Apa Saja Obat Patah Tulang di Apotik yang Bisa Dianjurkan Dokter?

(0)
30 Sep 2020|Annisa Trimirasti
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Obat patah tulang di apotik harus didapatkan sesuai dengan saran dokterObat patah tulang di apotik bisa meringankan gejala, namun tidak menyembuhkan
Penanganan utama patah tulang perlu dilakukan dengan tindakan medis seperti pemasangan gips atau bidai, dan operasi. Namun, untuk membantu proses tersebut dan pemulihan setelahnya, dokter bisa meresepkan sejumlah obat patah tulang, beberapa obat ini bisa Anda dapatkan di apotik.Patah tulang bisa terjadi pada siapa saja dan di tulang bagian manapun. Kondisi ini juga dapat terjadi akibat banyak hal, mulai dari benturan keras atau cedera hingga kondisi medis tertentu, seperti osteoporosis dan kanker.Area tulang yang patah akan mengalami nyeri dan tidak bisa digerakkan atau kaku. Area ini pun mungkin mengalami perubahan warna menjadi lebih pucat. Bila seseorang mengalami hal tersebut, segera pergi ke rumah sakit. Dokter akan melakukan Rontgen untuk memastikan kondisi dan menanganinya segera.

Langkah pengobatan utama patah tulang

Patah tulang hanya bisa ditangani dengan prosedur medis oleh dokter. Tergantung jenis dan seberapa parah kondisi patah tulang, berikut adalah 3 teknik umum untuk menanganinya:
  • Imobilisasi dilakukan dengan meminimalkan gerakan pada area patah semaksimal mungkin. Cara ini dilakukan dengan pemasangan gips atau bidai. Durasi imobilasi bisa bervariasi mulai dari 6-8 minggu.
  • Terapi bertujuan untuk mengembalikan fleksibilitas tulang dan dilakukan setelah gips atau bidai dilepas. Durasi terapi bisa membutuhkan waktu beberapa bulan.
  • Operasi dapat dilakukan untuk menanam perangkat untuk menjaga posisi tulang selama proses penyembuhan, seperti sekrup. Operasi lebih umum dilakukan bila patah tulang cukup berat dan merusak ligamen atau sendi sekeleilingnya.

Ragam obat patah tulang di apotik

Selain prosedur medis, sejumlah obat juga mungkin dokter berikan untuk meredakan nyeri dan mencegah infeksi selama proses penyembuhan patah tulang. Obat-obatan tersebut dapat berupa:
  • Obat pereda nyeri

Dokter mungkin dapat menyarankan pasien untuk menggunakan obat pereda nyeri untuk meringankan rasa sakit pada area patah tulang. Obat ini mungkin bisa Anda beli secara mandiri di apotik, seperti paracetamol. Gunakan sesuai petunjuk pemakaian di kemasan, umumnya 2 tablet (500mg) setiap 4-6 jam dan tidak lebih dari 8 tablet dalam 24 jam.Bila obat patah tulang di apotik seperti paracetamol tidak memberikan hasil maksimal, silakan berdiskusi dengan dokter. Dokter mungkin bisa meresepkan obat pereda nyeri yang lebih kuat, seperti codein. Konsumsi obat sebaiknya dibarengi dengan banyaknya asupan buah dan sayur karena codein bisa saja menimbulkan efek samping sembelit.
  • Obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS)

Obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS), seperti ibuprofen, dicolofenac, brufen, dan naproxen, juga bisa membantu meringankan rasa nyeri patah tulang sekaligus mengurangi peradangan pada area cedera. Obat ini bisa dijual bebas di apotik atau dengan resep dokter tergantung keperluan dan dosisnya.Gunakan obat sesuai petunjuk dokter atau panduan di kemasan obat. Umumnya, tablet ibuprofen (400mg) hanya boleh dikonsumsi 3 kali dalam 24 jam. Obat biasanya perlu dikonsumsi secara rutin namun hanya dalam 3-4 hari dan tidak untuk orang dengan beberapa gangguan tertentu, seperti ada tukak lambung atau penderita sakit ginjal.Anda sangat dianjurkan untuk berkonsultasi terlebih dahulu sebelum mengonsumsi OAINS untuk mengobati patah tulang. Hal ini karena OAINS bisa berpotensi menghambat proses penyembuhan tulang, terutama jika digunakan dalam jangka panjang.
  • Antibiotik

Antibiotik dapat diresepkan oleh dokter sebagai obat patah tulang, terutama pada kasus patah tulang terbuka di mana ada robekan atau luka di kulit. Antibiotik diresepkan untuk mencegah sekaligus mengatasi infeksi pada tulang.Gunakan obat sesuai arahan dokter. Obat antibiotik perlu dihabiskan untuk mencegah tubuh resisten pada obat ini. Secara umum, antibiotik untuk mengatasi infeksi tulang dapat dikonsumsi selama 6-12 minggu. Sedangkan jenis antibiotik yang digunakan bisa beragam, contohnya cefazolin dan clindamicin.

Vaksin tetanus dapat menjadi obat patah tulang

Patah tulang, terutama patah tulang terbuka, akan menyebabkan robekan pada kulit. Terlebih, robekan itu mungkin disebabkan oleh paku atau benda tajam lain yang kotor. Kedua hal ini meningkatkan area cedera terinfeksi oleh bakteri C.tetani penyebab tetanus.Oleh karena itu, setelah menjalani penanganan utama patah tulang, pasien juga dianjurkan mekaukan vaksinasi tetanus. Vaksin ini lebih dianjurkan pada orang yang belum pernah menjalaninya atau jeda sejak terakhir vaksin telah lebih dari 10 tahun. Vaksin tetanus umumnya membutuhkan booster setiap 10 tahun.Obat patah tulang dapat dijual bebas di apotik atau melalui resep dokter. Meski demikian, perlu diingat bahwa obat ini tidak berfungsi untuk menyembuhkan patah tulang namun untuk memfasilitasi proses penyembuhan dan menurunkan risiko infeksi. Satu-satunya cara untuk menyembuhkan patah tulang tetap melalui tindakan medis oleh dokter.
patah tulangtetanusantiinflamasi nonsteroid (nsaid)
American Academy of Orthopaedic Surgeons. https://orthoinfo.aaos.org/en/diseases--conditions/infections-after-fracture
Diakses pada 30 September 2020
Centers for Disease Control and Prevention. https://www.cdc.gov/tetanus/clinicians.html
Diakses pada 30 September 2020
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/broken-hand/diagnosis-treatment/drc-20450277
Diakses pada 30 September 2020
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/broken-leg/diagnosis-treatment/drc-20370416
Diakses pada 30 September 2020
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/173312
Diakses pada 30 September 2020
NHS Scotland. https://www.nhsinform.scot/illnesses-and-conditions/muscle-bone-and-joints/painkillers/should-i-take-painkillers-after-an-injury
Diakses pada 30 September 2020
NHS Trust. https://www.esht.nhs.uk/wp-content/uploads/2017/06/0429.pdf
Diakses pada 30 September 2020
NHS. https://www.nhs.uk/common-health-questions/accidents-first-aid-and-treatments/do-i-need-a-tetanus-jab-vaccine-after-an-accident-or-injury/
Diakses pada 30 September 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait