Apakah Manisan Mangga Kering Sehat?


Mangga termasuk buah dengan kadar gula tinggi. Ketika sudah diolah menjadi manisan mangga kering kandungannya gulanya tetap ada. Sebaiknya jangan dikonsumsi berlebihan karena kadar kalori dan gulanya sudah lebih banyak

0,0
02 Oct 2021|Azelia Trifiana
Manisan mangga keringManisan mangga kering
Nutrisi buah dan sayur tentu kian terjaga apabila dikonsumsi dalam bentuk aslinya. Jika mangga termasuk buah dengan kadar gula tinggi, apa jadinya jika sudah diolah menjadi manisan mangga kering? Sebaiknya jangan dikonsumsi berlebihan karena kadar kalori dan gulanya sudah lebih banyak.Umumnya, mangga diolah menjadi manisan kering untuk memperpanjang masa konsumsinya. Kandungan airnya diserap agar masa kedaluwarsanya lebih lama.

Kandungan nutrisi manisan mangga kering

Dalam 40 gram atau sekitar 9 butir manisan mangga kering, terdapat kandungan nutrisi berupa:
  • Kalori: 128
  • Karbohidrat: 31 gram
  • Serat: 1 gram
  • Gula: 27 gram
  • Protein: 1 gram
  • Vitamin C: 19% AKG
  • Folat: 7% AKG
  • Vitamin A: 3% AKG
Kandungan vitamin tertinggi dalam manisan mangga kering adalah vitamin C. Ini merupakan jenis antioksidan kuat yang dapat menangkal zat radikal bebas sehingga melindungi dari kerusakan sel serta penyakit kronis.Namun terlepas dari seluruh kandungan nutrisi di atas, mangga kering juga memiliki kandungan kalori dan gula cukup tinggi. Apabila dikonsumsi berlebihan, tentu saja membuat kadar gula darah meningkat disertai dengan kenaikan berat badan.Sebagai alternatif, bisa pilih manisan mangga kering di pasaran yang tidak diberi pemanis tambahan. Periksa label dalam kemasan untuk tahu kandungan nutrisi pada berbagai merek berbeda.

Manfaat manisan mangga kering

Buah mangga dalam bentuk aslinya termasuk kaya antioksidan, terutama dalam bentuk polifenol dan karoten. Dengan demikian, mangga dapat mengurangi risiko menderita diabetes, kanker, dan juga peradangan dalam tubuh.Meski demikian, perlu diingat bahwa proses pengeringan mangga akan berdampak pada kandungan nutrisinya. Utamanya, betakaroten yang sensitif terhadap suhu tinggi. Bahkan, riset pada tahun 2018 ini mencatat bahwa kadar betakarotennya bisa berkurang hingga 53%.Di sisi lain, bukan berarti tidak ada manfaat sama sekali dari mengonsumsi manisan mangga kering. Di dalamnya masih ada sumber antioksidan seperti betakaroten, beta cryptoxanthin, luteoxanthin, dan violaxanthin.Tak hanya itu, manisan ini juga mengandung serat yang baik untuk kesehatan sistem pencernaan.

Apakah potensi risikonya?

Meski jarang, ada saja orang yang menderita alergi mangga. Utamanya, dari zat bernama profilin yang ada di bagian kulitnya. Biasanya, rentan terjadi reaksi silang antara mangga, pear, peach, dan juga apel.Selain itu, orang yang baru mengalami kontak dengan poison ivy juga mungkin saja mengalami reaksi alergi. Namun, reaksi ini bisa muncul tertunda beberapa hari.Lebih jauh lagi, risiko lain juga mungkin dialami orang dengan asma apabila ada zat pengawet sulfites yang ditambahkan dalam manisan mangga kering. Biasanya, zat semacam ini digunakan untuk menjaga warna mangga tetap cerah serta mencegahnya membusuk.Lalu, jangan lupakan pula risiko dari konsumsi manisan mangga kering berlebihan. Sebab, kandungan gulanya lebih terkonsentrasi. Untuk menghindari kelebihan asupan gula, pilih manisan mangga kering yang tidak diberi pemanis tambahan.

Sehatkah dikonsumsi?

Setelah membedah manfaat dan juga potensi risikonya, dapat ditarik kesimpulan bahwa manisan mangga kering adalah camilan sehat. Namun, ada syaratnya yaitu tetap mengonsumsi dalam jumlah sewajarnya.Dikatakan sehat karena manisan mangga mengandung vitamin dan juga antioksidan. Dibandingkan dengan mengonsumsi camilan konvensional yang tinggi sodium atau gula tambahan, lebih sehat mengonsumsi manisan mangga.Biasanya, manisan mangga kering diproses dalam bentuk irisan. Teksturnya kenyal atau renyah, bergantung pada ketebalan irisannya. Anda bisa mengonsumsinya secara langsung atau menambahkannya ke kue, yogurt, dan sereal.

Catatan dari SehatQ

Sebelum membawa kemasan manisan mangga ke kasir, lihat dulu apa kandungan nutrisi dan komposisinya. Hindari yang mengandung pemanis tambahan. Apalagi manisan mangga yang di atasnya terdapat lapisan gula.Mengingat manisan yang satu ini tetap mengandung kalori dan gula lebih tinggi, konsumsi dalam porsi sewajarnya. Jangan berlebihan karena justru bisa membuat kadar gula darah melonjak.Untuk berdiskusi lebih lanjut soal pilihan camilan sehat dan bernutrisi, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
makanan sehatmakanan diethidup sehat
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/dried-mango
Diakses pada 17 September 2021
Journal of Food Science. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/29624695/
Diakses pada 17 September 2021
WebMD. https://www.webmd.com/diet/dried-mango-is-it-good-for-you
Diakses pada 17 September 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait