logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Bayi & Menyusui

Apakah Penyakit Hidrosefalus Bisa Disembuhkan? Kenali Berbagai Terapi Penanganannya

open-summary

Apakah penyakit hidrosefalus bisa disembuhkan? Sejauh ini, belum ada cara yang bisa dilakukan untuk menyembuhkan hidrosefalus sepenuhnya. Namun, terdapat beberapa pilihan perawatan yang dapat dilakukan.


close-summary

3.29

(14)

29 Jul 2019

| Dina Rahmawati

Ditinjau oleh dr. Karlina Lestari

Apakah hidrosefalus bisa disembuhkan kerap dipertanyakan oleh sebagaian orang

Hidrosefalus membuat lingkar kepala bayi menjadi lebih besar dari ukuran normal

Table of Content

  • Apakah penyakit hidrosefalus bisa disembuhkan?
  • Pilihan terapi untuk bayi penderita hidrosefalus

Sebagian besar kasus penyakit hidrosefalus terjadi pada bayi. Hal ini ditandai dengan membesarnya ukuran kepala bayi lebih dari ukuran normal karena terjadi penumpukan cairan di otak.

Advertisement

Hidrosefalus bisa menyebabkan kejang dan kerusakan pada otak bayi. Oleh karena itu, jika kondisi ini tidak segera ditangani maka dapat berakibat fatal. Lantas, apakah penyakit hidrosefalus bisa disembuhkan?

Apakah penyakit hidrosefalus bisa disembuhkan?

Sejauh ini belum ada cara yang bisa dilakukan untuk menyembuhkan hidrosefalus sepenuhnya. Akan tetapi, dengan deteksi dini dan melakukan berbagai tindakan pencegahan, kualitas hidup penderita penyakit ini bisa ditingkatkan.

Penanganan hidrosefalus bergantung pada seberapa cepat kondisi tersebut didiagnosis, diobati, dan diidentifikasi ada atau tidaknya gangguan yang mendasari. Hidrosefalus pada bayi dapat didiagnosis dengan cara:

  • USG prenatal

Melakukan USG prenatal secara rutin bisa mendeteksi dini terjadinya hidrosefalus pada janin yang sedang berkembang selama kehamilan.

  • Mengukur kepala bayi setelah lahir secara teratur

Ketika bayi sudah lahir, pengukuran kepala bayi secara teratur bisa dilakukan untuk mendeteksi hidrosefalus. Jika ditemukan kelainan. misalnya seperti ukuran kepala meningkat dengan cepat dan lebih besar dari bayi pada umumnya, maka diperlukan pemeriksaan lebih lanjut.

  • MRI (Magnetic Resonance Imaging) dan CT scan

Penyakit hidrosefalus dapat dipastikan dengan pemeriksaan MRI atau CT scan yang dapat memberikan gambar otak bayi secara lebih rinci.

Penyakit hidrosefalus harus segera ditangani untuk mengurangi tekanan yang terjadi pada otak bayi. Sebab jika tidak, ada risiko kerusakan serius pada otak yang mengatur fungsi penting dalam tubuh, seperti pernapasan dan detak jantung bayi.

Dengan perawatan yang tepat waktu, bayi dengan hidrosefalus bisa menjalankan kehidupan yang normal. Namun, bagi bayi dengan masalah medis yang lebih kompleks, seperti spina bifida atau perdarahan di otak, mungkin punya lebih banyak masalah kesehatan yang perlu ditangani.

Selain itu, luasnya gejala juga memengaruhi tingkat keparahan hidrosefalus. Banyak anak yang mengalami kerusakan otak seumur hidup karena hidrosefalus dapat memengaruhi perkembangan fisik dan intelektualnya.

Bayi penderita hidrosefalus bisa memiliki kehidupan yang normal dengan beberapa keterbatasan. Tetapi, dengan bantuan berbagai profesional, seperti dokter anak, ahli saraf pediatrik, terapis perkembangan anak, fisik, serta okupasi, maka kecacatan dapat dikendalikan dan diminimalisir efeknya.

Baca Juga

  • Ciri Bayi Autis yang Bisa Dikenali Orangtua
  • Hati-hati, Ini Penyebab Hidrosefalus yang Harus Diwaspadai Ibu Hamil
  • Anak 2 Tahun Belum Bisa Bicara, Ini Stimulasi yang Direkomendasikan

Pilihan terapi untuk bayi penderita hidrosefalus

Pemeriksaan dokter dapat mendeteksi penyakit hidrosefalus pada bayi

Meskipun dokter dapat mendiagnosis hidrosefalus sejak bayi di dalam kandungan, namun pengobatan umumnya dilakukan ketika bayi lahir. Beberapa terapi untuk bayi penderita hidrosefalus, yaitu:

  • Shunt

Shunt adalah terapi utama yang biasanya digunakan untuk penderita hidrosefalus. Pada terapi ini, dilakukan pemasangan tabung khusus yang diletakkan di otak untuk mengalirkan cairan berlebih. Kelebihan cairan dari otak disalurkan ke bagian tubuh lain yang lebih mudah diserap, seperti perut, rongga dada, dan ruang jantung. Kemudian cairan tersebut akan diserap oleh aliran darah.

Tabung yang diletakkan adalah tabung panjang dan fleksibel, dengan katup yang dapat menjaga cairan dari otak mengalir ke arah yang benar dan pada tingkat yang tepat. Katup dalam terapi shunt mengatur aliran untuk mencegah pengeringan cairan di otak secara berlebihan ataupun kurang. Terapi shunt dapat digunakan untuk mengobati hidrosefalus dari penyebab apa pun. Terapi ini diperlukan seumur hidup pada penderita hidrosefalus.

Meski efektif, namun kerja alat tersebut tidak dapat bertahan selamanya, atau hanya bisa bertahan selama bertahun-tahun sehingga memerlukan operasi lain untuk memperbaikinya jika telah berhenti berfungsi. Operasi tambahan mungkin juga diperlukan untuk memasukkan tabung yang lebih panjang seiring bertumbuhnya bayi.

Oleh sebab itu, pemantauan rutin sangat diperlukan untuk terapi ini. Adapun risiko komplikasi dari terapi shunt adalah terjadinya infeksi sehingga memerlukan suntikan antibiotik dan mengganti tabung shunt.

  • Ventrikulostomi

Terapi ventrikulostomi, atau disebut Endoscopic Third Ventriculostomy (ETV), merupakan pilihan lain dalam pengobatan hidrosefalus meski jarang dilakukan pada bayi. Pada terapi ini, dokter akan memasukkan kamera kecil ke otak bayi dan membuat lubang di salah satu ventrikel (rongga otak) atau di antara ventrikel dengan suatu alat sehingga membuka penyumbatan. Cairan berlebih dari otak pun akan mengalir keluar melalui lubang tersebut, dan diserap ke dalam aliran darah.

Bayi penderita hidrosefalus cenderung mengalami berbagai kelainan perkembangan, terutama pada masalah kecerdasan, ingatan, dan penglihatan. Namun dengan perawatan yang tepat, kebanyakan bayi dengan hidrosefalus dapat bertahan hidup. Bahkan sekitar dari setengahnya memiliki kecerdasan yang normal.

Oleh sebab itu, pengobatan sesegera mungkin sangat diperlukan setelah mengetahui bayi mengalami hidrosefalus untuk menghindari terjadinya kerusakan otak hingga kematian. Jangan lupa juga untuk selalu berkonsultasi pada dokter mengenai keadaan bayi, dan jenis terapi yang sebaiknya diambil agar mereka mendapat penanganan yang tepat.

Advertisement

hidrosefalustumbuh kembang bayikepala bayi

Referensi

Terima kasih sudah membaca.

Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?

(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

Kumpulan Artikel dan Forum

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved