Asam Karbonat, Senyawa Penting Bagi Keberlangsungan Ekosistem


Masih banyak yang belum dipahami dari asam karbonat. Senyawa ini penting bagi keseimbangan beberapa zat, namun berumur singkat sehingga sulit dipelajari.

(0)
09 Dec 2020|Dedi Irawan
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Salah satu fungsi asam karbonat adalah pembuatan minuman bersodaAsam karbonat penting untuk pembuatan minuman bersoda
Asam karbonat memiliki fungsi penting agar air, karbon dioksida, dan mineral-mineral lainnya stabil. Sayangnya, selain belum bisa dipelajari sepenuhnya, banyak hal terkait senyawa ini yang disalahpahami. Salah satu kesulitan utama dalam mempelajari zat ini adalah umurnya yang singkat saat menghadapi kelembapan.Beberapa dekade ini, pemahaman akan senyawa ini makin meningkat. Beberapa penyelidikan akan asam karbonat dilakukan dalam berbagai fase. Demikian juga peneitian mengenai pembentukannya. Adapun fase yang berhasil diteliti meliputi:
  • Fase gas
  • Fase molekul
  • Fase kristalin
  • Fase absorbat pada permukaan mineral
  • Fase absorbat pada larutan air

Apa fungsi asam karbonat?

Meski masih belum dipahami secara menyeluruh, namun beberapa fungsi dari asam karbonat (H2CO3) sudah diketahu. Beberapa fungsinya antara lain:
  • Bagi tubuh

Senyawa ini juga penting bagi tubuh karena berperan membantu pengangkutan karbon dioksida keluar tubuh. Senyawa ini juga berperan sebagai pemberi proton pada berbagai basa yang mengandung nitrogen dalam serum darah. Untuk pengobatan, asam karbonat membantu mengobati kurap dan dermatitis.
  • Perawatan kesehatan

Selain untuk tubuh secara langsung, senyawa ini juga penting untuk perawatan tak langsung yang terkait kesehatan manusia. Larutan yang mengandung asam ini efektif dalam membersihkan lensa kontak. Selain itu, bagus juga untuk membantu mereka yang overdosis dengan cara memicu muntah.
  • Pembentukan stalaktit dan stalagmit

Asam karbonat memiliki peran penting dalam pembentukan gua. Lantai dan langit-langit gua (stalaktit dan stalagmit) adalah formasi yang pembentukannya memerlukan bantuan senyawa ini. Gua sendiri umumnya terbentuk dari pelarutan batu kapur oleh air yang kaya akan H2CO3.
  • Pengangkutan karbon dioksida dalam darah

Senyawa ini juga penting dalam proses pengangkutan karbon dioksida dalam darah. Ketika memasuki darah, karbon dioksida bergabung dengan air yang kemudian membentuk H2CO3. Proses ini sebenarnya lambat namun menjadi cepat berkat enzim karbonat angidrase.
  • Pembuatan berbagai minuman dan pembentukan garam

Berbagai minuman buatan pabrik juga menggunakan jasa senyawa ini. Beberapa minuman tersebut misalnya anggur bersoda, minuman berkarbonasi, dan minuman soda lainnya. Salah satu bahan yang juga memerlukan H2CO3 dalam pembentukannya. Bahan tersebut adalah garam amonium seperti amonium persulfat.

Berbahayalah asam karbonat bagi manusia?

Beberapa kondisi akibat asam karbonat bisa merugikan baik untuk manusia maupun lingkungan. Salah satunya adalah berperan dalam proses pengasaman laut. Pengasaman di lautan terjadi ketika penyerapan karbon dioksida berlebihan di atmosfer oleh laut.Berlebihnya kadar karbon dioksida di atmosfer umumnya karena tingkah manusia. Karena kondisi ini, tingkat keasaman air laut meningkat hingga 0,1. Hal tersebut terjadi karena karbon dioksida bereaksi dengan H2CO3. Asam berlebih di lautan tentu bukan kabar bagus bagi kita.Dampak meningkatnya peningkatan pH air laut ini terasa untuk banyak spesies laut seperti tiram dan terumbu karang. Keduanya membuat cangkang dan kerangka keras yang menggabungkan kalsium dan karbonat air laut.Karena keasaman air laut meningkat, ketersediaan ion karbonat untuk membentuk kerangka, cangkang, dan struktur kalsium karbonat lainnya.Pengasaman air laut juga berpengaruh pada perilaku beberapa ikan seperti clownfish. Air yang lebih asam membuat kemampuan mereka dalam mendeteksi pemangsa menjadi tidak sehandal sebelumnya.Demikian juga dengan lokasi ideal untuk makanan ikan tersebut berkembang biak menjadi makin susah didapat. Sebagaimana kita tahu bahwa jika rantai makanan terganggu maka manusia pun mungkin mendapatkan efek negatif di kemudian hari.Cumi-cumi dan ikan pada umumnya kemungkinan akan merasakan kesulitan bernapas jika asam karbonat terlalu banyak dalam tubuh mereka. Selain itu, peningkatan konsentrasi senyawa H2CO3 yang berlebihan bisa menyebabkan masalah pada pertumbuhan dan reproduksi hewan-hewan tersebut.Seberapa berbahayakan senyawa ini bagi manusia? Secara umum, senyawa H2CO3 tidaklah bersifat racun mengingat senyawa ini secara alami ada di dalam tubuh. Hanya saja, jika terkena paparan belebih dari asam karbonat, maka saluran pernapasan dan mata bisa mengalami iritasi.Penasaran dengan asam karbonat dan senyawa kimia lainnya? Anda bisa konsultasi langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
menjaga kesehatanhidup sehat
Research Gate. https://www.researchgate.net/publication/258955949_Carbonic_acid_Molecule_crystal_and_aqueous_solution
Diakses pada 9 Desember 2020
Britannica. https://www.britannica.com/science/carbonic-acid
Diakses pada 9 Desember 2020
Britannica. https://www.britannica.com/science/ocean-acidification
Diakses pada 9 Desember 2020
National Oceanic and Atmospheric Administration. https://www.noaa.gov/education/resource-collections/ocean-coasts/ocean-acidification
Diakses pada 9 Desember 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait