Lotion bisa menjadi obat scabies yang bisa ditemukan di apotek
Kebanyakan obat scabies berbentuk lotion

Salah satu ciri khas dari penyakit scabies adalah ruam-ruam kemerahan yang gatal dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Scabies disebabkan oleh tungau jenis Sarcoptes scabiei yang bertelur di kulit bagian dalam

Rasa gatal akibat tungau tersebut dapat membuat Anda marah dan kesal sendiri. Untungnya, ada obat scabies yang bisa digunakan untuk membasmi tungau pemicu gangguan kulit ini. Namun, apakah obat scabies bisa didapatkan di apotek?

Apakah ada obat scabies di apotek?

Obat scabies di apotek berbeda dengan obat scabies yang diberikan oleh dokter. Namun, Anda bisa mencobanya untuk mengatasi scabies yang menimbulkan rasa gatal tidak tertahankan di kulit Anda.

  • Sabun atau krim belerang

Sabun atau krim belerang merupakan salah satu obat scabies di apotek yang bisa dijumpai dalam bentuk shampoo ataupun cairan. Sabun atau krim belerang mengandung sekitar 6 sampai 10 persen belerang.

Obat scabies ini dapat digunakan bersama dengan obat scabies dari dokter. Namun, konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakan penanganan scabies yang satu ini.

  • Nix

Nix adalah obat scabies di apotek yang mengandung satu persen permethrin dan biasanya digunakan untuk mengatasi kutu rambut. Akan tetapi, untuk membunuh tungau pemicu scabies, Anda memerlukan setidaknya lima persen permethrin.

Oleh karenanya, nix belum tentu dapat membunuh tungau dan telur pemicu scabies secara tuntas.

  • Antihistamin

Meskipun tidak dapat membunuh tungau, tetapi antihistamin adalah obat scabies di apotik yang dapat digunakan untuk mengatasi rasa gatal akibat scabies. Penggunaan antihistamin dapat memicu kantuk, karenanya hindari mengonsumsinya saat sedang beraktivitas.

  • Lotion calamine

Serupa dengan antihistamin, lotion calamine juga merupakan obat scabies di apotik yang berperan untuk mengurangi gejala akibat scabies dengan cara menyejukkan kulit dan mengurangi rasa gatal.

Pertama-tama bersihkan kulit dengan air dan sabun sebelum dikeringkan. Setelahnya, oleskan lotion calamine pada kulit dengan kain yang lembut atau kapas. Anda dapat menggunakannya sebanyak empat kali sehari.

Meskipun terdapat obat scabies di apotek, tetap akan lebih baik jika Anda berkonsultasi ke dokter untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang tepat.

Obat scabies dari resep dokter lebih ampuh dan sudah pasti dapat membasmi tungau penyebab scabies. Selain itu, obat scabies di apotik belum terbukti efektif dalam membunuh tungau dan telurnya.

Apa saja obat scabies yang diresepkan oleh dokter?

Berbeda dengan obat scabies di apotek, obat scabies dari dokter memiliki kandungan dan efek yang lebih kuat untuk membunuh tungau beserta telurnya. Berikut adalah beberapa obat scabies yang diresepkan oleh dokter.

  • Krim permethrin

Krim permethrin merupakan obat scabies yang dioleskan pada kulit dan berfungsi untuk membunuh tungau dan telur pemicu scabies. Krim ini cocok untuk orang dewasa, anak-anak di atas dua bulan, dan wanita yang sedang hamil.

  • Crotamiton

Crotamiton adalah obat scabies lain yang dapat diberikan oleh dokter. Obat ini bisa diberikan dalam bentuk krim atau lotion serta dioleskan satu kali sehari atau tiap dua hari.

Akan tetapi, obat ini belum tentu aman untuk anak-anak, wanita yang sedang hamil dan menyusui, serta kaum lansia yang berusia 65 tahun atau di atas 65 tahun.

  • Lotion lindane

Lotion lindane merupakan penanganan dengan senyawa kimia dan karenanya hanya direkomendasikan untuk orang-orang yang tidak kunjung sembuh meskipun sudah diberikan pengobatan scabies sebelumnya.

Lotion lindane tidak cocok untuk anak di bawah 10 tahun, wanita yang sedang hamil dan menyusui, serta orang yang memiliki berat badan di bawah 50 kilogram.

  • Ivermectin

Ivermectin merupakan obat scabies yang diberikan untuk orang-orang yang menderita gangguan sistem imun tubuh, tidak kunjung sembuh menggunakan obat scabies dalam bentuk krim atau lotion, atau untuk penderita scabies dengan kulit yang berkerak.

Ivermectin dikonsumsi secara oral dan tidak direkomendasikan untuk anak-anak yang memiliki berat badan di bawah 15 kilogram serta wanita yang sedang hamil dan menyusui.

  • Keratolytic

Krim keratolytic adalah obat scabies lain yang bisa diberikan untuk penderita scabies dengan kulit berkerak.

  • Benzyl benzoat

Keratolytic terkadang digunakan dengan benzyl benzoat sebesar 25 persen. Terkadang obat ini dipakai menggantikan krim permethrin dan bisa mengandung minyak pohon teh. Salah satu efek samping dari obat ini adalah iritasi pada kulit.

Obat scabies dalam bentuk krim atau lotion biasanya diinstruksikan oleh dokter untuk dioleskan dari leher sampai kaki untuk membasmi tungau dan telur pemicu scabies secara tuntas.

Catatan dari SehatQ

Obat scabies di apotek tidak direkomendasikan untuk digunakan karena belum tentu efektif untuk membasmi tungau beserta telurnya. Oleh karenanya, jika Anda mengalami scabies, segera konsultasikan dengan dokter.

CDC. https://www.cdc.gov/parasites/scabies/treatment.html
Diakses pada 24 Februari 2020

Healthline. https://www.healthline.com/health/scabies-otc-treatment#otc-treatments
Diakses pada 24 Februari 2020

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/scabies/symptoms-causes/syc-20377378
Diakses pada 24 Februari 2020

Artikel Terkait