logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Penyakit

Ragam Penyebab Cegukan, dari yang Paling Umum Hingga Sinyal Penyakit Tertentu

open-summary

Cegukan terjadi karena adanya kontraksi pada otot diafragma, yaitu pemisah antara rongga dada dan rongga perut. Kontraksi ini memengaruhi pita suara dan membuatnya menutup secara tiba-tiba, sehingga mengeluarkan bunyi 'hik'. Ada beberapa pemicu yang menyebabkan cegukan, mulai dari kebiasaan makan yang terlalu cepat hingga penyakit tertentu.


close-summary

1 Apr 2019

| Rena Widyawinata

Ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri

Penyebab cegukan adalah kebiasaan makan cepat atau terlalu banyak

Penyebab cegukan adalah kontraksi otot diafragma, yang dipicu oleh berbagai hal

Table of Content

  • Berbagai penyebab cegukan
  • Cara menghilangkan cegukan
  • Cara mencegah cegukan
  • Catatan dari SehatQ

Rasanya, hampir semua orang pernah mengalami yang namanya cegukan. Dari bayi, anak-anak, dewasa, hingga lansia pernah mengalami cegukan. Penyebab cegukan adalah adanya kontraksi pada otot diafragma.

Advertisement

Cegukan bisa hilang dengan sendirinya. Akan tetapi, cegukan yang terjadi terus-menerus, bahkan hingga berhari-hari bisa jadi merupakan sinyal adanya masalah kesehatan.

Berbagai penyebab cegukan

Melansir Mayo Clinic, penyebab utama cegukan adalah kontraksi pada otot diafragma yang tak dapat dikendalikan. Otot diafragma sendiri merupakan pemisah antara rongga dada dan rongga perut.

Kontraksi ini menyebabkan pita suara menutup secara tiba-tiba dan mengeluarkan suara ‘hik’.

Ada berbagai hal yang dapat menyebabkan otot diafragma berkontraksi dan memicu cegukan. Mulai dari kebiasaan makan, makanan yang dikonsumsi, hingga kondisi kesehatan tertentu.

Berikut ini adalah beberapa penyebab cegukan yang umum terjadi.

1. Makan terlalu banyak atau cepat

Makan terlalu banyak bisa menjadi penyebab cegukan
Makan terlalu banyak bisa menjadi penyebab cegukan

Makan terlalu banyak atau cepat dapat menyebabkan cegukan. Hal ini karena terjadi perubahan volume yang tiba-tiba pada rongga perut Anda.

Mengingat diafragma adalah pemisah antara rongga perut dan rongga dada, perubahan pada rongga perut tentu akan memengaruhi kerjanya.

Saat Anda makan terlalu cepat atau banyak bagian perut akan menjadi lebih besar dari biasanya. Lambung yang membesar ini mungkin menekan atau malah mengiritasi diafragma. Inilah yang membuat Anda cegukan.

2. Minum soda atau alkohol 

Minuman bersoda atau alkohol juga bisa jadi penyebab cegukan. Ini karena keduanya mengandung lebih banyak gas.

Masih untuk alasan yang sama dengan poin sebelumnya, gas ini membuat ukuran perut membesar sehingga dapat menekan diafragma. 

3. Makanan pedas atau panas

Perubahan suhu yang tiba-tiba di kerongkongan atau makanan pedas dapat menyebabkan cegukan. Hal ini terjadi karena perubahan suhu atau makanan pedas dapat mengiritasi otot diafragma.

Terlebih, jika iritasi terjadi pada saraf yang terletak di dekat esofagus (kerongkongan). Mengingat letak saraf yang sensitif berada di kerongkongan, cegukan bisa segera terjadi ketika Anda makan makanan yang mengiritasi.

Itu sebabnya, Anda mungkin pernah mengalami cegukan ketika baru saja menelan makanan pedas atau terlalu panas.

Selain makanan panas dan pedas, makanan atau minuman yang terlalu dingin dan asam juga bisa memicu munculnya cegukan.

Baca Juga

  • 9 Dampak Pencemaran Udara untuk Kesehatan yang Perlu Diwaspadai
  • Meski Wangi, Pengharum Ruangan Sintetis Bisa Membahayakan Kesehatan
  • Kisah Transplantasi Paru Penderita PPOK

4. Makanan yang terlalu kering

Roti yang terlalu kering bisa menyebabkan diafragma teriritasi dan kemudian terjadi cegukan
Roti yang terlalu kering bisa menyebabkan diafragma teriritasi dan kemudian terjadi cegukan

Salah satu penyebab cegukan adalah berubahnya ukuran lambung yang berdekatan dengan diafragma. Nah, makanan terlalu kering bisa jadi salah satu pemicunya.

Makanan yang terlalu kering, seperti roti misalnya, dapat mengiritasi kerongkongan Anda. Apalagi, jenis makanan seperti ini umumnya lebih sulit dikunyah dan ditelan.

Jadi, ada kecenderungan Anda akan menelannya dalam potongan yang besar. Udara yang masuk ke dalam perut akan jadi lebih banyak pula (aerophagia).

Kedua hal tersebutlah yang membuat lambung Anda akan “melar” lebih lebar dari biasanya. Muncullah cegukan.

5. Kondisi emosional

Nyatanya, kondisi emosional seseorang juga dapat menyebabkan cegukan, khususnya perasaan emosi yang berlebihan. Terlalu bahagia dan antusias, ataupun stres berlebihan, sama-sama dapat menjadi penyebab cegukan.

Meski belum diketahui penyebab pastinya, kecemasan, stres, dan kegembiraan telah dikaitkan dengan cegukan akut ataupun kronis (terus-menerus).

Penelitian yang dimuat dalam jurnal Primary care companion to the Journal of clinical psychiatry menyebutkan bahwa ada kemungkinan hal ini berhubungan dengan aerophagia, alias menelan udara terlalu banyak.

Orang yang mengalami stres cenderung menelan udara lebih banyak tanpa ia sadari. Hal ini membuat ukuran lambung jadi membesar, hingga dapat menekan diafragma.

Di samping cegukan terus-menerus, orang yang mengalaminya juga akan mengalami sendawa yang tak kunjung hilang.

6. Masalah saraf

Masalah saraf adalah salah satu penyebab cegukan terus-menerus. Iritasi yang terjadi pada saraf vagus atau saraf phrenic yang berada di diafragma membuat seseorang mengalami cegukan tanpa henti. 

Beberapa kondisi yang dapat menyebabkan saraf di diafragma teriritasi dan menyebabkan cegukan tanpa henti, antara lain:

  • GERD
  • Laringitis (sakit tenggorokan)
  • Tumor atau kista di leher

7. Gangguan sistem saraf pusat

Penyebab cegukan terus-menerus bisa berasal dari gangguan sistem saraf pusat
Penyebab cegukan terus-menerus bisa berasal dari gangguan sistem saraf pusat

Cegukan kronis, yang terjadi lebih dari 48 jam, bisa jadi merupakan tanda adanya gangguan pada sistem saraf pusat. Tumor atau infeksi yang terjadi dapat menyebabkan kerusakan pada otak, sehingga mengganggu tubuh Anda dalam mengendalikan refleks cegukan.

Beberapa gangguan sistem saraf pusat yang dapat menjadi penyebab cegukan, antara lain:

  • Stroke
  • Encephalitis
  • Meningitis
  • Cedera otak

8. Habis menjalankan operasi

Beberapa orang mengalami cegukan setelah menjalani operasi dengan bius total. Terutama, operasi yang melibatkan organ-organ pencernaan atau di dalam rongga perut lainnya.

Hal ini mungkin disebabkan oleh adanya gangguan yang memengaruhi refleks saraf phrenic. Akibatnya, aktivitas diafragma meningkat dan terjadilah cegukan.

9. Obat-obatan

Mengutip dari Journal of neurogastroenterology and motility, beberapa obat juga bisa menjadi penyebab cegukan. 

Beberapa obat yang dapat menyebabkan cegukan, antara lain obat untuk parkinsonisme, obat penenang, seperti aripiprazole, dan obat-obatan kemoterapi (cisplatin dan carboplatin).

Jika Anda memiliki riwayat cegukan kronis, informasikan ke dokter Anda. Dokter mungkin akan meresepkan alternatif obat untuk mencegah cegukan.

Cara menghilangkan cegukan

Minum air jadi cara paling sederhana untuk menghilangkan cegukan
Minum air jadi cara paling sederhana untuk menghilangkan cegukan

Umumnya, cegukan akan segera hilang dengan sendirinya dalam hitungan menit. Namun, jika memang sangat mengganggu, ada beberapa cara menghentikan cegukan yang bisa Anda lakukan, yaitu:

  • Menahan napas
  • Bernapas dalam
  • Bernapas menggunakan kantung kertas
  • Minum air perlahan
  • Menarik lidah ke arah belakang
  • Berkumur
  • Mengisap buah lemon
  • Duduk sambil memeluk lutut
  • Minta seseorang untuk mengejutkan Anda

Apabila cegukan yang Anda alami tak kunjung hilang setelah dua hari, segeralah ke dokter. Dokter mungkin akan memberikan beberapa obat untuk menghilangkan cegukan, seperti gabapentin, baclofen, dan chlorpromazine.

Cara mencegah cegukan

Untuk mencegah cegukan yang disebabkan oleh obat-obatan tertentu, dokter mungkin akan meresepkan obat lain yang bisa menjadi alternatif. Sementara itu, Anda mungkin saja diberikan obat untuk menghilangkan cegukan, sebelum menjalani operasi untuk mencegah cegukan.

Namun, mengingat penyebab cegukan yang paling umum berasal dari kebiasaan, Anda perlu mengubah kebiasaan makan Anda untuk mencegah cegukan, seperti makan lebih pelan, tidak makan terlalu pedas, hingga menghindari alkohol.

Catatan dari SehatQ

Jika cegukan yang Anda alami hanya berlangsung selama beberapa menit atau jam, tak perlu khawatir. Pasalnya, cegukan adalah hal yang normal dan dapat hilang dengan sendirinya. Jarang yang membutuhkan pengobatan medis.

Akan tetapi, jika cegukan terus terjadi selama dua hari atau lebih, segeralah pergi ke dokter. Apalagi jika disertai gejala lain, seperti sakit kepala, kehilangan keseimbangan, atau mati rasa. Bisa jadi, ada penyebab cegukan lain yang lebih serius yang perlu ditangani.

Anda juga bisa melakukan konsultasi online dengan dokter lewat aplikasi kesehatan keluarga SehatQ jika masih ada keraguan mengenai kondisi Anda. Download sekarang di App Store dan Google Play.

Advertisement

cegukanpenyakit pernapasangangguan pernapasan

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved