Apakah Hand Sanitizer Kedaluwarsa Bisa Cegah Virus Corona?

Hand sanitizer kedaluwarsa tidak efektif bunuh virus corona
Hand sanitizer kedaluwarsa tidak lagi efektif membunuh virus corona di tangan.

Di tengah melambungnya kebutuhan masyarakat akan hand sanitizer, Anda harus lebih berhati-hati lagi sebelum membelinya. Sebelum menggunakannya, lihatlah dulu tanggal kedaluwarsanya. Sebab, hand sanitizer kedaluwarsa dianggap tidak efektif lagi dalam membunuh virus di tangan, termasuk Covid-19.

Dapatkah hand sanitizer kedaluwarsa membunuh virus corona?

Biasanya, "usia" hand sanitizer bisa mencapai 2-3 tahun. Setelah itu, efektivitasnya dalam membunuh kuman dan virus menurun.

Tanggal kedaluwarsa menandakan bahwa bahan aktif yang dikandung hand sanitizer seperti alkohol, sudah tidak stabil dan efektif. Itulah sebabnya, Anda disarankan untuk tidak menggunakannya lagi.

Terutama di tengah masa darurat virus corona, ketika banyak orang yang berlomba-lomba membeli hand sanitizer. Ditakutkan, rasa khawatir bisa membuat "melupakan" hal-hal penting lain, seperti tanggal kedaluwarsa hand sanitizer.

Perlu diakui, menggunakan hand sanitizer kedaluwarsa yang dioleskan ke kulit tangan, memang tidak berbahaya. Namun ingatlah, bahan aktif yang dikandungnya, seperti alkohol, sudah tidak seefektif dulu lagi, atau bahkan tidak efektif sama sekali.

Kesimpulannya, Anda disarankan untuk tidak menggunakan hand sanitizer kedaluwarsa untuk membunuh virus corona yang mungkin "hinggap" di tangan. Belilah hand sanitizer baru yang mengandung alkohol.

Mengapa hand sanitizer bisa kedaluwarsa?

Hand sanitizer
Hand sanitizer

Hand sanitizer mengandung alkohol, yang akan menguap ketika terekspos oleh udara. Walaupun cairan hand sanitizer berada di dalam botol yang tertutup rapat, tetap saja botol itu tidak kedap udara. Itu artinya, udara masih bisa masuk ke dalam, sehingga alkohol bisa menguap.

Seiring berjalannya waktu, alkohol yang dikandung hand sanitizer akan terus menguap, sehingga membuat efektivitasnya menurun.

Saat itulah hand sanitizer disebut kedaluwarsa dan dianggap tidak efektif dalam membunuh virus corona yang mungkin ada di tangan Anda.

Virus corona

Positif tertular virus corona? Ini yang harus Anda lakukan!

Terpaksa ke luar rumah di tengah peliknya virus corona? Ingatlah perlindungan ini.

Jangan mudah percaya mitos, kenali fakta virus corona di sini.

Hand sanitizer vs. cuci tangan, mana yang lebih baik?

Hand sanitizer
Hand sanitizer

Badan kesehatan dunia, World Health Organization (WHO), terus menggaungkan penggunaan hand sanitizer dan kebiasaan cuci tangan, di tengah masa pandemi virus corona. Sebab, tangan menjadi salah satu tempat favorit virus corona hinggap. Oleh karena itu, virus ini bisa masuk lewat hidung, mulut, atau mata, ketika tangan Anda menyentuh wajah.

Masyarakat pun bertanya-tanya, manakah yang lebih efektif membunuh virus corona, hand sanitizer atau mencuci tangan dengan sabun?

Menurut sebuah penelitian dari Rush University di Chicago, Amerika Serikat, hand sanitizer belum bisa “mengalahkan” keampuhan mencuci tangan dalam membunuh virus.

Memang, hand sanitizer juga bisa digunakan untuk membunuh virus di tangan, tapi mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun dianggap lebih efektif dalam membunuh virus.

The Centers for Disease Control and Prevention (CDC) dari Amerika Serikat juga senada dengan para peneliti di Rush University. Mereka menyarankan masyarakat untuk lebih sering lagi mencuci tangan dengan air bersih dan sabun, guna membunuh segala macam virus (termasuk virus corona), bakteri, ataupun kuman yang ada di tangan.

Namun menurut CDC, jika sedang dalam keadaan darurat, menggunakan hand sanitizer pun tidak masalah.
Terlebih lagi, tidak semua hand sanitizer dapat membunuh virus. CDC merekomendasikan penggunaan hand sanitizer yang mengandung minimal 60% alkohol, dengan mengoleskannya ke tangan dan menggosoknya hingga kering.

Cara hand sanitizer dengan bahan Ethanol 96% di rumah

Daripada menggunakan hand sanitizer kadaluarsa, lebih baik Anda membuat hand sanitizer yang sesuai dengan anjuran WHO sendiri dari rumah. Untuk hasil akhir hand sanitizer sebanyak 1 liter, berikut bahan-bahan yang diperlukan:

  • Ethanol 96% sebanyak 833 ml
  • Gliserin sebanyak 14,5 ml
  • Hidrogen peroksida sebanyak 41,7 ml
  • Air suling steril (distilasi) atau air minum yang direbus ditambahkan hingga larutan mencapai 1 liter (sekitar 110 ml atau hingga mencapai batas 1 liter pada gelas ukur).

Lakukan langkah-langkah di bawah ini secara rinci agar hasil yang diharapkan sesuai dengan standar dari WHO:

  • Ukur semua bahan yang telah disiapkan sesuai dengan takarannya
  • Pertama, masukan ethanol atau isopropil alkohol pada jerigen ataupun botol yang sudah bersih
  • Masukan hidrogen peroksida ke dalam jerigen atau botol yang sudah berisi alkohol
  • Selanjutnya, masukan gliserin ke dalam jerigen atau botol. Perlu diperhatikan, cairan gliserin bertekstur lengket dan kental. Pastikan jangan ada yang tertinggal di gelas ukur dengan cara membilasnya dengan air suling.
  • Setelah semua bahan terkumpul dalam jerigen ataupun botol yang Anda gunakan, tambahkan air suling hingga mencapai 1 liter.
  • Segera tutup jerigen atau botol setelah semua bahan dimasukan untuk menghindari alkohol menguap.
  • Campurkan semua bahan dengan cara mengocok jerigen atau botol dengan perlahan hingga dapat semua bahan tercampur rata.
  • Segera distribusikan campuran hand sanitizer ke dalam botol yang lebih kecil agar mudah untuk digunakan dan dibawa kemana saja.
  • Simpan botol-botol tersebut selama 72 jam untuk memastikan tidak ada kontaminasi mikroorganisme dari wadah botol.
  • Hand sanitizer siap digunakan.

Catatan dari SehatQ

Jangan biarkan rasa takut terhadap virus corona, membuat Anda tidak berpikir jernih saat membeli kebutuhan Anda. Salah satunya hand sanitizer, “senjata” yang harus dibawa ke mana-mana guna mencegah virus corona.

Ingatlah untuk selalu melihat tanggal kedaluwarsa hand sanitizer, sebelum memakainya. Sebab, jika sudah melebihi tanggal kadaluwarsa, bahan aktif yang dikandungnya tidak efektif lagi dalam membunuh virus corona.

Healthline. https://www.healthline.com/health/does-hand-sanitizer-expire
Diakses pada 1 April 2020

WHO. https://www.who.int/emergencies/diseases/novel-coronavirus-2019/advice-for-public
Diakses pada 1 April 2020

CDC. https://www.cdc.gov/coronavirus/2019-ncov/prevent-getting-sick/prevention.html?CDC_AA_refVal=https%3A%2F%2Fwww.cdc.gov%2Fcoronavirus%2F2019-ncov%2Fprepare%2Fprevention.html
Diakses pada 1 April 2020

SehatQ. https://www.sehatq.com/artikel/cara-membuat-hand-sanitizer-sesuai-standar-who
Diakses 20 Mei 2020

Artikel Terkait