logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Kesehatan Mental

Mengenal Arti Trauma dan Cara Mengatasinya dengan Tepat

open-summary

Arti trauma adalah respons emosional yang muncul atas kejadian mengerikan dan menyedihkan. Trauma bisa memicu depresi, kecemasan, atau munculnya keinginan mengakhiri hidup. Cara mengatasi trauma bisa dengan pengobatan hingga terapi.


close-summary

0

21 Mar 2021

| Bayu Galih Permana

Ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri

arti trauma

Gejala psikologis yang dirasakan penderita trauma adalah rasa putus asa dan menangis

Table of Content

  • Efek trauma
  • Catatan dari SehatQ

Kejadian yang mengerikan dan menyedihkan seringkali memicu ketakutan maupun rasa sakit secara emosional dalam diri seseorang. Jika dibiarkan begitu saja tanpa adanya penanganan, kondisi tersebut dapat memicu trauma. Arti trauma mungkin bisa berbeda pada masing-masing orang. Semua bergantung pada jenis trauma yang sedang dialami. Maka dari itu, penting bagi Anda untuk memahami jenis maupun gejala trauma agar bisa mengambil langkah yang tepat dalam melakukan penanganan.

Advertisement

Apa arti trauma?

Secara umum, arti trauma adalah respons emosional yang muncul atas kejadian mengerikan dan menyedihkan seperti kecelakaan, bencana alam, serta pemerkosaan. Selain itu, trauma juga bisa muncul sebagai respons terhadap peristiwa yang mengancam atau membahayakan secara fisik maupun emosional.Trauma sendiri dibagi ke dalam berbagai macam jenis. Pengertian trauma pada masing-masing jenisnya tergantung tingkat keparahan dan peristiwa pemicunya. Berikut beberapa jenis trauma yang umum terjadi:

  • Trauma akut: trauma yang disebabkan satu kejadian yang baru saja terjadi, yang berbahaya atau membuat pikiran menjadi sangat stres.
  • Trauma kronis: trauma yang dipicu paparan peristiwa menegangkan secara berulang. Contohnya pelecehan seksual, kekerasan dalam rumah tangga, dan bullying.
  • Trauma kompleks: trauma yang terjadi saat seseorang mengalami beberapa peristiwa traumatis dalam waktu sama atau berdekatan.
  • Trauma sekunder: trauma yang terjadi akibat sering melakukan kontak atau komunikasi dengan penderita trauma.

Gejala trauma

Trauma dapat dirasakan dengan memerhatikan kemunculan sejumlah gejala. Gejala trauma bisa dirasakan penderitanya secara fisik maupun psikologis, yang masing-masing memiliki tingkat keparahan berbeda. 

1. Gejala psikologis

Gejala psikologis yang umumnya dirasakan oleh penderita trauma, di antaranya:

  • Malu
  • Takut
  • Marah
  • Menyangkal
  • Depresi
  • Mati rasa
  • Kegelisahan
  • Mudah marah
  • Kebingungan
  • Keputusasaan
  • Merasa bersalah
  • Kesulitan berkonsentrasi

Dalam beberapa kasus, trauma bisa memicu ledakan emosi dan membuat seseorang kesulitan mengatasi perasaan mereka. Pada tingkatan tertentu, kondisi ini dapat membuat penderitanya menarik diri dari orang lain dan lingkungan sekitar.

2. Gejala fisik

gejala trauma
Trauma dapat memicu sakit kepala dan sulit tidur

Tak hanya memengaruhi emosi, trauma dapat memicu kemunculan gejala fisik. Sejumlah gejala fisik yang mungkin dialami oleh penderita trauma, meliputi:

  • Sulit tidur 
  • Kelelahan
  • Berkeringat
  • Sakit kepala
  • Nyeri pada tubuh
  • Gangguan pencernaan
  • Jantung berdebar kencang

Efek trauma

Trauma bisa saja membawa hal buruk pada seseorang saat tidak ditangani dengan baik. Berikut beberapa efek trauma yang bisa muncul:

1. PTSD

Post traumatic stress disorder atau PTSD adalah reaksi tubuh yang muncul setelah Anda mengalami sebuah trauma. Efek ini terbilang sangat wajar dan berlangsung dalam beberapa hari. Namun, PSTD bisa lebih panjang pada sebagian orang karena trauma yang dimunculkan lebih besar. Jika ini terjadi, segeralah berkonsultasi dengan dokter.

2. Ketakutan berlebih

Masalah lain yang mungkin muncul adalah rasa takut, cemas, dan khawatir saat melakukan sebuah aktivitas. Biasanya, aktivitas memunculkan rasa ini merupakan penyebab dari trauma. Sebut saja seseorang yang enggan kembali naik sepeda motor setelah mengalami kecelakaan.

3. Depresi

Efek besar lain yang mungkin ditimbulkan adalah depresi. Kondisi ini membuat seseorang merasa sangat takut hingga tak jarang sebagian dari mereka ingin mengakhiri hidup. Segera ambil tindakan jika kondisi depresi sudah sangat akut.

4. Kecandungan zat terlarang

Trauma juga membawa seseorang pada pelarian yang tidak seharusnya. Pelarian yang sering diambil adalah konsumsi alkohol dan obat terlarang. Cobalah berkonsultasi dengan profesional untuk mendapatkan jalan keluar dari masalah ini

Baca juga: Cara Menghilangkan Trauma pada Anak dengan Efektif

Cara mengatasi trauma

Trauma yang tidak diatasi dengan benar dapat memicu depresi, kecemasan, hingga pikiran untuk bunuh diri. Agar terhindar dari hal tersebut, penting bagi Anda untuk mengetahui cara mengatasi trauma yang tepat.

Berikut ini beberapa tindakan yang bisa dilakukan untuk mengatasi trauma:

1. Jangan diam saja, bergeraklah

Berolahraga dapat membantu Anda mengatasi trauma. Ketika berolahraga, tubuh melepaskan hormon endorfin yang bisa membantu meredakan stres. Selain mengatasi trauma, aktivitas ini juga baik untuk kesehatan secara keseluruhan.Tips mengatasi trauma dengan olahraga, di antaranya:

  • Berolahraga minimal 30 menit dalam sehari
  • Lakukan latihan yang melibatkan kedua tangan dan kaki, misal berenang, berlari, atau menari
  • Cobalah olahraga yang mengharuskan Anda fokus pada gerakan tubuh, seperti tinju, angkat beban, panjat tebing, dan bela diri

2. Jangan mengisolasi diri dari orang lain dan lingkungan sekitar

Menarik diri dari orang terdekat atau lingkungan sekitar tidak akan membuat kondisi penderita trauma semakin baik, bahkan malah bisa memperparahnya. Berkomunikasi dengan orang lain secara tatap muka dapat membantu menyembuhkan Anda dari trauma.Daripada mengisolasi diri, Anda sebaiknya melakukan tindakan-tindakan seperti:

  • Mengikuti kegiatan sosial
  • Berkomunikasi kembali dengan teman-teman lama
  • Mencari teman baru dengan cara bergabung ke komunitas tertentu
  • Bergabung dalam grup orang-orang yang berhasil mengalahkan trauma
  • Meminta bantuan orang lain untuk membantu atau sekedar mendengar keluhan Anda

3. Terapkan pola hidup sehat

Tubuh yang sehat dapat membantu meningkatkan kemampuan Anda dalam mengatasi stres akibat trauma. Untuk mempunyai tubuh yang sehat, Anda perlu menerapkan pola hidup sehat seperti:

  • Mengonsumsi makanan sehat
  • Mengelola stres dengan teknik relaksasi seperti yoga dan meditasi
  • Hindari konsumsi alkohol dan obat-obatan terlarang
  • Beristirahat dengan cukup, normalnya 7 hingga 9 jam saat tidur malam

4. Terapi

Terapi merupakan salah satu tindak perawatan pertama yang diperlukan oleh penderita trauma. Beberapa terapi yang bisa dijadikan pilihan untuk mengatasi trauma, di antaranya:

5. Pengobatan medis

Pengobatan medis sebenarnya tidak bisa menyembuhkan trauma yang Anda derita. Namun, konsumsi obat-obatan tertentu dapat membantu mengatasi gejala trauma seperti gangguan tidur, kecemasan, dan depresi.

Kapan harus ke dokter?

Trauma merupakan kondisi yang membutuhkan penanganan tepat supaya tidak bertambah parah. Selain untuk mendapat tindak penanganan yang tepat, segera konsultasikan kondisi Anda ke dokter jika:

  • Terganggunya aktivitas dan pekerjaan akibat trauma
  • Mengalami ketakutan ekstrem, kecemasan, dan depresi
  • Menghindari hal-hal yang mengingatkan Anda pada trauma
  • Sering teringat kenangan menakutkan atau mengalami mimpi buruk
  • Mati rasa secara emosional dan mengisolasi diri dari lingkungan sekitar
  • Mengonsumsi alkohol atau obat-obatan terlarang untuk mengatasi gejala trauma

Baca Juga

  • Victim Blaming Adalah Sikap Negatif yang Perlu Dihindari
  • Amnesia Disosiatif: Gejala, Penyebab, dan Perawatannya
  • Bisakah Ketakutan pada Hantu Atau Phasmophobia Dihilangkan?

Catatan dari SehatQ

Trauma merupakan reaksi yang wajar setelah seseorang mengalami sesuatu yang buruk. Namun, hal ini bisa bertambah parah jika tidak diatasi dengan baik. Lebih parahnya lagi, trauma sudah mengganggu aktivitas sehari-hari.

Untuk berdiskusi lebih lanjut terkait arti trauma, jenis, dan cara mengatasinya dengan benar, tanyakan langsung ke dokter di aplikasi kesehatan SehatQ . Download sekarang di App Store dan Google Play.

Advertisement

kesehatan mentaltraumaluka traumatis

Referensi

Terima kasih sudah membaca.

Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?

(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

Kumpulan Artikel dan Forum

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved