Memahami manfaat puasa untuk kesehatan akan membuat Anda lebih bersemangat dalam menjalankan ibadah puasa
Memahami manfaat puasa untuk kesehatan akan membuat Anda lebih bersemangat dalam menjalankan ibadah puasa

Puasa Ramadan bagi umat muslim memiliki tujuan untuk meningkatkan disiplin diri, menjadi lebih bersimpati dengan sesama yang kurang mampu, bersyukur atas berkat yang diberikan Allah, dan sebagainya. 

Akan tetapi, di balik semua itu, tahukah Anda manfaat puasa untuk kesehatan? Dengan memahami kebaikan puasa bagi tubuh, Anda mungkin jadi lebih bersemangat dalam menjalankan puasa.

Apa saja manfaat puasa untuk kesehatan?

Puasa tidak hanya bermanfaat secara mental, tetapi juga secara fisik. Anda bisa mendapatkan pahala sekaligus menjaga kesehatan! Ketahui apa-apa saja manfaat puasa untuk kesehatan di bawah ini:

1. Mencegah Peradangan

Peradangan kronis dapat meningkatkan risiko terkena penyakit yang serius, seperti kanker, rheumatoid arthritis, penyakit jantung, dan sebagainya. 

Penelitian pada tahun 2012 mendapati bahwa puasa dapat menurunkan zat yang memicu peradangan, mengurangi lemak dalam tubuh, dan meningkatkan sirkulasi sel darah putih (leukosit).  

cek gula darah

2. Menurunkan Kadar Gula Darah

Puasa dapat menurunkan kadar gula darah dan mengurangi resistensi insulin dalam tubuh.

Penurunan resistensi insulin dapat meningkatkan sensitivitas tubuh terhadap insulin dan membuat penyaluran glukosa dari pembuluh darah ke dalam sel lebih efisien.  

Namun, efek penurunan kadar gula darah karena puasa mungkin dapat berbeda antara pria dan wanita. 

3. Meningkatkan Produksi Hormon Pertumbuhan

Hormon pertumbuhan merupakan hormon protein yang berperan dalam pertumbuhan, penurunan berat badan, metabolisme, dan kekuatan otot.  

menurunkan berat badan

4. Menurunkan Berat Badan

Manfaat puasa untuk kesehatan yang satu ini bukanlah lagi rahasia umum. Penelitian pada tahun 2013 menemukan bahwa puasa dapat membantu untuk menurunkan berat badan dan menurunkan kadar lemak dalam tubuh.

Puasa dapat menurunkan berat badan dengan mengurangi asupan kalori harian yang dikonsumsi serta meningkatkan metabolisme dalam tubuh.  Pada penelitian yang diadakan tahun 2011, puasa dapat menjadi cara menurunkan berat badan yang efektif namun tidak menurunkan massa otot.  

5. Menjaga Kesehatan Jantung

Penelitian pada tahun 2010 menemukan manfaat puasa untuk kesehatan jantung. Penelitian tersebut menemukan bahwa puasa dapat menurunkan kadar LDL atau kolesterol jahat dan meningkatkan kadar HDL atau kolesterol baik. 

Bahkan pada penelitian tahun 2012, ditemukan bahwa terdapat penurunan kadar LDLdan kenaikan kadar HDL yang bertahap empat minggu setelah puasa ramadan.  

Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Puasa

Manfaat puasa untuk kesehatan memang menggiurkan, tetapi terdapat juga beberapa hal yang harus diperhatikan saat berpuasa di bulan Ramadan.

Saat berpuasa, Anda akan rentan mengalami dehidrasi, karenanya bagi umat muslim yang akan berpuasa, Anda perlu untuk selalu mengonsumsi air sebelum mulai berpuasa agar tidak mengalami dehidrasi saat berpuasa.  

Saat berpuasa Anda juga menjadi rentan untuk mengalami stres dan gangguan tidur. Dehidrasi, rasa lapar, dan kurang tidur dapat menyebabkan sakit kepala saat berpuasa.  

Terkadang, puasa juga dapat menyebabkan sensasi terbakar pada uluhati (heartburn). Walaupun sebenarnya, kurangnya makanan di perut saat berpuasa dapat mengurangi asam lambung.

Namun, saat Anda mencium bau makanan atau memikirkan mengenai makanan selama berpuasa, otak dapat mengirimkan sinyal yang memicu perut untuk menghasilkan lebih banyak asam lambung.  

Tetaplah menjaga kesehatan dengan memastikan asupan nutrisi saat berbuka puasa dan sahur. Semoga puasa Anda berjalan lancar.

sakit jantung

Penderita penyakit jantung perlu berhati-hati saat berpuasa

Manfaat puasa untuk kesehatan memang banyak, tetapi bagi beberapa kaum Muslim yang memiliki kondisi atau penyakit medis tertentu perlu untuk lebih berhati-hati saat melaksanakan ibadah puasa. Anda perlu berkonsultasi ke dokter bila Anda memiliki penyakit jantung dengan kondisi di bawah ini:

  • Baru saja mengalami serangan jantung
  • Memerlukan pemeriksaan dan pemantauan yang rutin dengan dokter
  • Sedang mengonsumsi obat pengencer darah atau antikoagulan
  • Mengalami sakit di dada secara terus-menerus
  • Baru saja menjalani operasi jantung
  • Sedang mengikuti medikasi untuk penyakit aritmia yang parah
  • Merasakan lelah, kurang energi, serta sesak napas
  • Memiliki katup aortra yang membengkak atau menyempit

Selalu diskusikan dengan dokter Anda bila Anda mengalami penyakit atau kondisi medis tertentu.

BBC. http://www.bbc.co.uk/religion/religions/islam/practices/sawm.shtml
Diakses pada 26 April 2019

Hamad Medical Corporation. https://www.hamad.qa/EN/your%20health/Ramadan%20Health/Health%20Information/Pages/Heart-Patients.aspx
Diakses pada 01 Agustus 2019

Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/fasting-benefits
Diakses pada 26 April 2019

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/295914.php
Diakses pada 26 April 2019

NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/23244540
https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/23679071
https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/21410865
https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3480413/
https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/20300080
Diakses pada 26 April 2019

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed