Apakah Meningitis Menular? Ini Penjelasannya

(0)
24 Jun 2020|Fadli Adzani
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Apakah meningitis menular? Tergantung dari jenisnya!Tidak semua meningitis menular, contohnya meningitis jamur dan parasit.
Meningitis menular, itu memang benar. Namun sebenarnya, meningitis terbagi dalam beberapa jenis, dan tidak semua jenis meningitis dapat ditularkan.Memahami jenis meningitis menular maupun yang tidak, sangatlah penting. Dengan mengenali ciri-ciri meningitis menular, kewaspadaan bisa lebih ditingkatkan.

Apakah meningitis menular? Tergantung pada jenisnya!

Meningitis adalah peradangan pada selaput meningen atau meninges yang mengelilingi otak dan sumsum tulang belakang. Gejala utama meningitis meliputi sakit kepala, demam, leher kaku, sensitivitas terhadap cahaya, hilangnya nafsu makan, serta ruam kulit.Tidak semua meningitis memiliki penyebab yang sama. Beberapa dari mereka ada yang disebabkan cedera, jamur, virus, maupun bakteri. Di antara mereka, mana yang bisa menular?
  • Meningitis jamur

Meningitis yang disebabkan oleh jamur bukanlah jenis meningitis menular. Umumnya, meningitis jamur disebabkan oleh Cryptococcus, yang sering menyerang individu dengan sistem imun tubuh lemah.
  • Meningitis parasit

Meningitis parasit sangatlah langka, tapi sungguh mengancam nyawa. Meningitis parasit tidak termasuk dalam kategori meningitis menular.Biasanya, meningitis parasit disebabkan oleh amuba mikroskopis bernama Naegleria fowleri, yang bisa masuk ke dalam tubuh lewat hidung saat seseorang sedang berenang di danau atau sungai.
  • Meningitis aseptik (noninfectious)

Tidak semua jenis meningitis diakibatkan oleh infeksi. Misalnya meningitis aseptik, yang terjasi akibat cedera kepala berat atau operasi otak.Meningitis aseptik juga bisa disebabkan oleh kanker, penyakit lupus, dan beberapa obat-obatan. Dengan demikian, meningitis aseptik tidak masuk dalam golongan meningitis menular.
  • Meningitis virus

Meningitis virus adalah jenis meningitis yang paling umum, dan biasanya tidak mengancam nyawa. Enterovirus yang menyebabkan meningitis ini dapat menyebar lewat kontak langsung dengan air liur, feses, hingga ingus.Selain itu, kontak langsung dengan penderita meningitis virus juga bisa meningkatkan risiko menyebarnya enterovirus itu ke tubuh orang lain.Namun, walaupun enterovirus berhasil masuk ke tubuh orang lain, belum tentu orang itu akan mengidap meningitis juga.Waspadalah, jenis meningitis menular ini juga dapat ditularkan lewat gigitan serangga seperti nyamuk atau kutu.
  • Meningitis bakteri

Dibandingkan jenis meningitis lainnya, meningitis bakteri adalah yang paling berbahaya dan sangat mengancam nyawa. Meningitis bakteri dapat disebabkan oleh bakteri Neisseria meningitidis atau Streptococcus pneumoniae.Waspadalah, meningitis bakteri masuk dalam kategori meningitis menular. Risiko penularan meningitis bakteri ke tubuh orang lain akan meningkat jika terjadi kontak langsung dalam jangka panjang.Kedua bakteri yang menyebabkan meningitis jenis ini dapat ditularkan kepada orang lain, melalui air liur, ingus, ciuman, berbagi peralatan makan, batuk, bersin, hingga makanan yang terkontaminasi.Menurut badan kesehatan dunia, World Health Organization (WHO), masa inkubasi menginitis bakteri berlangsung selama 2-10 hari.Mengenal berbagai jenis meningitis menular maupun yang tidak, bisa membantu Anda untuk meningkatkan kewaspadaan. Terlebih lagi saat berada di dekat mereka yang sedang mengidapnya.Jangan remehkan meningitis. Sebab jumlah kasusnya sepanjang tahun 1991-2010 saja mencapai 1 juta kasus, dengan angka kematian mencapai 100 ribu kasus.

Bagaimana cara mencegah meningitis menular?

Apakah meningitis menular dapat dicegah? Tentu bisa, asalkan Anda mau rajin mengikuti berbagai tips pencegahan meningitis, di bawah ini:
  • Sering mencuci tangan secara menyeluruh, dengan air mengalir dan sabun, selama 20 detik
  • Mencuci tangan sebelum dan sesudah makan, setelah menggunakan toilet, setelah mengganti popok, atau setelah merawat seseorang yang sedang sakit
  • Tidak berbagi penggunaan peralatan makan seperti sendok, piring, hingga sedotan
  • Datang ke dokter untuk mendapatkan imunisasi dan vaksin meningitis
Langkah-langkah tersebut diharapkan bisa menjauhkan Anda dari meningitis. Namun, jika merasakan gejala-gejala meningitis umum, seperti leher kaku, sakit kepala, hingga demam, tidak ada salahnya datang ke dokter untuk memeriksakan diri.

Catatan dari SehatQ:

Apakah meningitis menular? Jawabannya terletak pada jenis meningitisnya. Maka dari itu, mengenal berbagai jenis dan penyebab meningitis, sangatlah penting bagi Anda.Jangan sekali-kali meremehkan meningitis. Mulai dari sekarang, tingkatkan kewaspadaan dengan menjalani gaya hidup sehat dan tidak malas untuk menjalani prosedur imunisasi atau vaksin meningitis dengan dokter di rumah sakit.
penyakitkesehatan otakpenyakit otakmeningitis
Healthline. https://www.healthline.com/health/how-contagious-meningitis
Diakses pada 10 Juni 2020
Medicine Net. https://www.medicinenet.com/is_meningitis_contagious/article.htm#is_meningitis_contagious
Diakses pada 10 Juni 2020
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/meningitis/symptoms-causes/syc-20350508
Diakses pada 10 Juni 2020
WHO. https://www.who.int/gho/epidemic_diseases/meningitis/suspected_cases_deaths_text/en/#:~:text=In%20the%20last%2020%20years,deaths%2C%20occurred%20in%202009%20alone.
Diakses pada 10 Juni 2020
 
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait