Jangan Percaya Mitos, Ini 10 Arti Kedutan Bibir Atas yang Mungkin Terjadi

(0)
09 Dec 2019|Dina Rahmawati
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Kedutan bibir atas bukan karena faktor mistis atau mitos tertentu, melainkan karena faktor-faktor kesehatanKedutan bibir atas dapat disebabkan oleh berbagai masalah kesehatan
Tak hanya mata atau tangan yang kedutan, Anda juga mungkin pernah merasakan bibir kedutan. Kedutan dapat terjadi di bibir bagian bawah ataupun bibir bagian atas. Sayangnya, kedutan bibir atas seringkali dikaitkan dengan mitos.Ada sebuah mitos yang mengatakan kedutan bibir atas menjadi tanda akan terjadinya percekcokan, ada pula yang menafsirkan kondisi ini sebagai tanda akan mendapat rezeki berupa makanan. Padahal terdapat berbagai kondisi kesehatan yang mendasari kedutan bibir tersebut. Lantas, apa saja?

Penyebab kedutan bibir atas

Kedutan bibir, termasuk bibir atas, terjadi ketika adanya gerakan cepat atau sensasi gemetar di bibir. Kondisi ini adalah hasil dari kesalahan komunikasi antara saraf bibir dengan otot-otot yang dikendalikannya. Bibir kedutan bisa membuat Anda terganggu dan sulit untuk diabaikan.Kedutan bibir umumnya bukanlah kondisi yang serius. Kondisi ini dapat disebabkan oleh kebiasaan sehari-hari. Namun, kedutan ini bisa menjadi tanda dari kondisi yang lebih serius. Berikut penyebab kedutan bibir atas yang mungkin terjadi:
  • Stres dan kelelahan

Stres dan kelelahan ekstrem dapat menyebabkan kedutan bibir atas. Ketika tubuh berada dalam tekanan konstan, maka otot-otot di bagian wajah bisa kencang sehingga memicu terjadinya kedutan.
  • Kelebihan kafein

Kafein adalah zat yang umumnya ditemukan dalam kopi dan teh. Terlalu banyak mengonsumsi kafein dapat menyebabkan bibir berkedut yang mungkin disertai gejala lain, seperti sering buang air kecil, gugup, detak jantung tidak normal, insomnia, sakit perut, dan lainnya. Anda mungkin mengalami kondisi ini jika minum lebih dari tiga cangkir kopi per hari.
  • Kekurangan kalium

Kalium dibutuhkan untuk membawa sinyal saraf dari otak dengan benar ke seluruh tubuh. Oleh sebab itu, kekurangan kalium pun dapat menyebabkan otot berkedut di mana saja, termasuk bibir atas.
  • Penggunaan narkoba dan alkohol

Penggunaan narkoba dan alkohol dapat menyebabkan kerusakan saraf sehingga memengaruhi fungsi otak. Mengonsumsi narkoba atau alkohol dalam jumlah dan waktu yang banyak bisa membuat Anda mengalami kejang otot wajah sehingga memicu kedutan di bibir atas.
  • Trauma

Kedutan bibir atas juga dapat disebabkan oleh trauma. Terjadinya cedera pada batang otak dapat merusak saraf wajah sehingga menyebabkan otot-otot di sekitar wajah berkedut, termasuk bibir.
  • Obat-obatan tertentu

Obat-obatan tertentu, seperti steroid dan estrogen, dapat menimbulkan efek samping berupa kedutan otot, tak terkecuali otot bibir. Jika hal ini membuat Anda tidak nyaman, bicarakan pada dokter untuk mengganti obat.
  • Ketidakseimbangan hormon

Tidak seimbangnya hormon yang terjadi karena bertambahnya usia atau kondisi tertentu, seperti hipoparatiroidisme yang dapat memicu terjadinya kedutan bibir.Penderita hipoparatiroidisme memiliki kadar hormon paratiroid yang rendah. Tak hanya menyebabkan kedutan, penyakit tersebut juga dapat menyebabkan otot lemah dan rambut rontok.
  • Bell’s palsy

Bell’s palsy dapat menyebabkan otot-otot wajah melemah atau mengalami kelumpuhan. Gejala yang muncul dapat bervariasi, namun pada sebagian orang mungkin mengalami kedutan bibir.Penyebab bell’s palsy belum diketahui secara pasti, namun ahli percaya bahwa ini berkaitan dengan virus herpes oral.
  • Sindrom tourette

Sindrom tourette adalah gangguan sistem saraf otak yang menyebabkan terjadinya gerakan berulang pada bagian tubuh manapun. Salah satu gejala yang mungkin terjadi pada gangguan ini, yaitu kedutan bibir. Penyebab pasti dari sindrom tourette belum diketahui secara pasti, namun hal ini diyakini berkaitan dengan faktor genetik dan lingkungan.
  • Penyakit ALS

Amyotrophic lateral sclerosis (ALS) adalah penyakit pada otak yang memengaruhi saraf dan sumsum tulang belakang. Seiring waktu, penyakit ini bisa membuat keadaan tubuh seseorang semakin menurun. Salah satu gejala awal dari kondisi ini adalah kedutan.

Mengatasi kedutan bibir atas

Dalam upaya mengatasi kedutan bibir atas, Anda perlu menangani penyebabnya. Ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk membantu menghentikan kedutan bibir, di antaranya:
  • Kurangi atau hindari asupan kafein dengan tidak minum kopi atau asupan lain yang mengandung kafein.
  • Kurangi atau hentikan mengonsumsi alkohol dan jauhi narkoba.
  • Mengonsumsi lebih banyak makanan tinggi kalium, seperti pisang, bayam, alpukat, dan brokoli.
  • Beri pijatan lembut pada bibir menggunakan jari dengan kain hangat.
  • Mengganti obat yang dirasa menyebabkan kedutan bibir, namun sebelum melakukannya pastikan berkonsultasi pada dokter.
  • Melakukan yoga, meditasi, dan tidur dengan cukup untuk menghindari kelelahan dan stres yang bisa memicu kedutan
  • Suntik botox dapat melemahkan otot yang mengalami kedutan sehingga dapat membantu mengurangi terjadinya kedutan. Suntik botox diperuntukan jika mengalami kedutan yang parah, misalnya pada kondisi sindrom Tourette.
Sebagian besar kedutan bibir atas akan hilang selama beberapa detik atau menit. Namun, jika dalam waktu yang lama tak kunjung hilang, memburuk, atau disertai gejala lain, sebaiknya periksakan diri Anda pada dokter. Dokter akan melakukan diagnosis dan menentukan perawatan yang tepat untuk kondisi Anda.
kaliumkelelahankedutan
Healthline. https://www.healthline.com/health/lip-twitching#tourette-syndrome
Diakses pada 09 Desember 2019
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/321105.php#when-to-see-a-doctor
Diakses pada 09 Desember 2019
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait