Apakah Aman Asam Mefenamat untuk Ibu Hamil?

(0)
Penggunaan asam mefenamat untuk ibu hamil cenderung tidak amanAsam mefenamat umum digunakan untuk mengobati nyeri, demam, dan radang
Asam mefenamat adalah obat pereda nyeri yang umum digunakan untuk mengobati nyeri ringan, radang, dan demam. Meski ampuh mengatasi kondisi tersebut, penggunaan asam mefenamat untuk ibu hamil tidak dapat sembarangan. Lantas, seberapa aman asam mefenamat untuk ibu hamil?

Asam mefenamat untuk ibu hamil belum tentu aman

Ibu hamil memang memiliki keterbatasan dalam mengonsumsi obat-obatan, termasuk obat pereda nyeri seperti asam mefenamat.Asam mefenamat adalah golongan obat antiinflamasi nonsteroid atau OAINS yang bertujuan untuk mengobati nyeri, radang, dan demam.Asam mefenamat bekerja dengan cara menurunkan kadar prostaglandin, yakni suatu hormon yang menyebabkan nyeri dan radang di dalam tubuh.Pada sebagian orang, asam mefenamat menjadi pilihan untuk mengatasi sakit gigi, sakit kepala, nyeri haid, hingga radang sendi.
Asam mefenamat untuk ibu hamil sebenarnya tidak aman dikonsumsi
Konsumsi asam mefenamat untuk ibu hamil harus sesuai resep doktter
Meski ampuh mengatasi kondisi tersebut, penggunaan asam mefenamat untuk ibu hamil terutama pada usia kehamilan 30 minggu atau lebih cenderung tidak aman kecuali dengan resep dokter.Ini karena asam mefenamat untuk ibu hamil tergolong sebagai obat kategori C oleh US Food and Drugs Administration (FDA).Artinya, obat-obatan ini boleh dikonsumsi dengan catatan manfaat yang didapat lebih besar daripada risiko membahayakan janin dalam kandungan.Jika Anda berada di usia hamil 30 minggu atau lebih dan sudah terlanjur minum asam mefenamat, sebaiknya segera beri tahu dokter Anda.

Apa risiko yang mungkin muncul akibat konsumsi asam mefenamat untuk ibu hamil?

Konsumsi asam mefenamat untuk ibu hamil bisa membahayakan janin dalam kandungan
Pembuluh darah plasenta menutup jadi efek samping asam mefenamat untuk bumil
Asam mefenamat untuk ibu hamil cenderung tidak aman dikonsumsi, terutama pada usia trimester kehamilan ketiga.Adapun beberapa risiko yang mungkin muncul akibat penggunaan asam mefenamat untuk ibu hamil adalah sebagai berikut:

1. Pembuluh darah plasenta menutup

Salah satu risiko penggunaan asam mefenamat untuk ibu hamil adalah pembuluh darah plasenta yang menutup lebih cepat.Hal ini karena di dalam rahim, pembuluh darah di plasenta harus tetap terbuka guna menyalurkan nutrisi dan oksigen dari ibu ke janin.Konsumsi asam mefenamat untuk ibu hamil dapat memicu tertutupnya duktus arteriosus, yaitu pembuluh darah yang berperan penting dalam transpor darah, oksigen dan nutrisi untuk janin.Tertutupnya pembuluh darah ini mengakibatkan kelahiran prematur dan permasalahan janin lainnya.

2. Oligohidramnion

Sama seperti golongan OAINS pada umumnya, penggunaan asam mefenamat untuk ibu hamil berisiko mengakibatkan oligohidramnion.Oligohidramnion adalah kondisi di mana jumlah cairan ketuban yang mengelilingi janin dalam rahim terlalu sedikit.

3. Hipertensi pulmonal persisten neonatus

Meski jarang terjadi, hipertensi pulmonal persisten neonatus atau Persistent Pulmonary Hypertension of The Newborn (PPHN) juga menjadi risiko penggunaan asam mefenamat untuk ibu hamil.Hipertensi pulmonal persisten neonatus adalah kondisi ketika sistem sirkulasi bayi yang baru lahir tidak dapat beradaptasi dengan bernapas di luar rahim.Pada beberapa kasus, kondisi ini dapat disebabkan oleh penutupan pembuluh darah di plasenta.Beberapa hasil penelitian skala kecil telah menunjukkan adanya hubungan antara PPHN dan penggunaan OAINS selama masa kehamilan.Kendati demikian, masih diperlukan penelitian lebih lanjut mengenai hubungan PPHN dan OAINS, khususnya asam mefenamat.Selain itu, asam mefenamat diyakini dapat mengganggu kesuburan wanita. Maka dari itu, wanita yang sedang merencanakan kehamilan tidak dianjurkan mengonsumsi obat ini.

Obat pereda nyeri untuk ibu hamil yang aman dikonsumsi

Jika rasa nyeri, radang, atau demam tak tertahankan selama kehamilan, dokter mungkin akan merekomendasikan ibu hamil menggunakan obat pereda nyeri di luar asam mefenamat guna menghindari risiko membahayakan pada janin.Obat pengganti asam mefenamat untuk ibu hamil yang tergolong aman dikonsumsi adalah paracetamol.Paracetamol untuk ibu hamil bisa digunakan untuk mengendalikan rasa nyeri, radang, atau demam selama kehamilan.
Obat pengganti asam mefenamat untuk ibu hamil adalah paracetamol
Paracetamol untuk ibu hamil cenderung aman dikonsumsi
Akan tetapi, penting mengonsumsi paracetamol untuk ibu hamil dengan dosis yang seminimal mungkin serta dalam waktu yang singkat.Jika paracetamol tidak dapat mengendalikan meringankan rasa nyeri, radang, atau demam yang Anda alami, segera konsultasikan dengan dokter. Dokter akan memberikan rekomendasi obat pereda nyeri untuk ibu hamil yang aman atau diagnosis penyebabnya dengan tepat.Saat ingin menggunakan suatu jenis obat, alangkah baiknya Anda berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter. Tak terkecuali asam mefenamat untuk ibu hamil.Dengan ini, Anda bisa mengetahui apakah manfaat mengonsumsi suatu obat sebanding dengan risiko membahayakan janin dalam kandungan atau tidak. Sebab, asam mefenamat untuk ibu hamil belum pasti aman dikonsumsi. Ada risiko membahayakan janin dalam kandungan jika Anda mengonsumsinya saat hamil, terutama pada usia trimester kehamilan ketiga.Jika Anda masih ada pertanyaan soal penggunaan asam mefenamat untuk ibu hamil serta obat-obatan lainnya yang aman untuk bumil, konsultasikan langsung dengan dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ.Caranya, download sekarang di App Store dan Google Play.
hamilkehamilanmengonsumsi obat saat hamilibu hamil
Drugs. https://www.drugs.com/pregnancy/mefenamic-acid.html#ref_pregnancy
Diakses pada 24 September 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/mefenamic-acid-oral-capsule#important-considerations
Diakses pada 24 September 2020
Medicines in Pregnancy. https://www.medicinesinpregnancy.org/Medicine--pregnancy/Mefenamic-acid/
Diakses pada 24 September 2020
NHS. https://www.nhs.uk/common-health-questions/pregnancy/can-i-take-paracetamol-when-i-am-pregnant/#
Diakses pada 24 September 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait