Berkenalan Artemisia Annua yang Bisa Jadi Obat Malaria dan Efek Sampingnya


Artemisia annua mengandung senyawa kimia bermanfaat seperti artemisinin yang ampuh mengatasi malaria dan beberapa parasit lain. Kandungan flavonoid dan minyak esensial juga baik untuk pencernaan hingga tulang.

0,0
26 Nov 2021|Nenti Resna
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Artemisia annua punya banyak manfaat yaitu meredakan malaria, mencegah pengapuran tulang hingga melancarkan pencernaanArtemisia annua adalah obat herbal malaria yang juga bisa dipakai untuk meredakan penyakit lain
Artemisia Annua adalah tanaman herbal yang banyak digunakan dalam pengobatan tradisional Cina untuk mengatasi demam, peradangan dan malaria. Bahkan, senyawa artemisinin pada tanaman artemisia telah diolah sebagai obat malaria yang sering diresepkan di Asia, Afrika dan Eropa.
Untuk mendapatkan khasiatnya, artemisia biasanya digunakan secara oral atau terkadang dioleskan langsung ke kulit untuk mengatasi berbagai infeksi dan nyeri. Namun, hingga saat ini penelitian yang mendukung penggunaan di luar untuk malaria masih terbatas.

Manfaat artemisia annua untuk kesehatan

Artemisia annua bisa dipakai untuk mengobati malaria
Artemisia annua paling dikenal sebagai obat malaria
Artemisia annua mengandung senyawa kimia seperti flavonoid, minyak esensial, dan artemisinin. Ini adalah jenis-jenis senyawa yang berpotensi memiliki banyak manfaat kesehatan.Beberapa potensi manfaat dari artemisia, meliputi:

1. Mengobati malaria

Artemisia mengandung senyawa atemisinin yang paling populer digunakan sebagai obat malaria. Obat ini tersedia dalam bentuk obat herbal dan obat paten yang mencampurkan artemisinin dengan bahan kimia lainnya. WHO lebih menyarankan penggunaan artemisin yang telah diolah menjadi obat paten dibandingkan artemisinin herbal.Untuk bisa mengobati malaria secara tuntas, artemisia harus dikombinasikan dengan obat lain. Pasalnya, kandungan artemisinin hanya dapat menonaktifkan parasit penyebab malaria, sementara untuk benar-benar membunuh parasit tersebut diperlukan obat dengan dosis yang lebih besar.

2. Menjaga kesehatan pencernaan

Minyak atsiri dari artemisia dapat merangsang keluarnya cairan empedu dari hati ke lambung dan menstimulasi keluarnya cairan pencernaan lain. Mekanisme ini bermanfaat untuk menguraikan makanan dan memperlancar pencernaan. Selain itu, juga dapat membantu menetralisir kelebihan asam lambung.

3. Mengurangi pengapuran sendi

Konsumsi ekstrak artemisia  dinilai bermanfaat bagi penderita pengapuran sendi atau osteoartritis pinggul atau lutut. Senyawa artemisinin dapat membantu mengurangi rasa sakit, kekakuan, serta meningkatkan fungsi pada orang dengan kondisi tersebut. Namun masih diperlukan penelitian lebih lanjut terkait dengan hal ini.

4. Infeksi parasit

Minum teh artemisia tiga kali sehari selama 7 hari memiliki potensi untuk meredakan infeksi penyakit yang disebabkan oleh cacing parasit (schistosomiasis). Khasiatnya bahkan lebih cepat daripada praziquantel, obat yang biasanya digunakan untuk jenis infeksi parasit tersebut.

5. Dapat Mencegah Infeksi Mikroba

Pada minyak esensial artemisia terdapat senyawa yang mampu membunuh mikroba dan menghambat pertumbuhannya. Ini bermanfaat untuk membantu melawan infeksi. Minyak ini juga membantu mematikan virus dan bakteri penyebab demam, sehingga bermanfaat sebagai obat penurun panas.

6. Mengobati kanker

Penggunaan artemisia annua untuk kanker sudah diteliti, namun penelitian lebih lanjut masih perlu dilakukan. Senyawa artemisinin yang terdapat di dalam tanaman ini berpotensi digunakan untuk mengobati leukemia dan kanker usus besar, pankreas, payudara dan paru-paru.Artemisinin juga dapat memperlambat pertumbuhan sel pada kanker ovarium. Senyawa ini umumnya dianggap aman karena menyebabkan lebih sedikit efek samping dibandingkan jenis perawatan kanker lainnya.

7. Gangguan Penyakit Lainnya

Selain jenis gangguan kesehatan di atas, artemisia annua juga dipercaya berpotensi untuk mengobati berbagai penyakit lainnya seperti: gangguan pencernaan, wasir, sembelit, dispepsia dan bisul.Artemisinin juga memiliki sifat antijamur dan antivirus yang mungkin dapat membantu mengobati kondisi hepatitis B dan C, herpes, influenza serta infeksi virus lainnya. Sementara manfaat anti-inflamasi dari artemisinin dapat membantu mengobati kondisi peradangan dan autoimun, seperti misalnya mengobati gejala multiple sclerosis.Meskipun demikian, masih diperlukan lebih banyak penelitian untuk menentukan kondisi di mana senyawa yang berasal dari artemisia mungkin aman dan efektif.

Efek samping artemisia annua

Efek samping artemisia annua salah satunya ruam kulit
Artemisia annua bisa memicu ruam kulit
Pusat penelitian dan perawatan kanker MSKCC menyebutkan ada beberapa kondisi kesehatan yang dapat terjadi sebagai efek samping artemisia. Kondisi tersebut meliputi:
  • Ruam kulit. Kondisi ini terjadi sebagai efek samping penggunaan artemisia yang dioleskan pada kulit.
  • Anemia. Dilaporkan terjadi kasus berkurangnya sel darah merah yang sehat setelah pengobatan malaria berbasis artemisinin.
  • Hepatitis. Potensi efek samping ini telah dilaporkan dimana satu kasus dikaitkan dengan suplemen herbal yang mengandung artemisinin, sementara kasus lainnya terkait dengan konsumsi teh artemisia yang bertujuan untuk pencegahan malaria.
  • Gangguan pendengaran, telinga berdenging, dan pusing. Efek samping artemisia ini dilaporkan dalam uji coba keamanan pada pasien kanker payudara stadium lanjut. Kemungkinan hal ini terkait dengan pemberian oral senyawa artesimia aktif yakni artesunat.
Itulah manfaat dan efek samping dari artemisia annua. Hindari penggunaan artimisinin sebelum berkonsultasi dengan ahli kesehatan. Penggunaan artemisinin untuk malaria harus dalam pengawasan ahli kesehatan.
malariagigitan nyamukparasitherbal
Healthline. https://www.healthline.com/health/what-is-sweet-annie#malaria
Diakses 12 November 2021
Memorial Sloan Kettering Cancer Center. https://www.mskcc.org/cancer-care/integrative-medicine/herbs/artemisia-annua
Diakses 12 November 2021
Web MD. https://www.webmd.com/vitamins/ai/ingredientmono-756/sweet-annie
Diakses 12 November 2021
Organic Facts. https://www.organicfacts.net/health-benefits/essential-oils/health-benefits-of-wormwood-essential-oil.html
Diakses 12 November 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait