Apa Sebenarnya Fungsi Emosi Manusia?


Fungsi emosi membantu manusia mengambil keputusan, menghindari bahaya, bahkan membangun rasa empati. Faktor pemicu emosi bisa bersumber dari dalam atau luar diri sendiri, perasaan ini akan menghasilkan perubahan signifikan di tubuh manusia.

0,0
09 Dec 2020|Azelia Trifiana
Salah satu fungsi emosi manusia adalah untuk memahami perasaan orang lainSalah satu fungsi emosi manusia adalah untuk memahami perasaan orang lain
Cara seseorang berpikir dan berperilaku sangat bergantung pada emosi yang dirasakannya. Fungsi emosi tak hanya itu, tapi juga membantu manusia mengambil keputusan, menghindari bahaya, bahkan membangun rasa empati.Faktor pemicu emosi bisa bersumber dari dalam atau luar diri sendiri, perasaan ini akan menghasilkan perubahan signifikan di tubuh manusia. Mulai dari level energi, intonasi suara, hingga ekspresi wajah. Semakin intens, akan kian signifikan pula pengaruhnya.

Komponen penting emosi

Ada tiga bagian penting dari emosi, yaitu:
  1. Komponen subjektif tentang bagaimana manusia merasakan emosi
  2. Komponen fisiologis tentang bagaimana tubuh bereaksi terhadapnya
  3. Komponen ekspresif tentang bagaimana seseorang bertindak sebagai respons atas emosi
Ketiga elemen berbeda ini sama-sama punya peran yang berbeda dalam emosi. Terkadang, ada emosi yang hanya berlangsung singkat seperti kemarahan akibat terciprat genangan air di jalan.Namun di sisi lain, ada juga yang berlangsung lama seperti kesedihan saat patah hati atau mendapati pasangan ketahuan selingkuh.

Fungsi emosi

Tentu ada alasan mengapa aspek ini begitu penting. Bahkan anak-anak sejak kecil diajarkan validasi emosi mereka dengan mencari runutan mengapa merasa senang, sedih, takut, kaget, marah, dan sebagainya.Beberapa fungsi penting dari emosi adalah:

1. Memotivasi mengambil tindakan

Wajar jika seseorang merasa tegang saat menghadapi ujian atau wawancara kerja. Respons emosional ini membuat seseorang mengambil tindakan untuk belajar atau berlatih lebih giat. Di sinilah peran krusial perasaan, yaitu menjadi pemacu untuk bertindak sesuatu yang positifSelain itu, manusia juga secara alami bertindak untuk merasakan emosi positif dan menghindari yang negatif. Contoh sederhana yaitu melakukan hobi yang menimbulkan rasa bahagia dan puas. Tak hanya itu, juga berusaha menghindari situasi atau aktivitas yang bisa membuat tidak nyaman, sedih, atau cemas.

2. Membantu menghindari bahaya

Aspek yang membuat makhluk hidup bisa menghindari bahaya adalah intuisi yang dirasakannya. Sebagai contoh saat marah, seseorang akan mencari apa sumber kemarahan. Pun saat merasa takut, individu berusaha keras menyingkirkan ancaman.Dengan adanya emosi, manusia bisa mengambil keputusan dengan cepat. Ini sangat berkaitan dengan kemungkinan bertahan hidup sekaligus sukses.

3. Memudahkan pengambilan keputusan

Berkat emosi, manusia dapat mengambil keputusan dengan lebih mudah. Mulai dari hal sederhana seperti menu apa yang akan dipesan untuk makan malam hingga menentukan pilihan pemimpin politik yang akan didukung.Menurut penelitian, seseorang yang mengalami masalah pada bagian otak pengelola perasaan akan menurun kemampuannya mengambil keputusan dengan baik.Bahkan dalam situasi yang dianggap benar-benar hanya dikuasai logika dan pikiran rasional, sebenarnya insting juga turut berperan. Kecerdasan emosional ini sangat berperan dalam proses pengambilan keputusan.

4. Memudahkan dipahami orang lain

Saat berinteraksi dengan orang lain, sangat penting untuk memberikan sinyal tentang apa yang Anda rasakan. Merasakan naluri tertentu akan membuat seseorang menunjukkan bahasa tubuh tertentu seperti ekspresi wajah, sorot mata, dan lainnya.Tak hanya itu, emosi juga membantu mengomunikasikan apa yang sedang dirasakan kepada orang lain dengan cara menyampaikannya secara langsung. Dengan cara ini, lawan bicara akan tahu apa reaksi yang harus diberikan.

5. Membantu memahami orang lain

Di sisi lain, perasaan ini juga membuat kita bisa memahami orang lain dengan lebih mudah. Komunikasi sosial ini adalah bagian penting dari interaksi sosial sehari-hari. Ketika seseorang bisa merespons perasaan orang lain dengan tepat, maka koneksi yang terjalin bisa lebih baik.Tak hanya itu, emosi juga membantu berkomunikasi lebih efektif dalam berbagai situasi sosial. Bahkan tak hanya interaksi sesama manusia. Ketika melihat induk kucing mendesis saat kita mendekati anak-anaknya, sudah membantu memahami bahwa ia sedang marah.

Memahami emosi dari makhluk hidup di sekitar akan memberi informasi jelas bagaimana cara merespons dalam situasi tertentu. Jika tidak ada emosi, tentu sulit membayangkan apa yang tengah dirasakan orang lain. Mustahil pula membuat orang lain tahu saat Anda sedang ingin sendiri, gembira, atau cemas.Kecerdasan emosional adalah hal yang bisa dipelajari. Untuk tahu lebih banyak seputar fungsi perasaan dan juga emosi, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play.
kesehatan mentalmenjalin hubunganpola hidup sehat
Verywell Mind. https://www.verywellmind.com/the-purpose-of-emotions-2795181
Diakses pada 23 November 2020
Psychology Today. https://www.psychologytoday.com/us/blog/anger-in-the-age-entitlement/201612/the-function-emotions
Diakses pada 23 November 2020
Research Gate. https://www.researchgate.net/publication/310732693_What_are_Emotions_Structure_and_Function_of_Emotions
Diakses pada 23 November 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait