Hepatitis C menular apabila terjadi kontak langsung dengan darah dari penderita Hepatitis C.
Hepatitis C menular apabila terjadi kontak langsung dengan darah dari penderita Hepatitis C.

Hepatitis C adalah penyakit hati yang bersifat menular dan disebabkan oleh virus HCV. Sama halnya dengan infeksi jenis lainnya, HCV hidup di dalam darah dan cairan tubuh manusia. Seseorang bisa terjangkit virus Hepatitis C melalui kontak langsung dengan darah dari penderita Hepatitis C.

Hepatitis C menular lewat seks apabila terjadi transmisi cairan tubuh berupa liur atau sperma, tetapi ini tergolong jarang terjadi.

Sebuah studi pada 2013 menemukan bahwa 1 di antara 190 ribu hubungan heteroseksual bisa mengakibatkan transmisi HCV. Responden dari studi ini juga menjalani hubungan seksual secara monogami.

Potensi HCV atau Hepatitis C menular lewat seks menjadi lebih tinggi apabila:

  • Anda memiliki beberapa pasangan seksual
  • Anda berpartisipasi dalam hubungan seksual yang kasar dan berpotensi terluka atau berdarah
  • Anda tidak menggunakan proteksi seperti kondom
  • Anda tidak menggunakan pelindung secara benar
  • Anda memiliki penyakit menular seksual atau HIV

Apakah Hepatitis C Menular dari Seks Oral?

Tidak ada bukti yang menerangkan bahwa HCV bisa ditularkan melalui seks oral. Namun, ada kemungkinan infeksi apabila terjadi kontak darah dari orang yang memberikan atau menerima seks oral.

Risiko kecil ini bisa saja terjadi dalam kondisi:

  • Menstruasi
  • Pendarahan pada gusi
  • Infeksi tenggorokan
  • Luka infeksi pada gusi
  • Luka infeksi dalam mulut dan lidah
  • Infeksi menular seksual (HPV)
  • Luka pada kulit yang terlibat pada aktivitas seks oral

Berbeda dari Hepatitis C yang jarang menular lewat hubungan seks, HCV lebih berpotensi ditularkan melalui seks, yaitu lewat seks. Sebab, jaringan kulit rektal yang lebih rentan terkoyak saat berhubungan seks.

Aktivitas Lain yang Menyebabkan Hepatitis C Menular

Berdasarkan data US Department of Health and Human Services, menggunakan jarum suntik yang sama adalah cara penularan Hepatitis C yang paling umum. Penularan Hepatitis C juga dapat terjadi akibat berbagi penggunaan pisau cukur, sikat gigi, dan gunting kuku dengan orang lain.

Virus HCV tidak bisa ditularkan dari kontak biasa, seperti berbagi gelas minuman atau alat makan, termasuk berpelukan, berpegangan tangan, berciuman, bersin, atau batuk.

Aktivitas menyusui tidak akan menularkan virus Hepatitis C dari ibu ke bayi. Meski demikian, bayi yang lahir dari ibu pengidap Hepatitis C lebih berpotensi juga memiliki virus yang sama. Jika ibu hamil menderita Hepatitis C, maka ada 1 diantara 25 kemungkinan virus akan diturunkan ke bayi.

Jika ayah dari bayi memiliki Hepatitis C, tapi ibu tidak, maka virus tidak akan diturunkan ke bayi. Namun ada juga kemungkinan ayah menularkan kepada ibu, yang akhirnya diturunkan ke bayi.

Proses kelahiran secara normal atau operasi tidak meningkatkan risiko penularan virus Hepatitis C kepada bayi.

Menghindari Risiko Hepatitis C

Karena belum adanya vaksin terhadap Hepatitis C, Anda dianjurkan untuk mengikuti tips berikut demi menghindari risiko penyakit tersebut :

  • Hindari berbagi atau menggunakan jarum yang sama, apapun jenisnya, baik untuk tato, tindik, dan akupuntur. Pastikan seluruh alat medis sudah tersterilisasi, termasuk saat memeriksa kesehatan gigi.
  • Menggunakan kondom saat berhubungan seks, termasuk saat seks oral.
  • Menghindari berhubungan seks jika pasangan sedang terluka di daerah genital.
  • Memeriksa kesehatan seksual secara rutin, termasuk dengan pasangan.
  • Mempraktikkan gaya hidup monogami/tidak bertukar pasangan.
  • Menerapkan proteksi ekstra jika Anda memiliki virus HIV positif, karena potensi terjangkit HCV yang lebih besar.

Jika memiliki penyakit Hepatitis C, Anda harus bersikap jujur pada pasangan tentang kondisi ini. Dengan demikian, baik Anda maupun pasangan, bisa mengambil langkah-langkah pencegahan untuk menghindari penularan.

Sangat penting bagi Anda untuk tetap mempraktikkan kehidupan seksual yang sehat dan aman. Caranya, dengan menggunakan kondom, memeriksakan kesehatan secara terjadwal dan melakukan hubungan seks secara aman dan sehat.

Healthline. https://www.healthline.com/health/hepatitis-c-sexual-transmission
Diakses pada Februari 2019

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/hepatitis-c/expert-answers/hepatitis-c/faq-20058441
Diakses pada Februari 2019

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed