Penyebab cegukan adalah stres, konsumsi soda atau alkohol berlebihan, hingga makan terlalu cepat
Cegukan dapat disebabkan bermacam-macam hal

Cegukan merupakan sesuatu yang lumrah terjadi sehari-hari. Di saat-saat tertentu, cegukan kadang menjadi sebuah bahan tertawaan yang mungkin akan terasa lucu jika terjadi saat bersama dengan teman-teman.

Namun, bagaimana jika cegukan terjadi di saat yang tidak tepat, seperti saat sedang memesan makanan, membicarakan presentasi penting, atau saat sedang berbicara dengan atasan. Tentunya, cegukan menjadi sesuatu yang memalukan, terutama jika Anda tidak mengetahui penyebab cegukan yang dialami.

Meskipun cegukan tidak berbahaya dan akan hilang dengan sendirinya, beberapa orang tetap bertanya-tanya mengenai penyebab cegukan. Apalagi jika cegukan tersebut tidak hilang dalam waktu yang cukup lama.

Apa sebenarnya penyebab cegukan yang menimbulkan suara “hik” tersebut? Untuk mengetahui penyebabnya, Anda perlu mengetahui terlebih dahulu bagaimana cegukan bisa terjadi.

Kemunculan Cegukan

Penyebab cegukan tidak dapat dipisahkan dari cara kerja otot diafragma. Cegukan biasanya terjadi ketika terdapat sesuatu yang mengganggu otot diafragma. Otot diafragma adalah otot berbentuk seperti kubah dan tersekat di antara paru-paru serta perut. Otot diafragma memisahkan paru-paru dan perut, serta memiliki peranan dalam sistem pernapasan.

Saat Anda menarik napas, otot diafragma akan berkontraksi menurun agar udara dapat masuk ke dalam paru-paru. Sementara saat Anda menghembuskan napas, otot diafragma akan menjadi rileks atau lemas dan membuat udara dari dalam paru-paru dapat keluar melalui mulut dan hidung.

Namun, apa yang terjadi jika sesuatu yang dapat menjadi penyebab cegukan mengganggu otot diafragma? Dalam kondisi tersebut, otot diafragma akan mulai mengejang atau berkontraksi secara tidak sengaja dan memaksa udara untuk masuk ke tenggorokan. Pada saat itulah udara yang dipaksa masuk terkena kotak suara dan membuat pita suara Anda secara tiba-tiba menutup.

Penutupan pita suara yang terjadi secara mendadak mengakibatkan suara "hik" cegukan yang sering didengar. Setelah mengetahui bagaimana cegukan bisa terjadi, mari kita telaah mengenai penyebab cegukan yang sering menjadi pertanyaan orang-orang.

Penyebab Cegukan

Kejadian cegukan pada umumnya hanya terjadi selama beberapa menit saja dan akan menghilang dengan sendirinya. Cegukan biasanya tidak terus-menerus muncul dalam jangka waktu yang panjang, seperti berbulan-bulan.

Normalnya, cegukan yang muncul secara terus-menerus hanya terjadi selama 48 jam. Penyebab cegukan yang berlangsung lama dan terus-menerus biasanya disebabkan karena adanya kondisi medis tertentu.

Penyebab cegukan yang muncul secara normal dapat melibatkan faktor fisik maupun emosional. Gangguan yang dialami otot diafragma juga biasanya tidak terjadi langsung pada otot tersebut, tetapi juga dapat terjadi pada saraf yang menghubungkan otak dengan otot diafragma. Beberapa penyebab cegukan yang umum, di antaranya:

  • Stres, terlalu cemas, atau terlalu bersemangat
  • Mengonsumsi minuman soda atau yang beralkohol secara berlebihan
  • Menelan udara saat sedang menghisap permen atau mengunyah permen karet
  • Makan terlalu banyak atau terlalu cepat
  • Adanya perubahan suhu

Dalam beberapa kasus, beberapa penyakit tertentu dapat menjadi penyebab cegukan. Jika memang disebabkan oleh penyakit, maka Anda mungkin dapat merasakan suatu ketegangan di bagian perut, tenggorokan, atau dada. Sementara itu, beberapa hal yang dapat menjadi penyebab cegukan yang berlangsung lama dan terus-menerus adalah:

  • Gangguan sistem saraf pusat, penyebab cegukan adalah karena adanya infeksi atau tumor pada sistem saraf pusat yang dapat mengganggu kontrol dari refleks cegukan, beberapa contoh gangguannya dapat berupa, stroke, meningitis, dan sebagainya.
  • Efek dari obat-obatan tertentu, obat-obatan tertentu juga dapat menjadi penyebab cegukan jangka panjang, seperti alkohol, obat bius, steroid, dan sebagainya.
  • Gangguan metabolisme, berupa diabetes, gangguan ginjal, ketidakseimbangan elektrolit, dan sebagainya.
  • Kerusakan atau gangguan pada saraf, penyebab cegukan adalah karena adanya kerusakan atau gangguan pada saraf yang berhubungan dengan otot diafragma. Kerusakan atau gangguan dapat disebabkan oleh benda-benda asing di telinga yang menyentuh gendang telinga, sakit tenggorokan, tumor di leher, dan sebagainya.

Penyebab cegukan biasanya bukanlah sesuatu yang parah, tetapi Anda perlu untuk selalu waspada jika cegukan yang terjadi muncul secara terus-menerus dan lebih dari 48 jam. Oleh karena itu, segera berkonsultasi ke dokter jika Anda atau orang-orang terdekat Anda mengalami cegukan yang berkepanjangan.

Mayo Clinic.
https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/hiccups/symptoms-causes/syc-20352613
Diakses pada 27 Maret 2019

WebMD
https://www.webmd.com/digestive-disorders/why-do-i-hiccup#1
Diakses pada 27 Maret 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed