Efek Samping Penggunaan Krim Obat Penghilang Tato Permanen


Banyak orang yang ingin menghilangkan tato mereka menggunakan krim penghilang tato. Padahal cara ini tidak efektif, bahkan bisa membahayakan nyawa pada orang-orang tertentu.

(0)
11 May 2020|Azelia Trifiana
Saat ini belum ada obat krim penghilang tato yang manjurBelum ada krim yang manjur untuk menghilangkan tato
Keputusan membuat tato permanen benar-benar harus dipikir matang-matang. Alasannya, menghapus tato tak semudah menghapus eyeliner setelah beraktivitas seharian. Obat penghilang tato seperti krim yang dijual di pasaran pun sayangnya tidak ampuh menghilangkan tato.Memang klaim obat penghilang tato bukan tuntas menghapusnya, tapi sedikit menyamarkannya. Namun demikian, tinta yang digunakan saat membuat tato permanen bukan jenis tinta yang mudah hilang. Bahkan, krim obat penghilang tato bisa menyebabkan efek samping pada kulit.

Mengapa obat penghilang tato tidak manjur?

Keinginan menghilangkan tato biasanya diawali dengan mencari tahu apa saja opsi yang tersedia. Salah satu yang paling mungkin dilakukan sendiri dan barangnya pun dijual bebas adalah menggunakan obat penghilang tato permanen. Biasanya, obat ini dijual di pasaran dalam bentuk krim.Cara kerjanya adalah mengangkat lapisan kulit teratas (epidermis) sehingga tinta tato bisa menjadi lebih samar.Sayangnya, obat penghilang tato permanen berbentuk krim tidaklah efektif.Ketika awal mula membuat tato, tinta diinjeksi ke lapisan lebih dalam kulit (dermis), itulah mengapa obat penghilang tato seperti krim tidak bisa menghilangkan tinta ini dengan mudah.Hasil terbaik yang mungkin didapat dari obat penghilang tato adalah warna tato tampak memudar atau kabur.

Efek samping krim obat penghilang tato permanen

Jangan lupa juga perhitungkan efek samping dari menggunakan obat penghilang tato. Di dalamnya, ada substansi kimia seperti trichloroacetic acid yang biasanya ada pada produk perawatan kulit. Jika digunakan sendiri di rumah tanpa supervisi dokter atau anjuran dosis yang tepat, bisa terjadi efek samping. Apa saja?
  • Kulit kemerahan
  • Ruam
  • Sensasi terbakar
  • Kulit mengelupas
  • Luka permanen
  • Warna kulit berubah permanen
  • Peradangan
Bahkan bagi orang yang memiliki alergi tertentu terhadap substansi kimia dalam obat penghilang tato permanen, bisa ada reaksi alergi berbahaya bahkan mengancam nyawa. Ketika hal ini terjadi, gejala di atas juga bisa disertai pembengkakan, kesulitan bernapas, mual hingga muntah.

Cara menghilangkan tato permanen yang aman

Jika obat penghilang tato berupa krim yang dijual di pasaran tidak efektif plus tidak aman digunakan, pertimbangkan alternatif lain untuk menghilangkan tato permanen. Tentunya, alternatif ini aman selama dilakukan oleh profesional bersertifikasi, dokter, atau dermatologis.Apa saja alternatifnya?

1. Operasi laser

Operasi laser adalah prosedur menghilangkan tato dengan jenis laser tertentu yang disebut Q-switched laser. Ketika diaplikasikan ke kulit, laser ini mengirimkan gelombang panas dengan konsentrasi tertentu sehingga tinta di kulit bisa terpecah.Mengingat prosedur ini melibatkan panas, maka kulit bisa bereaksi mengalami bengkak, tergores, bahkan berdarah. Dokter akan meresepkan salep antibakteri untuk mencegah infeksi dari area yang mengalami luka.

2. Operasi eksisi

Selain operasi laser, dokter juga bisa melakukan prosedur operasi eksisi. Caranya adalah dengan memberikan bius lokal di area kulit yang bertato. Kemudian, digunakan scalpel untuk mengangkat kulit yang bertato sebelum kembali dijahit agar tertutup.Prosedur operasi ini efektif dan cepat karena bisa tuntas dilakukan dalam satu sesi. Bahkan, hasilnya bisa benar-benar menghilangkan area kulit yang bertato. Namun ingat, pasti ada bekas luka permanen yang terlihat jelas. Selain itu, operasi eksisi belum tentu bisa diaplikasikan pada tato yang berukuran besar.

3. Dermabrasi

Prosedur dermabrasi dilakukan dengan alat seperti rotary sander. Sama seperti eksisi, area kulit di sekitar tato diberikan bius lokal sebelum dermabrasi dimulai. Kemudian, dokter akan menggunakan kuas abrasif berbentuk lingkaran untuk mengangkat kulit yang bertato.Setelah dermabrasi dilakukan, kulit bisa terasa kasar hingga sepekan kemudian. Nyeri mungkin juga akan Anda rasakan beberapa hari usai menjalani proses ini.Efektivita dermabrasi untuk menghilangkan tato permanen tidak sebaik operasi laser ataupun eksisi. Dokter umumnya tidak merekomendasikan prosedur ini sebagai opsi pertama.

Catatan dari SehatQ

Menghilangkan tato harus mempertimbangkan banyak hal. Apa yang sukses di orang lain belum tentu sukses pada lainnya, karena banyak faktor seperti ukuran, warna, tinta, dan jenis tato yang dimiliki.Belum lagi jika orang yang bertato punya kulit sensitif atau mempunyai bakat keloid, maka operasi laser tidak direkomendasikan. Ini penting untuk mengantisipasi reaksi kulit saat dilakukan operasi laser, yang kadang tidak tuntas dalam satu sesi saja.Perhitungkan pula biaya yang diperlukan untuk melakukan prosedur penghilangan tato. Umumnya, biaya melakukannya dengan tenaga profesional bersertifikasi tidaklah murah. Jika ada yang murah namun tidak terjamin kualitasnya, sebaiknya pikir ulang.Tak kalah penting saat melakukan prosedur penghilangan tato, pastikan seluruh peralatan yang digunakan benar-benar steril.
kulit dan kecantikankulit sensitifmasalah kulit
Healthline. https://www.healthline.com/health/tattoo-removal-cream
Diakses 26 April 2020
Medicine Net. https://www.medicinenet.com/tattoo_removal/article.htm
Diakses 26 April 2020
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/adult-health/expert-answers/tattoo-removal-cream/faq-20058090
Diakses 26 April 2020
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/tests-procedures/tattoo-removal/about/pac-20395105
Diakses 26 April 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait