logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Kesehatan Mental

Aquaphobia Adalah Ketakutan Berlebih Terhadap Air, Begini Cara Mengatasinya

open-summary

Aquaphobia adalah kondisi yang memicu kecemasan dan ketakutan berlebih terhadap air. Kondisi ini bisa disembuhkan dengan terapi pemaparan dan CBT.


close-summary

0

4 Jan 2021

| Bayu Galih Permana

Ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri

Aquaphobia adalah kondisi yang memicu kecemasan dan ketakutan berlebih terhadap air

Penderita fobia air biasanya takut dan cemas saat berhadapan langsung dengan air

Table of Content

  • Apa itu aquaphobia?
  • Gejala fobia air
  • Penyebab aquaphobia
  • Bisakah fobia air disembuhkan?
  • Catatan dari SehatQ

Fobia merupakan gangguan kecemasan yang muncul terhadap benda maupun situasi tertentu. Kondisi ini bisa memicu ketakutan ekstrem saat penderitanya berhadapan dengan benda atau  situasi tersebut. Salah satu fobia yang cukup sering terjadi dan dialami oleh orang-orang adalah aquaphobia. 

Advertisement

Apa itu aquaphobia?

Aquaphobia adalah gangguan kecemasan yang memicu rasa takut berlebihan pada air. Tingkat keparahan dari fobia air dapat berbeda pada masing-masing penderitanya. 

Sebagai contoh, ada penderita aquaphobia yang hanya takut pada air dalam seperti sungai maupun laut. Namun, tidak sedikit pula yang merasa ketakutan saat melihat genangan atau terkena cipratan air.

Gejala fobia air

Ketika menderita aquaphobia, ada beberapa gejala yang mungkin akan Anda rasakan. Berikut ini sejumlah gejala yang umumnya dialami oleh penderita fobia air:

  • Menghindari air
  • Timbulnya rasa takut berlebihan saat berhadapan langsung dengan air 
  • Timbulnya rasa panik, takut, dan cemas ketika memikirkan segala sesuatu tentang air.
  • Menyadari bahwa ketakutan terhadap air sebenarnya berlebihan dan tidak masuk akal
  • Berkeringat saat berhadapan dengan air
  • Detak jantung cepat ketika berhadapan dengan air
  • Sesak napas saat berhadapan dengan air
  • Timbulnya rasa mual saat berhadapan dengan air
  • Kepala terasa pusing ketika berhadapan dengan air
  • Pingsan saat berhadapan dengan air

Perlu diperhatikan, gejala yang dirasakan masing-masing penderita aquaphobia mungkin akan berbeda satu sama lain. Gejala yang dirasakan bisa saja dipengaruhi tingkat keparahan fobia Anda terhadap air.

Penyebab aquaphobia

Hingga saat ini, belum diketahui secara pasti apa yang menjadi penyebab aquaphobia maupun fobia-fobia lain. Namun, ada teori yang menyebut bahwa ketakutan dan kecemasan berlebih disebabkan karena penderitanya mengalami kejadian traumatis.

Sebagai contoh, fobia air mungkin saja muncul apabila Anda pernah hampir tenggelam saat berenang. Kondisi ini juga bisa terjadi ketika Anda menyaksikan secara langsung bagaimana orang lain tenggelam.

Bisakah fobia air disembuhkan?

Fobia merupakan kondisi yang dapat disembuhkan, begitu pula aquaphobia. Untuk mengobati fobia, ahli kesehatan mental biasanya akan memakai kombinasi antara terapi pemaparan dan CBT (terapi perilaku kognitif).

Ketika menjalani terapi pemaparan, penderita aquaphobia akan dihadapkan berulang-ulang dengan apa yang menjadi ketakutannya, yaitu air. Pemaparan akan benda atau situasi yang menjadi pemicu ketakutan dan kecemasan dapat mengubah respons orang saat berhadapan dengan fobia mereka.

Pemaparan terhadap objek dan situasi yang menjadi fobia akan dilakukan secara bertahap. Selain itu, intensitasnya juga akan semakin ditingkatkan pada tiap sesi terapi. Nantinya, ahli kesehatan mental akan merekam dan menganalisis reaksi, pikiran, perasaan, serta sensasi yang dirasakan oleh penderita fobia.

Sejumlah fase yang mungkin akan diterapkan pada penderita fobia air, di antaranya:

  • Memikirkan dan berbicara tentang air
  • Melihat gambar atau menonton video tentang air
  • Berinteraksi langsung dengan air, baik di gelas, wastafel, maupun bak mandi
  • Menyalakan dan mematikan kran
  • Berdiri di dekat kolam renang, danau, sungai, atau laut
  • Memasukkan badan ke dalam air

Sementara itu, dalam terapi perilaku kognitif (CBT), penderita fobia akan diajak membahas mengenai pola pikir dan perilaku mereka saat berhadapan langsung dengan objek maupun situasi yang menjadi sumber ketakutan. Dari situ lah, ahli kesehatan mental akan membantu Anda untuk mengubahnya, sehingga fobia dapat disembuhkan.

Di sisi lain, CBT juga mengajari Anda berbagai teknik relaksasi dan mekanisme penanganan untuk mengelola kepanikan, ketakutan, serta kecemasan. Kedua hal tersebut berguna untuk mengajari penderita fobia bagaimana cara merespons ketakutan mereka dengan tepat saat menjalani terapi pemaparan.

Sebagai catatan, terapi pemaparan berpotensi memperburuk fobia yang Anda alami. Oleh sebab itu, carilah psikolog atau psiakiater untuk mengobati fobia dan mengelola terapi pemaparan.

Baca Juga

  • Cara Memperbaiki Mood supaya Hari Bisa Lebih Ceria
  • Kepribadian ESFJ, Si Ekstrovert yang Setia dan Bisa Diandalkan
  • 3 Macam Tes Psikologi (Psikotes) yang Umum, Plus Tips Sukses Mengikutinya

Catatan dari SehatQ

Aquaphobia adalah kondisi yang memicu kecemasan dan ketakutan berlebih terhadap air. Gejala yang dirasakan oleh masing-masing penderita fobia air mungkin akan berbeda satu sama lain, tergantung tingkat keparahannya.

Meski begitu, Anda tidak perlu khawatir karena aquaphobia merupakan kondisi yang dapat disembuhkan. Pengobatan yang umumnya dipakai untuk mengatasi aquaphobia dan fobia lainnya yaitu terapi pemaparan dan terapi perilaku kognitif (CBT). Sebelum melakukan terapi, pastikan Anda berkonsultasi dengan ahli kesehatan mental yang telah berlisensi.

Untuk berdiskusi lebih lanjut soal aquaphobia dan bagaimana cara mengatasinya, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.

Advertisement

gangguan mentalkesehatan mentalgangguan kecemasanfobia

Referensi

Terima kasih sudah membaca.

Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?

(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

Kumpulan Artikel dan Forum

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved