Apa Saja yang Terjadi pada Janin dan Ibu di Usia Hamil 31 Minggu?

(0)
Di usia hamil 31 minggu, bayi dalam kandungan sudah bisa mengedipkan mataPada usia hamil 31 minggu, otak dan susunan saraf janin semakin berkembang
Memasuki usia hamil 31 minggu, umumnya tonjolan perut ibu sudah semakin membesar. Pada usia kehamilan 31 minggu, berbagai perkembangan pada janin terus terjadi. Ibu hamil juga merasakan berbagai perubahan dalam dirinya. Apa saja yang terjadi pada usia hamil 31 minggu?

Perkembangan janin pada usia hamil 31 minggu

Usia hamil 31 minggu, perkembangan bayi semakin banyak terjadi
Bayi sudah bisa berkedip pada usia hamil 31 minggu
Pada usia hamil 31 minggu, perkembangan janin dalam kandungan sudah sebesar buah kelapa.Bayi Anda kira-kira sudah memiliki panjang sekitar 40 sentimeter dari kepala sampai tumit dan berat mencapai 1,7 kilogram.Adapun beberapa perkembangan yang terjadi pada janin usia hamil 31 minggu atau usia trimester ketiga kehamilan, di antaranya:

1. Bayi sudah bisa berkedip

Salah satu perkembangan bayi usia kehamilan 31 minggu adalah bayi dalam kandungan sudah bisa berkedip.Menurut sebuah penelitian yang dimuat dalam Jurnal Kedokteran Ophthalmic Plastic and Reconstructive Surgery, bayi pada usia hamil 31 minggu cenderung mengedipkan matanya dengan lambat, yakni kira-kira 6-15 kali dalam satu jam.

2. Otak dan susunan saraf janin semakin berkembang

Perkembangan otak bayi dalam kandungan pada usia kehamilan 31 minggu sudah mulai berfungsi sepenuhnya. Koneksi antara sel-sel saraf di otak sudah semakin terbentuk sempurna.Bayi dalam kandungan pada usia hamil 31 minggu ini diyakini sudah dapat memproses informasi, melacak cahaya, hingga menangkap sinyal dengan kelima inderanya.Akan tetapi, indera penciuman bayi dalam kandungan belum dapat bekerja optimal karena berada dalam cairan ketuban rahim.Saat pemeriksaan ultrasonografi (USG), Anda juga dapat melihat susunan saraf tulang belakang yang semakin berkembang.

3. Bergerak lebih leluasa

Bayi dalam kandungan usia kehamilan 31 minggu sudah bisa cegukan, menelan, bernapas, serta menggerakkan tangan dan kaki kecilnya.Faktanya, beberapa bayi bahkan mengisap jempol jarinya dengan sangat kuat saat berada di dalam rahim di usia hamil 31 minggu.

4. Bayi sudah bisa kencing sendiri

Memasuki usia hamil 7 bulan, janin di dalam kandungan sudah bisa kencing sendiri. Bayi dapat mengeluarkan urine yang kemudian bercampur dengan cairan ketuban. Bayi pun dapat menelan cairan ketuban.

Perubahan tubuh ibu di usia kehamilan 31 minggu

Pada usia hamil 11 minggu, bayi sudah seukuran buah kelapa
Tonjolan perut ibu pada usia hamil 31 minggu sudah semakin besar
Tidak hanya perkembangan janin yang semakin sempurna pada usia hamil 31 minggu, tubuh ibu nyatanya juga  menimbulkan sejumlah perubahan, seperti:

1. Keluarnya ASI

Salah satu perubahan tubuh ibu pada usia hamil 31 minggu adalah payudara ibu mulai mempersiapkan diri dengan mengeluarkan kelenjar susu.Pada usia kehamilan 31 minggu, payudara ibu mungkin sudah mulai menghasilkan kolostrum. Kolostrum adalah cairan pra-susu yang menyediakan kalori dan nutrisi penting pada hari-hari pertama bayi lahir.Beberapa ibu hamil ada yang memiliki tekstur cairan kolostrum encer dan berair. Namun, ada pula yang berwarna kekuningan.Anda tak perlu kaget apabila ASI yang keluar di usia kehamilan ini terkadang sampai “banjir” dan membasahi pakaian.

2. Merasa sesak napas

Sesak napas juga menjadi perubahan pada ibu hamil di usia kehamilan 31 minggu.Penyebab sesak napas saat hamil adalah bertambahnya ukuran rahim yang menyebabkan diafragma tertekan sehingga dapat mengganggu pernapasanMeski kondisi ini dapat membuat ibu hamil merasa tidak nyaman, Anda tak perlu khawatir karena bayi dalam kandungan masih mendapatkan asupan oksigen melalui plasenta.Sesak napas pada ibu hamil merupakan kondisi yang umum terjadi.Sebagai solusinya, Anda dapat makan dalam porsi lebih sedikit, tetapi frekuensinya lebih sering. Ibu hamil juga bisa tidur dalam posisi miring ke kiri untuk membantu meringankan rasa tidak nyaman.

3. Nyeri punggung

Perubahan tubuh pada ibu hamil usia 31 minggu adalah nyeri punggung bawah seiring perkembangan bayi dalam kandungan.Nyeri punggung bawah pada ibu hamil dapat disebabkan oleh hormon kehamilan yang mengakibatkan longgarnya sendi dan ligamen yang mengikat tulang panggul ke tulang belakang.Selain itu, perkembangan rahim yang semakin membesar memicu tekanan pada saraf skiatika. Saraf skiatika adalah saraf yang membentang dari punggung bawah ke bokong dan dari area pinggul ke bagian belakang kaki.Kondisi ini tidak membahayakan janin dalam kandungan sehingga Anda tak perlu khawatir. Anda hanya perlu bergerak atau mengubah posisi sesekali untuk menghilangkan nyeri punggung.

4. Mengalami kontraksi palsu

Seiring dengan perkembangan janin 31 minggu, sebagian besar ibu hamil mulai merasakan pengetatan pada otot rahim atau yang disebut pula dengan kontraksi palsu atau Braxton Hicks.Braxton Hicks adalah kondisi kontraksi palsu yang umumnya berlangsung sekitar 30 detik.Tak hanya itu, kontraksi ini dapat muncul secara tidak teratur, tidak menyakitkan, dan kemungkinan akan hilang jika Anda mengubah posisi atau bergerak.Untuk mengatasi kontraksi palsu, Anda dapat minum banyak air dan bergerak atau mengubah posisi sesering mungkin.Tak hanya itu, biasanya ibu hamil akan sering buang air kecil, mengalami pregnancy brain, sulit tidur, hingga sakit kepala.Hal tersebut tergolong normal terjadi pada usia kehamilan 31 minggu dan akan hilang dengan sendirinya setelah Si Kecil lahir.

Cara menjaga kehamilan untuk ibu dan janin di usia 31 minggu

Untuk bisa menjaga kesehatan ibu maupun janin di usia hamil 31 minggu, berikut ini adalah beberapa cara yang bisa dilakukan:
  • Minum air putih yang banyak.
  • Mengonsumsi makanan sehat.
  • Gunakan sepatu yang nyaman saat bepergian.
  • Olahraga secara teratur dengan memilih yang intensitas ringan, seperti jalan kaki atau yoga.
  • Tidur dalam posisi miring untuk meringankan tekanan pada pembuluh darah.
  • Atur posisi kaki saat berbaring agar lebih tinggi dari jantung guna melancarkan sirkulasi darah.
  • Jika ibu hamil sudah terlalu lama berdiri, sebaiknya istirahatkan kaki dengan duduk sejenak. Sebaliknya, apabila Anda sudah terlalu lama duduk, ada baiknya berdiri atau berjalan beberapa saat.
Ibu hamil juga disarankan untuk rutin memeriksakan kandungan ke dokter, termasuk pada usia hamil 31 minggu. Dengan pemeriksan teratur, maka gangguan atau kelainan pada janin akan dapat terdeteksi sedini mungkin.Saat menginjak usia hamil 31 minggu, Anda tinggal menghitung beberapa minggu lagi untuk bisa bertemu langsung dengan Si Kecil. Jadi, usahakan untuk menjaga kesehatan diri Anda dan bayi sebaik mungkin.Segera temui dokter kandungan apabila Anda mengalami tanda-tanda kehamilan yang tidak biasa.
menjaga kehamilanhamilkehamilan
Kids Health. https://kidshealth.org/en/parents/week31.html
Diakses pada 9 September 2020
Parents. https://www.parents.com/pregnancy/week-by-week/31/
Diakses pada 9 September 2020
Baby Center. https://www.babycenter.com/pregnancy/week-by-week/31-weeks-pregnant
Diakses pada 9 September 2020
Verywell Family. https://www.verywellfamily.com/31-weeks-pregnant-4159202
Diakses pada 9 September 2020
Ophthalmic Plastic and Reconstructive Surgery. https://journals.lww.com/op-rs/Fulltext/2016/11000/Embryologic_and_Fetal_Development_of_the_Human.1.aspx
Diakses pada 9 September 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait