’ yang menempelkan sel-sel kulit mati pada bagian paling luar kulit. Saat sel kulit mati ini berhasil disingkirkan, kulit Anda akan terlihat lebih baik. Penyumbatan pori-pori pun dapat terbuka sehingga mencegah jerawat serta kulit belang.

5. Mengurangi tanda-tanda penuaan

Asam malat merupakan salah satu jenis alpha-hydroxy acids atau AHA. Artinya, asam ini dapat mempercepat pengelupasan dan pergantian sel kulit baru, yang pada akhirnya dapat mengurangi garis halus, kerutan, meratakan warna kulit, dan melembutkan tekstur kulit.

Menggunakan produk yang mengandung asam malat berpotensi meningkatkan produksi kolagen, serta mengurangi tanda-tanda penuaan.

Manfaat asam malat selain untuk kulit dan kecantikan

Asam malat tak hanya bermanfaat untuk merawat kulit. Asam ini pun memiliki potensi khasiat kesehatan medis, seperti:

1. Meningkatkan performa fisik

Hadir dalam bentuk suplemen, asam malat digunakan untuk meningkatkan performa fisik. Beberapa pihak mengklaim bahwa asam malat dapat meningkatkan produk energi, menaikkan ketahanan latihan, dan membantu mencegah kelelahan pada otot.

2. Mencegah batu ginjal

Asam malat merupakan bentuk pendahulu dari sitrat, zat yang disebut-sebut dapat mencegah kalsium terikat dengan zat lain yang membentuk batu ginjal. Sitrat ini dianggap dapat membantu mencegah pembesaran kristal dalam ginjal.

3. Mengatasi fibromyalgia

Fibromyalgia adalah kondisi yang ditandai dengan nyeri kronis diseluruh tubuh, dan disertai dengan kelelahan yang berat; gangguan tidur, mental, dan emosional. Studi yang dimuat dalam Journal of Rheumatology menyebutkan bahwa kombinasi asam malat dengan magnesium dapat meredakan nyeri pada penderita kondisi ini.

Menggunakan asam malat dengan bijak

Dibandingkan asam dalam keluarga AHA lainnya, asam malat lebih kecil risikonya dalam menimbulkan iritasi. Walau begitu, kita harus tetap berhati-hati dalam menggunakan produk yang mengandung asam malat. Asam ini tetap bisa memicu kemerahan pada kulit, gatal, atau sensasi terbakar, terutama pada area mata.

Anda disarankan untuk melakukan patch test terhadap produk yang mengandung asam malat terlebih dahulu, dengan mengoleskannya sedikit di area pergelangan tangan atau belakang telinga. Tunggu hingga 24 jam untuk melihat reaksi kulit terhadap produk tersebut.

Apabila Anda hendak mencoba suplemen asam malat, Anda bisa berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu, agar konsumsi zat ini aman dilakukan.

Catatan dari SehatQ

Asam malat merupakan salah satu alpha-hydroxy acids yang bisa menjadi solusi untuk permasalahan kulit Anda. Sebelum mengoleskan produk dengan asam ini ke kulit, lakukan patch test terlebih dahulu untuk memastikan produk tersebut tidak menimbulkan reaksi pada kulit wajah.

Healthline. https://www.healthline.com/health/malic-acid-skin-care
Diakses pada 17 Februari 2020

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/fibromyalgia
Diakses pada 17 Februari 2020

Semantic Scholar. https://www.semanticscholar.org/paper/The-importance-of-hydration-in-wound-healing%3A-the-Ousey-Cutting/2363416c060a0f6fa0a99f9b527707340bc4b0a6
Diakses pada 17 Februari 2020

Verywell Health. https://www.verywellhealth.com/the-benefits-of-malic-acid-89478
Diakses pada 17 Februari 2020

Artikel Terkait