Apakah Mata Minus Bisa Sembuh dengan Kacamata Berlensa Khusus?

(0)
Mata minus merupakan gangguan mata yang tidak bisa disembuhkan sepenuhnyaCara mengatasi mata minus yang paling mudah dilakukan adalah dengan memakai kacamata
Miopi atau rabun jauh merupakan salah satu gangguan penglihatan yang sering dialami oleh orang-orang. Biasa juga dikenal dengan istilah mata minus, kondisi ini membuat penglihatan penderitanya kabur ketika melihat benda yang jauh dari mata. Lalu, apakah mata minus bisa sembuh? Sebelumnya, ketahui dulu apa yang menjadi penyebab mata minus.

Apakah mata minus bisa sembuh?

Mata minus atau miopi terjadi ketika bola mata Anda terlalu panjang. Hal ini mengakibatkan fokus sinar cahaya jatuh bukan pada permukaan retina, melainkan pada suatu titik yang berada di depannya. Selain itu, kondisi ini juga dapat terjadi ketika kornea atau lensa mata yang terlalu melengkung ke dalam.Hingga saat ini, belum ada penelitian yang menjelaskan penyebab pasti mata minus. Namun, genetik menjadi salah satu faktor yang kemungkinan dapat membuat Anda mengalami mata minus.Sebagai contoh, anak yang memiliki ayah atau ibu dengan mata minus juga berpotensi untuk mengalami rabun jauh. Risiko tersebut akan semakin meningkat apabila kedua orangtuanya menderita miopi. Selain itu, anak yang banyak menghabiskan waktu di dalam rumah dan sering melihat objek dengan jarak terlalu dekat juga berpotensi untuk mengalami mata minus.Di sisi lain, mata minus juga dapat terjadi saat sudah memasuki usia dewasa. Kondisi tersebut muncul sebagai dampak dari adanya masalah kesehatan lain dalam tubuh seperti diabetes dan katarak.Lantas, apakah mata minus bisa sembuh sepenuhnya? Tidak, namun ada beberapa tindakan yang dapat Anda lakukan untuk mengatasinya. 

Cara mengatasi mata minus

Tidak bisa disembuhkan sepenuhnya, ada sejumlah tindakan medis yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi rabun jauh. Beberapa cara mengatasi mata minus meliputi:

1. Kacamata atau lensa kontak

Cara mengatasi mata minus yang paling mudah dilakukan adalah dengan memakai kacamata atau lensa kontak. Setelah melakukan pemeriksaan, dokter mata akan memberi resep lensa yang sesuai dengan kondisi Anda.Dibanding kacamata, orang yang mementingkan penampilan lebih memilih untuk menggunakan lensa kontak. Jika Anda salah satunya, perlu diingat bahwa lensa kontak harus rutin dibersihkan dan diganti dalam jangka waktu tertentu karena mempunyai batas kedaluwarsa.

2. Orthokeratology

Dikenal juga dengan sebutan terapi refraksi kornea, cara ini dapat membantu mengatasi mata minus tanpa proses operasi. Orthokeratology bekerja dengan cara memanfaatkan lensa kontak khusus untuk membentuk kembali kornea mata Anda.Lensa khusus tersebut memberikan tekanan supaya kornea mata kembali rata. Namun, terapi ini hanya dapat membantu Anda mendapatkan penglihatan jelas untuk sementara.  Selain itu, orthokeratology juga berpotensi untuk menimbulkan infeksi mata.

3. Operasi

Selain menggunakan alat khusus, mengatasi mata minus juga dapat Anda lakukan dengan tindakan operasi. Jenis operasi yang biasa digunakan dokter mata untuk mengatasi miopi antara lain:
  • Photorefractive keratectomy (PRK): memanfaatkan laser, operasi PRK bertujuan untuk meratakan lapisan tengah kornea Anda. Hal itu nantinya akan membuat sinar cahaya fokus lebih dekat ke atau pada kornea mata. Meski begitu, perlu diketahui bahwa operasi PRK berisiko membuat Anda mengalami komplikasi. Beberapa masalah komplikasi yang bisa muncul dari operasi PRK seperti muncul lingkaran cahaya di sekitar lampu, timbul jaringan parut pada kornea, kornea menjadi keruh (kabut kornea), dan infeksi kornea.
  • Laser in-situ keratomileusis (LASIK): LASIK merupakan operasi yang paling umum dilakukan dokter mata bagi penderita mata minus. Cara kerja operasi ini yaitu dengan membuat lapisan tipis (flap) pada lapisan atas kornea.Seperti halnya PRK, operasi LASIK juga berisiko menimbulkan efek samping berupa nyeri pada bola mata, penglihatan kabur, muncul lingkaran cahaya di sekitar lampu, infeksi mata, hingga kebutaan. Efek yang muncul dari operasi LASIK ini biasanya bersifat sementara, tapi ada kemungkinan menjadi permanen. Namun perlu diingat bahwa tidak semua orang bisa operasi LASIK. Ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi seperti keadaan minus tertentu, usia, ketebalan kornea, dan lain sebagainya.

Bisakah mata minus dicegah?

Anda tidak bisa mencegah mata minus, namun pertumbuhan dan perkembangannya dapat diperlambat. Beberapa tips yang bisa Anda terapkan untuk memperlambat perkembangan rabun jauh di antaranya:
  • Menggunakan lensa yang telah diresepkan dokter mata
  • Beristirahat dalam jangka waktu tertentu setelah mata lama menatap layar
  • Mengonsumsi buah, sayuran, dan makanan yang kaya akan kandungan omega-3
  • Jangan merokok
  • Periksa ke dokter mata secara rutin

Catatan dari SehatQ

Mata minus merupakan gangguan mata yang tidak bisa disembuhkan sepenuhnya. Meskipun begitu, ada sejumlah cara yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi mata minus. Apabila Anda tidak merasakan adanya perubahan setelah melakukan perawatan, segera konsultasi dengan dokter untuk menentukan tindakan lanjutan.Untuk berdiskusi lebih lanjut seputar cara mengatasi mata minus, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
kesehatan matarabun jauhgangguan matamata minus
All About Vision. https://www.allaboutvision.com/conditions/myopia.htm
Diakses pada 22 September 2020
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/myopia
Diakses pada 22 September 2020
WebMD. https://www.webmd.com/eye-health/nearsightedness-myopia
Diakses pada 22 September 2020
American Academy of Ophthalmology. https://www.aao.org/eye-health/treatments/lasik
Diakses pada 22 September 2020
American Academy of Ophthalmology. https://www.aao.org/eye-health/treatments/photorefractive-keratectomy-prk
Diakses pada 22 September 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/nearsightedness#prevention
Diakses pada 22 September 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait