Apa Saja Pantangan Makanan Ibu Hamil?

25 Jun 2019 | Oleh
Ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri
Ikan mentah atau sashimi merupakan salah satu pantangan makanan ibu hamil yang sebaiknya Anda hindari selama 9 bulan
Ikan mentah atau sashimi merupakan salah satu pantangan makanan ibu hamil yang sebaiknya Anda hindari selama 9 bulan

Untuk sementara, ibu hamil harus melupakan dulu menikmati makanan favorit mereka seperti sushi, sashimi, hingga steak setengah matang. Mengingat Anda hidup bersama dengan janin, semua yang dikonsumsi haruslah aman dari daftar pantangan makanan ibu hamil.

Ketika SehatQ membahas tentang batasan ibu hamil makan durian, sudah dicantumkan bahwa sebenarnya ibu hamil boleh makan apa saja, asalkan bijak.

Meski demikian, kondisi kehamilan tiap wanita tentu berbeda. Pantangan makanan ibu hamil tetap penting diperhatikan untuk menjaga kehamilan dari risiko-risiko tertentu.

[[artikel-terkait]]

Mengapa ada makanan pantangan ibu hamil?

Ketika mengandung, fokus utamanya adalah kesehatan janin yang bisa terjamin apabila sang ibu mengonsumsi makanan kaya nutrisi. Asupan protein, karbohidrat, lemak, dan lainnya harus seimbang dan lebih diperhatikan.

Lebih jauh lagi, ada jenis-jenis makanan yang dikhawatirkan dapat membahayakan janin. Selain yang mutlak berbahaya seperti konsumsi alkohol, menu yang tak bergizi seperti junk food, ibu hamil juga perlu tahu makanan pantangan selama 9 bulan kehamilan.

Pantangan makanan ibu hamil

Ada beberapa jenis makanan yang boleh dikonsumsi tapi hanya sesekali, dan ada juga jenis yang sebaiknya benar-benar dihindari selama kehamilan.

Berikut daftar makanan pantangan ibu hamil:

  • Ikan tinggi merkuri

Merkuri biasa ditemukan di air tercemar dan sifatnya sangat beracun. Jika ibu hamil mengonsumsi ikan dengan kandungan merkuri tinggi, hal ini dapat memengaruhi ginjal, sistem saraf, dan sistem kekebalan tubuh.

Beberapa jenis ikan tinggi merkuri adalah hiu, todak, raja makerel (king mackerel), dan tuna putih. Ikan berukuran besar juga biasanya lebih tinggi kandungan merkuri karena kemungkinan memakan ikan kecil-kecil yang juga mengandung merkuri.

Sebaiknya, ibu hamil mengonsumsi ikan lain yang menjadi sumber asam lemak omega 3, seperti salmon, lele, sarden, hingga ikan kembung.

  • Ikan mentah

Selain ikan tinggi merkuri, ikan yang masih mentah juga bisa menjadi media penyebaran bakteri atau parasit seperti Vibrio, Salmonella, atau Listeria.

Bakteri seperti Listeria bisa ditemukan di tanah dan air yang tercemar. Ikan mentah bisa terpapar bakteri ini dalam proses pengolahannya. Itu sebabnya menu-menu sushi yang mentah dan sashimi sebaiknya dihindari.

Dampaknya bisa hanya berpengaruh pada sang ibu yang rentan dehidrasi dan merasa lesu. Meski demikian, infeksi yang lebih parah bisa mengancam janin.

  • Telur mentah

Telur mentah bisa saja terkontaminasi Salmonella. Perlu diingat pula bahwa telur mentah tak hanya bisa dikonsumsi dalam bentuk utuh saja, tapi bisa juga dalam olahan menu lainnya.

Misalnya mayones, dressing salad, es krim, topping cake, dan lain sebagainya. Jadi, pastikan ibu hamil membaca komposisi makanan yang mengandung telur sebelum mengonsumsinya.

  • Jeroan

Memang jeroan merupakan sumber zat besi, vitamin B12, juga vitamin A yang bagus untuk ibu hamil. Meski demikian, mengonsumsi terlalu banyak vitamin A hewani tidak direkomendasikan bagi ibu hamil.

Jika berlebihan, vitamin A justru bisa bersifat beracun dan berdampak pada hati serta menyebabkan bayi cacat lahir. Batasan ideal konsumsinya adalah tidak lebih dari sekali dalam sepekan.

  • Daging mentah

Sama seperti ikan mentah, daging mentah juga merupakan salah satu pantangan makanan ibu hamil karena risiko infeksi bakteri atau parasit seperti Toxoplasma, E. coli, Listeria, dan Salmonella.

Bakteri ini tak hanya bisa ditemukan di permukaan daging, namun juga pada otot-ototnya. Itu sebabnya olahan daging seperti daging cincang, burger, patties, harus benar-benar matang sebelum dikonsumsi.

Oleh karenanya, pastikan daging yang dikonsumsi ibu hamil benar-benar dimasak matang.

Kebersihan makanan juga menjadi syarat mutlak bagi ibu hamil. Permukaan buah dan sayuran juga bisa menjadi tempat mengendapnya bakteri dan parasit. Kontaminasi bisa saja terjadi selama proses produksi, panen, penyimpanan, hingga pengiriman.

Jadi, bijaklah memilih pantangan makanan ibu hamil selama 9 bulan kehamilan. Lebih baik menahan diri sementara demi kesehatan janin dan sang ibu.

Referensi

Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/11-foods-to-avoid-during-pregnancy#section8
Diakses pada 25 Mei 2019

NHS. https://www.nhs.uk/conditions/pregnancy-and-baby/foods-to-avoid-pregnant/
Diakses pada 25 Mei 2019

The Bump. https://www.thebump.com/a/foods-to-avoid-during-pregnancy
Diakses pada 25 Mei 2019

Yang juga penting untuk Anda
Baca Juga
Diskusi Terkait:
Lihat pertanyaan lainnya
Back to Top