Manfaat teripang baik untuk jantung maupun kesehatan mulut
Teripang atau timun laut sudah terkenal sejak lama sebagai makanan penuh gizi

Manfaat teripang dalam budaya Asia tidak hanya dijadikan sebagai bahan makanan. Teripang atau timun laut juga diyakini memiliki banyak khasiat, sehingga kerap digunakan dalam pengobatan tradisional Cina.

Teripang adalah hasil laut yang bisa dimakan dalam kondisi segar, dan bisa juga dikeringkan untuk kemudian digunakan dalam berbagai masakan tradisional Asia. 

Kandungan nutrisi teripang

Teripang seberat 112 gram menawarkan nutrisi-nutrisi sebagai berikut:

  • Lemak: di bawah 1 gram.
  • Kalori: 60.
  • Protein: 14 gram.
  • Beragam vitamin yang meliputi vitamin A, B2 (riboflavin), serta B3 (niacin). 
  • Berbagai mineral, seperti kalsium dan magnesium. 

Selain itu, teripang juga mengandung senyawa-senyawa yang diduga sangat bermanfaat bagi kesehatan manusia. Berikut daftarnya:

  • Cairan coelomic, yaitu senyawa kimia dengan fungsi serupa sel darah putih manusia.
  • Chondroitin sulphate, yaitu senyawa yang ada dalam tulang rawan manusia.
  • Squalene, yaitu senyawa yang digunakan untuk memproduksi steroid.
  • Asam palmitat, asam stearat dan asam linoleat, yaitu jenis-jenis asam lemak yang merupakan antioksidan.
  • Triterpenoid, yaitu senyawa yang diduga bisa menghambat pertumbuhan sel-sel kanker.

Berdasarkan kandungan nutrisi dan senyawa tersebut, riset-riset dilakukan untuk membuktikan potensi manfaat teripang dalam dunia pengobatan modern. 

Manfaat teripang bagi pengobatan dan kesehatan

Beberapa penelitian mengenai manfaat teripang berikut ini menunjukkan hasil menjanjikan dalam dunia kesehatan:

1. Menjaga kesehatan jantung

Beberapa penelitian menghasilkan bukti-bukti yang menjanjikan mengenai manfaat teripang untuk memperbaiki kondisi gangguan metabolisme, yang menyebabkan penyakit kardiovaskular. 

Sebuah riset pada tikus-tikus yang diberi makan teripang kering, membuahkan kesimpulan bahwa pemberian teripang menyebabkan penurunan signifikan pada kadar kolesterol total, trigliserida, dan kolesterol LDL. Sementara penelitian lainnya menyimpulkan bahwa tikus-tikus yang diberi makan teripang juga mengalami penurunan tekanan darah. 

Kedua studi tersebut mendukung manfaat teripang dalam mengurangi risiko terjadinya atherosclerosis atau pengerasan pembuluh darah jantung maupun penyakit jantung

Meski demikian, tetap diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui apakah konsumsi teripang oleh manusia akan memberikan efek yang sama terhadap kondisi jantung. 

2. Mengobati kanker

Beberapa penelitian awal menemukan hasil bahwa senyawa dalam teripang berpotensi memiliki efek antikanker. Bukti yang didapat memang baru berdasarkan uji di laboratorium, namun hasil awalnya dianggap cukup menjanjikan.

Suatu riset menemukan bahwa senyawa Frondanol-A5P di dalam timun laut berkemungkinan membantu pengobatan kanker pankreas. Uji pada sel-sel kanker pankreas manusia memperlihatkan bahwa ekstrak teripang bisa memicu apoptosis atau kematian sel kanker. 

Efek serupa juga terjadi pada sel kanker darah, sel kanker kolon, sel kanker hati, sel kanker paru-paru, serta sel kanker payudara. Namun masih butuh lebih banyak studi sebelum kit bisa menjadikan ekstrak teripang sebagai obat kanker.

3. Mencegah infeksi di gusi dan mulut

Sebuah penelitian yang dimuat dalam Marine Drugs mengatakan bahwa teripang kemungkinan bisa bermanfaat dalam pencegahan infeksi di mulut akibat jamur Candida albicans

Infeksi jamur di mulut ini sering menyerang kelompok orang dengan kemampuan imunitas tubuh rendah. Misalnya, kalangan lanjut usia (lansia), pengidap HIV/AIDS, atau orang yang sedang menjalani pengobatan kemoterapi.

Lewat penelitian tersebut, delapan orang dewasa diberikan jelly yang mengandung ekstrak teripang. Sementara sembilan orang dewasa lainnya diberikan jelly plasebo.

Setelah mengonsumsi jelly-jelly tersebut selama tujuh hari, kedua kelompok peserta penelitian menjalani swab pada mulutnya. Hasilnya, kelompok yang diberi jelly dengan ekstrak teripang memiliki jumlah jamur Candida albicans yang lebih sedikit dalam mulutnya jika dibandingkan dengan kelompok yang mengonsumsi plasebo. 

Namun masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk menentukan apakah holotoksin (senyawa aktif dalam teripang yang berefek membasmi jamur) bisa juga digunakan untuk mengatasi infeksi mulut yang disebabkan oleh kuman. 

4. Sebagai antimikroba

Rangkaian uji laboratorium memperlihatkan bahwa ekstrak teripang mampu menghambat pertumbuhan bakteri E.coli, S.aureus, dan S. typhi. Uji coba pada tikus bahkan menunjukkan potensi ekstrak teripang untuk membantu dalam melawan sepsis atau infeksi bakteri yang menyebar ke seluruh organ tubuh melalui aliran darah. 

Sebelum bergegas untuk mendapatkan manfaat teripang tersebut, Anda perlu mengetahui apakah Anda alergi terhadap makanan laut atau tidak. Pasalnya, orang yang memiliki alergi terhadap makanan laut sebaiknya tidak mengonsumsi teripang.

Demikian pula bagi orang yang sedang menggunakan obat pengencer darah. Kelompok orang ini harus menghindari konsumsi teripang, terutama yang berbentuk ekstrak atau suplemen. Pasalnya, konsumsi teripang berisiko mengakibatkan perdarahan. 

Untuk mengetahui apakah Anda cocok atau tidak untuk mengonsumsi teripang, Anda perlu berkonsultasi ke dokter terlebih dulu. Langkah ini akan memastikan Anda bisa mendapatkan manfaat teripang dengan optimal, tanpa memengaruhi kesehatan Anda.

Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/sea-cucumber#health-benefits
Diakses pada 4 November 2019

Verywell Health. https://www.verywellhealth.com/the-benefits-of-sea-cucumber-89613
Diakses pada 4 November 2019

Artikel Terkait

  • Begini Cara Meningkatkan Stamina dengan Sehat dan Aman

    Sabu bukanlah jawaban untuk meningkatkan stamina. Ada beberapa cara untuk meningkatkan stamina tubuh dengan sehat dan menyenangkan, seperti berolahraga, meditasi dan yoga, mendengarkan musik, konsumsi makanan dan minuman penambah tenaga. Alpukat, ikan, teh, dan kopi, telur, kacang-kacangan hingga oatmeal merupakan makanan penambah tenaga yang mudah ditemukan di pasar tradisional maupun pasar modern.
    23 Jul 2019 | Arif Putra
  • 5 Manfaat Yoga Bagi Penderita Kanker

    Penelitian menunjukkan bahwa melakukan yoga dengan cara yang tepat dapat meningkatkan kualitas hidup dan semangat bagi penderita kanker. Yoga telah terbukti dapat mengurangi gejala kanker dan menghasilkan banyak manfaat. Namun, penderita kanker harus berkonsultasi kepada dokter terlebih dahulu sebelum melakukan yoga. Hal itu berkaitan dengan jenis yoga yang aman dan cocok untuk penderita.
    25 May 2019 | Azelia Trifiana

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed