Pemeriksaan dan pemberian antibiotik oleh dokter sangat diperlukan untuk mengobati gonore
Pengobatan gonore hanya bisa dilakukan dengan pemberian antibiotik oleh dokter

Menderita infeksi menular seksual atau penyakit kelamin, seperti gonore atau kencing nanah tentu rasanya menyiksa. Ingin periksa ke dokter untuk mendapatkan pengobatan gonore, tetapi rasanya pasti memalukan.

Penyebab gonore adalah infeksi bakteri Neisseria gonorrhoeae. Bakteri ini paling sering menular melalui hubungan intim, termasuk seks oral dan seks anal. 

Penyakit gonore menyebabkan rasa sakit dan keluarnya nanah dari alat kelamin. Banyak orang berusaha mencari obat alami untuk mengatasi gonore. Apakah benar ada pengobatan gonore secara alami? Simak faktanya melalui pemaparan di bawah ini!

[[artikel-terkait]]

Tidak ada pengobatan gonore dengan obat alami

Anda tidak salah membacanya, pengobatan gonore hanya dapat dilakukan dengan pemberian antibiotik. Namun, meskipun pengobatan gonore dapat dilakukan dengan antibiotik, tetapi antibiotik tidak dapat menghilangkan kerusakan yang ditimbulkan oleh penyakit gonore.

Beberapa jenis gonore tidak mempan dengan antibiotik tertentu (resisten). Pada kondisi demikian, dokter dapat merekomendasikan agar penderita mendapatkan dua jenis antibiotik, yaitu antibiotik yang disuntikkan dan antibiotik yang dikonsumsi secara oral.

Apa yang terjadi jika pengobatan gonore tidak dilakukan?

Jika penderita tidak mendapatkan pengobatan gonore yang tepat, maka penderita dapat mengalami masalah kesehatan yang serius dan permanen. Pada wanita, pengobatan gonore yang tidak segera dilakukan dapat menimbulkan penyakit radang panggul.

Penyakit radang panggul pada wanita ditandai dengan kehamilan di luar rahim, tumpukan jaringan luka yang menutupi saluran reproduksi perempuan (tuba falopi, serviks, dan rahim), rasa sakit pada panggul atau perut yang berkepanjangan, dan kemandulan.

Pada pria, pengobatan gonore yang tidak segera dilakukan dengan tepat dapat menimbulkan rasa sakit pada saluran testis. Pada kasus yang tidak umum, gonore dapat menyebabkan kemandulan dan dapat menyebar di darah dan persendian.

gonore

Antibiotik untuk pengobatan gonore

Antibiotik yang diberikan untuk pengobatan gonore meliputi ceftriaxone dalam bentuk injeksi yang dikombinasikan dengan azithromycin atau doxycycline yang dikonsumsi secara oral.

Gemifloxacin yang dikonsumsi secara oral atau injeksi gentamicin dengan kombinasi azithromycin dapat menjadi kombinasi pengobatan gonore lainnya yang dapat diberikan, terutama bagi penderita yang alergi dengan antibiotik jenis cephalosporin, seperti ceftriaxone.

Sebagai bentuk pencegahan agar Anda tidak menularkan gonore atau terinfeksi gonore lagi, Anda tidak diperbolehkan melakukan hubungan seksual selama tujuh hari setelah menghabiskan antibiotik yang diberikan dokter.

Bayi yang lahir dari ibu yang menderita gonore harus segera diberikan medikasi pada matanya agar tidak terjadi infeksi pada mata bayi. Pengobatan gonore pada bayi juga dapat dilakukan dengan antibiotik jika terdapat infeksi pada bayi.

Penting untuk merujuk pasangan Anda untuk diperiksa jika Anda mengalami gonore, meskipun tidak terdapat tanda-tanda gonore yang terlihat. Pasangan Anda juga perlu penanganan dan pengobatan gonore yang sama dengan yang Anda jalani.

Diagnosis gonore

Diagnosis gonore harus dilakukan untuk menentukan apakah gejala gonore yang Anda derita memerlukan pengobatan gonore atau tidak. Diagnosis dilakukan dengan mengambil contoh urine atau menyeka daerah yang mengalami gonore.

Daerah yang mengalami gonore dapat terjadi di daerah alat kelamin, tenggorokan, ataupun vagina. Dokter juga mungkin akan merekomendasikan Anda untuk mengikuti tes penyakit menular seksual lainnya, terutama tes untuk mendeteksi penyakit klamidia dan HIV.

diagnosis gonore

Lebih baik mencegah daripada mengobati!

Anda tidak perlu repot-repot memikirkan pengobatan gonore, jika Anda bisa mencegah penyakit gonore. Tentunya pencegahan gonore yang paling efektif adalah dengan tidak berhubungan seksual sama sekali. Namun, bila Anda ingin berhubungan intim, maka terdapat beberapa cara untuk mencegah gonore, yaitu:

  • Selalu menggunakan kondom saat berhubungan seksual dengan pasangan seksual Anda, termasuk saat melakukan hubungan seksual oral dan anal.
  • Pastikan bahwa pasangan Anda tidak terjangkit dengan gonore sebelum Anda berhubungan intim dengannya.
  • Jangan lupa untuk memeriksakan diri sebagai langkah preventif untuk memastikan bahwa Anda tidak terjangkit dengan gonore ataupun penyakit menular seksual lainnya.

Hentikan penularan penyakit gonore

Selain mencegah, Anda juga harus berkontribusi dengan menghentikan penularan penyakit gonore. Bila Anda terinfeksi dengan penyakit gonore, hindari berhubungan dengan pasangan seksual setidaknya tujuh hari setelah penyelesaian penanganan. 

Rujuklah juga pasangan Anda untuk memeriksakan diri untuk memastikan bahwa pasangan Anda tidak tertular penyakit gonore. 

Konsultasikan ke dokter!

Segera konsultasikan dengan dokter jika Anda atau pasangan Anda mengalami rasa terbakar atau panas saat buang air kecil, atau keluar nanah dari alat kelamin atau anus.

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed