Apakah Jahe Bisa Mencegah Kehamilan? Ketahui Faktanya

(0)
05 Feb 2021|Dina Rahmawati
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Apakah jahe bisa mencegah kehamilan tidak dapat dibuktikan dengan ilmiahJahe dipercaya mendorong kontraksi rahim dan menstruasi
Tidak semua wanita mau menggunakan alat kontrasepsi untuk mencegah kehamilan. Keengganan ini biasanya berasal dari kekhawatiran mereka mengenai berbagai risiko kontrasepsi pada tubuh, seperti meningkatkan berat badan, menimbulkan jerawat, dan menurunkan gairah seksual. Selain itu, tidak sedikit pria yang enggan menggunakan alat pengaman karena merasa mengurangi kenikmatan bercinta. Atas dasar inilah, banyak orang melirik tanaman herbal seperti jahe sebagai metode alternatif untuk menunda kehamilan. Namun, apakah jahe bisa mencegah kehamilan dengan efektif? 

Apakah jahe bisa mencegah kehamilan?

Jahe telah digunakan secara turun-temurun untuk mendorong kontraksi rahim dan menstruasi. Sehingga, tanaman herbal ini dipercaya dapat mencegah kehamilan. Supaya bisa menikmati khasiat ini, biasanya jahe diolah menjadi teh untuk dikonsumsi secara rutin.Pertama-tama, masukkan sepotong jahe segar yang telah dikupas dan diiris dalam panci berisi air selama 5-7 menit. Kemudian, saring air rebusan jahe tersebut dan tambahkan madu atau gula pasir secukupnya. Teh jahe pun siap dikonsumsi.
Minum teh jahe 4 cangkir setiap hari
Anda disarankan untuk minum 4 cangkir teh jahe setiap harinya. Akan tetapi, konsumsi teh ini tidak disarankan lebih dari 5 hari. Selain itu, jika Anda tidak bisa membuat teh jahe sendiri, cobalah mencampurkan jahe bubuk ke dalam air hangat untuk diminum. Meski kedengarannya menjanjikan, apakah jahe bisa mencegah kehamilan secara efektif? Sayangnya, efektivitas jahe dalam mencegah kehamilan belum bisa dibuktikan secara ilmiah. Apalagi penelitian mengenai hal ini masih sangat terbatas. 

Risiko menggunakan herbal dalam mencegah kehamilan 

Setelah mengonsumsi jahe atau tanaman herbal lainnya, sebagian orang mungkin merasakan sejumlah efek samping, seperti:
  • Mual
  • Mulas
  • Nyeri ulu hati
  • Diare
  • Kelelahan
  • Reaksi alergi
  • Tekanan darah rendah
  • Sensitif terhadap sinar matahari
  • Iritasi atau peradangan ginjal.
Terkadang, penggunaan herbal bersama obat-obatan tertentu bisa menimbulkan interaksi yang berbahaya. Oleh sebab itu, Anda harus berhati-hati dan berkonsultasi terlebih dahulu pada dokter sebelum menggunakan jahe atau tanaman herbal lainnya untuk mencegah kehamilan.Anda juga bisa saja sudah hamil, tapi belum menyadarinya saat sedang mengonsumsi jahe secara rutin. Hal ini bisa berbahaya karena bisa meningkatkan risiko keguguran, cacat lahir, hingga berat lahir rendah pada bayi.

Cara mencegah kehamilan lainnya

Selain menggunakan jahe atau tanaman herbal lainnya, ada beberapa cara mencegah kehamilan lainnya yang bisa Anda coba.

1. Hindari melakukan penetrasi

Penetrasi memungkinkan sperma masuk ke dalam vagina
Untuk sementara, hindari melakukan penetrasi saat berhubungan intim. Meski begitu, Anda masih bisa melakukan aktivitas seksual lainnya, seperti oral seks, masturbasi, atau hanya saling bergesekan. Dengan begitu, sperma pun tidak akan masuk ke dalam vagina.

2. Mengeluarkan penis sebelum ejakulasi

Cara ini termasuk yang paling sering dilakukan untuk mencegah kehamilan. Mengeluarkan penis sebelum ejakulasi bisa mencegah sperma membuahi sel telur. Anda harus memastikan untuk menarik penis pada waktu yang tepat. Meski demikian, cara ini tidak selalu efektif karena cairan yang keluar sebelum ejakulasi bisa saja mengandung sperma.

3. Tidak berhubungan seks saat masa subur

Hindari berhubungan seks saat masa subur
Berhubungan seks saat masa subur memiliki peluang yang tinggi untuk menghasilkan kehamilan. Jadi, hindari dulu berhubungan seks pada masa ini. Jika Anda memiliki siklus menstruasi yang teratur, gunakan aplikasi penghitung masa subur untuk mengetahui kapan jadwal ovulasi Anda. Namun, kalau siklus haid tidak teratur, Anda bisa melakukan pengukuran suhu basal tubuh.

4. Menggunakan alat kontrasepsi

Cara mencegah kehamilan yang paling efektif adalah dengan menggunakan alat kontrasepsi. Terdapat pilihan alat kontrasepsi berupa pil KB, KB suntik, atau KB spiral yang bisa Anda gunakan. Namun, sebaiknya konsultasikan dengan bidan atau dokter kandungan mengenai kegunaan maupun efek penggunaan kontrasepsi yang mungkin bisa terjadi pada diri Anda.Meski penggunaan jahe maupun herbal lainnya sering kali dianggap lebih aman, Anda harus tetap berhati-hati. Apalagi efektivitasnya belum bisa dibuktikan secara ilmiah.Jika Anda ingin bertanya lebih lanjut mengenai mencegah kehamilan, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
kehamilanmasa suburjahekontrasepsi
Healthline. https://www.healthline.com/health/womens-health/induce-period#natural-treatments
Diakses pada 22 Januari 2021
Healthline. https://www.healthline.com/health/natural-birth-control#herbal-remedies
Diakses pada 22 Januari 2021
Healthline. https://www.healthline.com/health/birth-control/herbal-birth-control#Alternative-Options-for-Birth-Control
Diakses pada 22 Januari 2021
Web MD. https://www.webmd.com/vitamins-and-supplements/ginger-uses-and-risks#1
Diakses pada 22 Januari 2021
Verywell Health. https://www.verywellhealth.com/natural-birth-control-methods-906798
Diakses pada 22 Januari 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait