Takut Berlebihan pada Lebah atau Apiphobia, Begini Cara Mengatasinya


Apiphobia membuat seseorang mengalami ketakutan atau kecemasan ekstrem terhadap lebah. Cara mengatasi fobia lebah bisa dengan menerapkan teknik relaksasi, terapi, hingga konsumsi obat-obatan sesuai resep dokter.

0,0
Apiphobia adalah kondisi ketika seseorang mengalami ketakutan atau kecemasan ekstrem terhadap lebahTakut terhadap sengatan lebah adalah hal yang wajar
Lebah merupakan hewan yang ditakuti banyak orang. Kebanyakan orang menghindari hewan satu ini karena takut menjadi korban sengatannya. Takut terhadap sengatan lebah adalah hal yang wajar. Namun, jika ketakutan atau kecemasan yang dirasakan terlalu berlebihan dan tidak wajar, kondisi tersebut dapat menjadi tanda adanya masalah kesehatan mental dalam diri Anda. Apabila Anda termasuk orang yang mengalaminya, kondisi ini dikenal dengan istilah apiphobia.

Apa itu apiphobia?

Apiphobia adalah kondisi ketika seseorang mengalami ketakutan atau kecemasan yang tidak rasional terhadap lebah. Istilah apiphobia berasal dari bahasa Yunani, di mana “apis” memiliki arti “lebah” dan “phobos” yang artinya fobia.Kondisi yang juga sering dikenal dengan istilah melissophobia ini tergolong dalam fobia spesifik. Fobia spesifik merupakan masalah kesehatan mental yang masuk ke dalam kategori gangguan kecemasan.

Tanda-tanda seseorang menderita apiphobia

Ada sejumlah gejala yang mungkin dirasakan oleh penderita melissophobia ketika memikirkan atau berhadapan dengan lebah.  Gejala yang muncul bisa memengaruhi kondisi mereka, baik secara fisik maupun psikologis.Beberapa gejala yang menjadi tanda seseorang menderita apiphobia, antara lain:
  • Mual
  • Pusing
  • Berkeringat
  • Tubuh gemetaran
  • Ketegangan pada otot
  • Napas terengah-engah
  • Menangis (lebih sering terjadi pada anak-anak)
  • Merasakan cemas yang berlebihan saat memikirkan atau melihat lebah
  • Menghindari situasi atau tempat-tempat yang memungkinkan kontak dengan lebah
  • Menyadari bahwa ketakutan terhadap lebah tidak masuk akal, tetapi kesulitan untuk mengontrolnya
Gejala yang dirasakan masing-masing penderitanya mungkin akan berbeda satu sama lain. Untuk mengetahui kondisi apa yang mendasarinya, Anda sebaiknya berkonsultasi dengan psikolog atau psikiater.

Penyebab seseorang mengalami apiphobia

Hingga saat ini, penyebab pasti dari fobia spesifik seperti apiphobia belum diketahui. Namun, ada sejumlah faktor yang dapat berkontribusi dalam berkembangnya kondisi ini. Faktor-faktor tersebut, di antaranya:
  • Pengalaman buruk di masa lalu

Fobia lebah dapat muncul akibat pengalaman buruk yang pernah dialami penderitanya di masa lalu. Contohnya, Anda mungkin akan mengalami melissophobia apabila pernah menjadi korban sengatan atau dikejar-kejar oleh kawanan lebah.
  • Perilaku yang dipelajari

Seseorang berpotensi mengalami fobia lebah jika orang-orang terdekatnya menderita kondisi serupa. Ketakutan terhadap lebah bisa muncul setelah mendengar cerita orang yang menjadi korban sengatan. Informasi-informasi mengenai bahaya sengatan lebah juga dapat memicu kemunculan fobia ini.
  • Faktor individu

Faktor individu bisa berperan dalam berkembangnya fobia lebah dalam diri seseorang. Setiap orang memproses ketakutan dan kecemasan dengan cara berbeda. Beberapa orang secara alami merasakan kecemasan yang lebih banyak dibandingkan orang lain ketika berhadapan dengan lebah.

Bagaimana cara mengatasi apiphobia?

Jika Anda merupakan seorang penderita apiphobia, beberapa tindakan bisa dilakukan untuk mengatasi rasa takut terhadap lebah. Sejumlah tindakan tersebut, meliputi:
  • Mengubah pola pikir mengerikan yang berkaitan dengan lebah. Misalnya menganggap lebah sebagai hewan penyengat yang penting untuk ekosistem.
  • Jika berada di tempat yang memungkinkan kontak dengan lebah, hindari menggunakan pakaian dengan warna gelap atau memakai parfum. Pakaian berwarna gelap dan wangi parfum bisa menarik perhatian lebah untuk mendekati Anda.
  • Menerapkan teknik relaksasi untuk mengontrol kecemasan. Beberapa teknik relaksasi yang bisa diterapkan seperti latihan pernapasan, meditasi, dan yoga.
  • Merawat diri dengan menerapkan pola hidup sehat seperti beolahraga secara teratur, makan makanan bergizi, serta beristirahat dengan cukup. Pola hidup sehat membantu mengurang tingkat keparahan gejala kecemasan.
Apabila ketakutan dan kecemasan yang Anda rasakan sampai mengganggu aktivitas sehari-hari, berkonsultasilah dengan psikolog atau psikiater. Dokter mungkin akan merekomendasikan terapi atau meresepkan obat-obatan tertentu untuk mengurangi keparahan gejala.

Catatan dari SehatQ

Apiphobia adalah kondisi ketika seseorang mengalami ketakutan atau kecemasan ekstrem saat memikirkan atau berhadapan dengan lebah. Kondisi ini dapat dipicu oleh pengalaman buruk di masa lalu, perilaku yang dipelajari, hingga faktor individu.Cara mengatasi kondisi ini bisa dengan menerapkan teknik relaksasi. Jika kondisi Anda tidak kunjung membaik, segeralah berkonsultasi ke dokter. Anda mungkin akan direkomendasikan untuk menjalani terapi hingga konsumsi obat-obatan tertentu untuk mengatasi gejala.Apabila Anda memiliki pertanyaan seputar masalah kesehatan, Anda bisa bertanya langsung dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ secara gratis. Unduh aplikasi SehatQ sekarang di App Store atau Google Play.
sengatan lebahfobia
Healthline. https://www.healthline.com/health/bee-fear
Diakses pada 11 Juli 2021
Medicine Net. https://www.medicinenet.com/apiphobia/definition.htm
Diakses pada 11 Juli 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait