Arti Trauma Berdasarkan Jenisnya, Pahami Juga Cara Mengatasinya dengan Tepat


Arti trauma adalah respons emosional seseorang terhadap kejadian mengerikan dan menyedihkan. Penanganan yang tepat diperlukan agar tidak bertambah parah dan memicu kondisi seperti depresi, kecemasan, atau munculnya keinginan bunuh diri.

(0)
Secara umum, arti trauma adalah respons emosional yang muncul atas kejadian mengerikan dan menyedihkanGejala psikologis yang dirasakan penderita trauma adalah rasa putus asa dan menangis
Kejadian yang mengerikan dan menyedihkan seringkali memicu ketakutan maupun rasa sakit secara emosional dalam diri seseorang. Jika dibiarkan begitu saja tanpa adanya penanganan, kondisi tersebut dapat memicu trauma. Arti trauma mungkin bisa berbeda pada masing-masing orang. Semua bergantung pada jenis trauma yang sedang dialami. Maka dari itu, penting bagi Anda untuk memahami jenis maupun gejala trauma agar bisa mengambil langkah yang tepat dalam melakukan penanganan.

Apa arti trauma?

Secara umum, arti trauma adalah respons emosional yang muncul atas kejadian mengerikan dan menyedihkan seperti kecelakaan, bencana alam, serta pemerkosaan. Selain itu, trauma juga bisa muncul sebagai respons terhadap peristiwa yang mengancam atau membahayakan secara fisik maupun emosional.Trauma sendiri dibagi ke dalam berbagai macam jenis. Pengertian trauma pada masing-masing jenisnya tergantung tingkat keparahan dan peristiwa pemicunya. Berikut beberapa jenis trauma yang umum terjadi:
  • Trauma akut: trauma yang disebabkan satu kejadian yang baru saja terjadi, yang berbahaya atau membuat pikiran menjadi sangat stres.
  • Trauma kronis: trauma yang dipicu paparan peristiwa menegangkan secara berulang. Contohnya pelecehan seksual, kekerasan dalam rumah tangga, dan bullying.
  • Trauma kompleks: trauma yang terjadi saat seseorang mengalami beberapa peristiwa traumatis dalam waktu sama atau berdekatan.
  • Trauma sekunder: trauma yang terjadi akibat sering melakukan kontak atau komunikasi dengan penderita trauma.

Gejala trauma yang umum terjadi

Trauma dapat dirasakan dengan memerhatikan kemunculan sejumlah gejala. Gejala trauma bisa dirasakan penderitanya secara fisik maupun psikologis, yang masing-masing memiliki tingkat keparahan berbeda. 

1. Gejala psikologis

Gejala psikologis yang umumnya dirasakan oleh penderita trauma, di antaranya:
  • Malu
  • Takut
  • Marah
  • Menyangkal
  • Depresi
  • Mati rasa
  • Kegelisahan
  • Mudah marah
  • Kebingungan
  • Keputusasaan
  • Merasa bersalah
  • Kesulitan berkonsentrasi
Dalam beberapa kasus, trauma bisa memicu ledakan emosi dan membuat seseorang kesulitan mengatasi perasaan mereka. Pada tingkatan tertentu, kondisi ini dapat membuat penderitanya menarik diri dari orang lain dan lingkungan sekitar.

2. Gejala fisik

Trauma dapat menyebabkan gejala seperti sulit tidur dan sakit kepala
Trauma dapat memicu sakit kepala dan sulit tidur
Tak hanya memengaruhi emosi, trauma dapat memicu kemunculan gejala fisik. Sejumlah gejala fisik yang mungkin dialami oleh penderita trauma, meliputi:
  • Sulit tidur 
  • Kelelahan
  • Berkeringat
  • Sakit kepala
  • Nyeri pada tubuh
  • Gangguan pencernaan
  • Jantung berdebar kencang

Cara mengatasi trauma dengan benar

Trauma yang tidak diatasi dengan benar dapat memicu depresi, kecemasan, hingga pikiran untuk bunuh diri. Agar terhindar dari hal tersebut, penting bagi Anda untuk mengetahui cara mengatasi trauma yang tepat.Berikut ini beberapa tindakan yang bisa dilakukan untuk mengatasi trauma:

1. Jangan diam saja, bergeraklah

Berolahraga dapat membantu Anda mengatasi trauma. Ketika berolahraga, tubuh melepaskan hormon endorfin yang bisa membantu meredakan stres. Selain mengatasi trauma, aktivitas ini juga baik untuk kesehatan secara keseluruhan.Tips mengatasi trauma dengan olahraga, di antaranya:
  • Berolahraga minimal 30 menit dalam sehari
  • Lakukan latihan yang melibatkan kedua tangan dan kaki, misal berenang, berlari, atau menari
  • Cobalah olahraga yang mengharuskan Anda fokus pada gerakan tubuh, seperti tinju, angkat beban, panjat tebing, dan bela diri

2. Jangan mengisolasi diri dari orang lain dan lingkungan sekitar

Menarik diri dari orang terdekat atau lingkungan sekitar tidak akan membuat kondisi penderita trauma semakin baik, bahkan malah bisa memperparahnya. Berkomunikasi dengan orang lain secara tatap muka dapat membantu menyembuhkan Anda dari trauma.Daripada mengisolasi diri, Anda sebaiknya melakukan tindakan-tindakan seperti:
  • Mengikuti kegiatan sosial
  • Berkomunikasi kembali dengan teman-teman lama
  • Mencari teman baru dengan cara bergabung ke komunitas tertentu
  • Bergabung dalam grup orang-orang yang berhasil mengalahkan trauma
  • Meminta bantuan orang lain untuk membantu atau sekedar mendengar keluhan Anda

3. Terapkan pola hidup sehat

Tubuh yang sehat dapat membantu meningkatkan kemampuan Anda dalam mengatasi stres akibat trauma. Untuk mempunyai tubuh yang sehat, Anda perlu menerapkan pola hidup sehat seperti:
  • Mengonsumsi makanan sehat
  • Mengelola stres dengan teknik relaksasi seperti yoga dan meditasi
  • Hindari konsumsi alkohol dan obat-obatan terlarang
  • Beristirahat dengan cukup, normalnya 7 hingga 9 jam saat tidur malam

4. Terapi

Terapi merupakan salah satu tindak perawatan pertama yang diperlukan oleh penderita trauma. Beberapa terapi yang bisa dijadikan pilihan untuk mengatasi trauma, di antaranya:

5. Pengobatan medis

Pengobatan medis sebenarnya tidak bisa menyembuhkan trauma yang Anda derita. Namun, konsumsi obat-obatan tertentu dapat membantu mengatasi gejala trauma seperti gangguan tidur, kecemasan, dan depresi.

Kapan harus ke dokter?

Trauma merupakan kondisi yang membutuhkan penanganan tepat supaya tidak bertambah parah. Selain untuk mendapat tindak penanganan yang tepat, segera konsultasikan kondisi Anda ke dokter jika:
  • Terganggunya aktivitas dan pekerjaan akibat trauma
  • Mengalami ketakutan ekstrem, kecemasan, dan depresi
  • Menghindari hal-hal yang mengingatkan Anda pada trauma
  • Sering teringat kenangan menakutkan atau mengalami mimpi buruk
  • Mati rasa secara emosional dan mengisolasi diri dari lingkungan sekitar
  • Mengonsumsi alkohol atau obat-obatan terlarang untuk mengatasi gejala trauma
Untuk berdiskusi lebih lanjut terkait arti trauma, jenis, dan cara mengatasinya dengan benar, tanyakan langsung ke dokter di aplikasi kesehatan SehatQ . Download sekarang di App Store dan Google Play.
kesehatan mentaltraumaluka traumatis
Medical News Today. https://www.helpguide.org/articles/ptsd-trauma/coping-with-emotional-and-psychological-trauma.htm
Diakses pada 21 Maret 2021
Help Guide. https://www.helpguide.org/articles/ptsd-trauma/coping-with-emotional-and-psychological-trauma.htm
Diakses pada 21 Maret 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait