Apakah Makan Popcorn Sehat? Ini Jawabannya


Apakah makan popcorn sehat? Intinya, sehat tidaknya mengonsumsi popcorn terletak pada cara mengolahnya. Bisa jadi sangat sehat, bisa juga menjadi tidak sehat.

0,0
12 Jun 2021|Azelia Trifiana
Jika diolah dengan sehat, popcorn bisa menjadi camilan menyehatkanJika diolah dengan sehat, popcorn bisa menjadi camilan menyehatkan
Suka makan popcorn, tapi kerap bertanya-tanya apakah makan popcorn sehat? Tenang, ada banyak cara agar camilan satu ini tetap bisa bernutrisi tanpa memberikan tambahan gula, lemak, dan garam yang tidak diperlukan tubuh.Intinya, sehat tidaknya mengonsumsi popcorn terletak pada cara mengolahnya. Bisa jadi sangat sehat, bisa juga menjadi tidak sehat.

Kandungan nutrisi popcorn

Mungkin banyak yang belum tahu bahwa popcorn adalah makanan whole grain sehingga mengandung banyak sekali nutrisi penting. Beberapa di antaranya adalah:
  • Vitamin B1: 7% referensi asupan harian
  • Vitamin B3: 12% referensi asupan harian
  • Vitamin B6: 8% referensi asupan harian
  • Zat besi: 18% referensi asupan harian
  • Magnesium: 36% referensi asupan harian
  • Fosfor: 36% referensi asupan harian
  • Potasium: 9% referensi asupan harian
  • Zinc: 21% referensi asupan harian
  • Copper: 13% referensi asupan harian
  • Mangan: 56% referensi asupan harian
Secara total, dalam sajian 100 gram popcorn di atas terdapat 387 kalori, 13 gram protein, 78 gram karbohidrat, dan 5 gram lemak.Satu lagi yang paling menonjol dari popcorn adalah kandungan serat di dalamnya, sekitar 15 gram. Ini menjadikannya salah satu sumber serat terbaik di dunia.

Apakah makan popcorn sehat?

Cara mengolah popcorn adalah kunci sehat tidaknya camilan yang satu ini. Sebagai contoh, popcorn tanpa mentega tentu jauh lebih sehat karena tidak mengandung terlalu banyak lemak. Kalorinya juga pasti lebih terjaga.Secara alami, popcorn tidak mengandung terlalu banyak kalori. Namun, tidak demikian halnya dengan popcorn dalam kemasan yang siap makan.Sebagai contoh, sebuah laporan dari Center for Science in the Public Interest pada tahun 2009 lalu tidak merekomendasikan konsumsi popcorn yang lazim dijual di bioskop. Alasannya? Dalam satu kemasan popcorn berukuran medium saja, sudah mengandung 1.200 kalori bahkan sebelum diberi topping bermacam-macam.Terlebih, kerap kali popcorn yang dijual di bioskop diberi pilihan sumber lemak tidak sehat seperti perasa tambahan, garam, butter, karamel, keju, dan juga garam.Bukan hanya menambah kadar kalorinya secara signifikan, ini juga membuatnya buruk bagi kesehatan.

Bagaimana cara membuat popcorn sehat?

popcorn
Jadi, sebaiknya ambil jalan tengahnya. Makan popcorn tetap bisa sehat, asalkan tidak diberi terlalu banyak topping dan perasa lainnya. Coba resep yang mudah dibuat sendiri di rumah berikut ini, yuk!

Bahan-bahan:

  • 3 sendok makan minyak zaitun atau minyak kelapa
  • ½ cangkir biji jagung popcorn
  • ½ sendok teh garam

Cara membuat:

  • Tuangkan minyak dan biji jagung popcorn ke panci berukuran besar
  • Tutup rapat panci
  • Panaskan dengan api sedang selama 3 menit hingga jagung berhenti “pop”
  • Matikan api dan tuangkan ke wadah penyaji
  • Beri perasa dengan garam
Jika ingin pilihan topping yang sehat, sebaiknya hindari butter. Alternatifnya, bisa dengan bumbu dan rempah lainnya. Sedang ingin yang manis? Tambahkan butter alami, kayu manis, atau dark chocolate.Anda juga bisa menambahkan nutritional yeast sebagai tambahan nutrisi. Rasanya serupa dengan keju dan juga mengandung nutrisi penting seperti protein, vitamin B, dan mineral lainnya.Dengan cara ini, maka kandungan gizinya tetap terjaga tanpa mengurangi kelezatannya. Jadi, sah-sah saja memasukkan popcorn sebagai bagian dari camilan sehat sehari-hari.

Hindari popcorn dalam kemasan

Jika bisa mengolah popcorn sendiri di rumah, sebaiknya itu yang jadi pilihan. Sebab, ada banyak produk popcorn dalam kemasan yang berpotensi membahayakan kesehatan.Biasanya, popcorn ini bisa diolah hanya dengan meletakkannya di dalam microwave. Padahal, ada lapisan kimia yang disebut dengan perfluorooctanoic acid (PFOA) yang berbahaya. Contohnya bisa memicu terjadinya ADHD, bayi berat badan lahir rendah, hingga masalah tiroid.Lebih jauh lagi, popcorn semacam ini juga bisa mengandung diacetyl, zat kimia yang ada pada perasa butter buatan. Ada banyak studi seperti yang dipublikasikan pada tahun 2008 ini melihat bagaimana berbahayanya menghirup diacetyl bagi paru-paru dan saluran pernapasan.Belum lagi kandungan lemak jenuh dari minyak yang digunakan dalam proses pembuatan popcorn microwave ini. Terlalu banyak mengonsumsi lemak jenuh meningkatkan risiko penyakit jantung dan penyakit serius lainnya.

Jadi, tak ada salahnya mengalokasikan sedikit waktu untuk membuat sendiri popcorn tanpa mentega di rumah demi mendapatkan nutrisi tanpa perlu khawatir.Untuk berdiskusi lebih lanjut tentang berbahayanya lemak jenuh dan tambahan gula pada popcorn terhadap kesehatan, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
makanan sehatmenjaga kesehatanhidup sehat
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/popcorn-nutrition-and-health
Diakses pada 28 Mei 2021
Toxicologic Pathology. https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/18474946/
Diakses pada 28 Mei 2021
Center for Science in the Public Interest. https://www.cspinet.org/new/200911182.html
Diakses pada 28 Mei 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait