Artichoke, Terlihat Mengintimidasi Namun Nutrisinya Tinggi Sekali

Artichoke adalah tanaman asli Mediterania yang sangat bernutrisi
Nutrisi pada artichoke sangat melimpah, termasuk vitamin, mineral, dan molekul antioksidan

Jika sering mengikuti resep-resep masakan luar negeri, Anda mungkin akrab dengan artichoke sebagai bahan yang kerap dicampurkan. Tanaman ini memang aslinya berasal dari Mediterania, sehingga mungkin tak begitu awam di Nusantara. Bernutrisi sangat tinggi, kenali lebih jauh tentang artichoke.

Artichoke, tanaman bernutrisi tinggi

Artichoke adalah jenis tanaman yang masuk dalam kelompok thistle dan memiliki nutrisi yang tinggi. Tanaman dengan nama ilmiah Cynara cardunculus var. scolymus ini berasal dari kawasan Mediterania dan sering dikonsumsi sebagai ‘sayuran’. Tak sampai di situ, karena nutrisi yang terkandung di dalamnya, artichoke juga dilaporkan memiliki khasiat kesehatan.

Nutrisi yang terkandung dalam artichoke sangat beragam, mulai dari zat gizi makro, vitamin, hingga mineral. Berikut ini gizi yang bisa didapatkan dari konsumsi artichoke:

  • Zat gizi makro: Karbohidrat, serat, protein dan lemak
  • Vitamin: B6, B3, B2, B1, B9, C, dan K
  • Mineral: Zat besi, magnesium, fosfor, kalium, kalsium, dan zinc

Artichoke juga tersedia dalam bentuk ekstraknya. Ekstrak ini mengandung senyawa yang terkandung dalam artichoke, dan juga tersedia dalam bentuk suplemen.

Manfaat artichoke utuh dan ekstraknya yang mengagumkan

Dengan kandungan nutrisi dalam artichoke, tanaman ini memiliki manfaat sebagai berikut:

1. Berpotensi untuk mengendalikan kolesterol

Artichoke dilaporkan memiliki efek positif untuk mengontrol kadar kolesterol. Dalam sebuah studi tahun 2018, 700 responden yang mengonsumsi ekstrak daun artichoke setiap hari selama 5-13 minggu melaporkan penurunan kolesterol total dan kolesterol jahat (LDL).

Kemampuan artichoke untuk mengendalikan kolesterol bisa karena dua cara. Pertama, karena kandungan molekul antioksidan luteolin, serta kemampuan artichoke untuk merangsang tubuh agar lebih efektif dalam memproses kolesterol.

2. Dilaporkan membantu mengontrol tekanan darah

Ekstrak artichoke juga dilaporkan bermanfaat untuk orang dengan tekanan darah tinggi. Ada beberapa asumsi terkait hubungan ekstrak artichoke dengan tekanan darah. Misalnya, diyakini bahwa kandungan mineral kalium di tanaman ini berpengaruh terhadap pengendalian tekanan darah. Ada pula riset yang menyebutkan ekstrak artichoke merangsang enzim eNOS, jenis enzim yang penting dalam pelebaran pembuluh darah. 

Temuan ini tentunya menggugah. Hanya saja, belum bisa dipastikan apakah kemampuan pengendalian tekanan darah tersebut sama antara konsumsi artichoke utuh dengan ekstrak artichoke.

3. Berpotensi untuk menyehatkan pencernaan

Artichoke sangat kaya akan serat pangan. Serat menjadi nutrisi yang vital dalam menjaga kesehatan sistem pencernaan dengan meningkatkan populasi bakteri baik, menurunkan risiko kanker di usus, serta meredakan gejala diare dan sembelit.

Artichoke mengandung jenis serat yang disebut inulin. Inulin dapat bertindak sebagai prebiotik yang menjadi makanan bakteri baik. Kandungan senyawa sinarin dalam artichoke juga disebutkan memiliki efek positif untuk pencernaan.

4. Dilaporkan membantu mengontrol gula darah

Tanaman artichoke dan ekstrak daunnya juga diyakini memiliki efek positif terhadap gula darah. Walau riset lanjutan masih diperlukan, ada penelitian yang menyebutkan bahwa ekstrak artichoke membantu memperlambat aktivitas alpha-glucosidase. Enzim ini memecah amilum atau pati menjadi glukosa, sehingga bisa menaikkan kadar gula darah.

5. Berpotensi untuk melawan sel kanker

Beberapa uji tabung dan studi pada hewan melaporkan potensi khasiat artichoke untuk melawan kanker. Sebagai makanan nabati, artichoke juga mengantongi beragam molekul antioksidan, seperti rutin, kuersetin, silimarin, dan asam galat. Senyawa-senyawa tersebut diyakini berefek pada khasiat antikanker artichoke.

Belum ada studi pada manusia yang mengonfirmasi hal ini. Untuk itu, riset lanjutan akan diperlukan.

6. Diyakini membantu menjaga kesehatan hati

Potensi manfaat artichoke memang mengesankan. Beberapa studi telah mengaitkan konsumsi ekstrak daun artichoke dengan kesehatan hati, seperti diyakini merangsang pertumbuhan sel-sel baru di organ ini. Studi lain juga menyebutkan bahwa ekstrak artichoke meningkatkan produksi cairan empedu, yang membantu menyingkirkan senyawa beracun di hati.

Tips dalam mengolah artichoke

Walau cenderung belum populer di kalangan masyarakat Indonesia, mengolah artichoke sebenarnya sangat mudah – dengan beberapa langkah. Kita bisa mengolah artichoke dengan mengukus, merebus, memanggang, atau menumisnya.

Artichoke rebus
Artichoke dapat diolah dengan merebusnya

Anda bisa mengonsumsi bagian daun dan jantung artichoke, walau memang terlihat sedikit merepotkan. Daun artichoke yang sudah masak dicocol ke saos favorit Anda, dan ‘tarik’ bagian pangkalnya menggunakan mulut. Anda bisa membuang sisa daun artichoke yang tidak bisa dimakan tersebut.

Kemudian, jangan lupa untuk mencoba bagian ‘jantung’ artichoke yang tersembunyi di bagian bawah tanaman ini. Begitu daun-daun sudah disingkirkan, buanglah serabut berserat yang menutupi bagian jantungnya. Bagian jantung yang lembut tersebut bisa dimakan langsung atau dijadikan topping salad.

Catatan dari SehatQ

Artichoke adalah tanaman yang bergizi tinggi. Kandungan vitamin, mineral, dan antioksidannya membuat artichoke menjadi variasi sehat di meja makan.

Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/artichoke-benefits
Diakses pada 23 April 2020

Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/probiotics-and-prebiotics
Diakses pada 23 April 2020

NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/28609140
Diakses pada 23 April 2020

Artikel Terkait