10 Manfaat Bersepeda untuk Kesehatan, Sehatkan Jantung Hingga Mental


Manfaat bersepeda untuk kesehatan antara lain bisa menurunkan berat badan, baik untuk paru-paru, menguatkan otot, membuat tidur lebih nyenyak, dan baik untuk kesehatan mental. Bersepeda juga termasuk olahraga kardio yang bagus untuk jantung.

0,0
17 Jul 2021|Aby Rachman
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Manfaat bersepeda untuk kesehatan antara lain baik untuk kesehatan mental dan menurunkan berat badanManfaat bersepeda tidak hanya Anda rasakan pada kesehatan fisik tubuh, tapi juga mental
Bersepeda memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Tidak hanya secara fisik, olahraga ini juga baik untuk kesehatan mental. Bersepeda cocok untuk semua usia dan tingkat kebugaran. Sebab Anda bisa melakukannya dalam intensitas rendah maupun tinggi.Saat bersepeda, Anda diharapkan tetap memperhatikan keamanannya dengan memilih tempat yang tidak ramai dan menggunakan alat pelindung seperti helm ataupun sepatu.

Manfaat bersepeda untuk kesehatan

Berikut ini beberapa manfaat bersepeda untuk kesehatan yang bisa Anda dapatkan:
Manfaat bersepeda untuk kesehatan adalah menyehatkan jantung
Bersepeda baik untuk kesehatan jantung

1. Baik untuk kesehatan jantung

Bersepeda termasuk salah satu olahraga kardio yang dapat meningkatkan fungsi jantung dan menjaganya tetap sehat. Hal ini telah terbukti dari beberapa penelitian, salah satunya adalah penelitian yang dilaporkan British Medical JournalPenelitian ini dilakukan oleh tim penyelidik di Universitas Glasgow. Mereka melacak 263.450 orang selama lima tahun yang melakukan perjalanan untuk bekerja dan tinggal di Inggris, Skotlandia atau Wales.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa mereka yang pergi bekerja menggunakan sepeda dapat terhindar dari kanker dan penyakit kardiovaskular alias penyakit jantung.Kanker dan penyakit kardiovaskular adalah penyakit yang melemahkan yang memiliki efek jangka panjang. Studi ini menunjukkan bahwa pengusaha dapat terhindar dari kehilangan waktu karena sakit dengan memudahkan karyawan untuk bersepeda ke tempat kerja.

2. Meningkatkan kesehatan mental

Sebuah penelitian menunjukkan bahwa orang dengan gaya hidup aktif secara fisik, memiliki kadar kesejahteraan 32% lebih tinggi daripada orang yang tidak aktif. Dalam hal ini, gaya hidup aktif dapat berupa melakukan beragam olahraga, termasuk di dalamnya bersepeda.Dengan berolahraga, seseorang akan dapat meningkatkan suasana hati karena adanya pelepasan hormon adrenalin dan endorfin. Selain itu, dengan berolahraga, rasa kepercayaan diri juga akan ikut meningkat dengan adanya pencapaian target yang dibuat, misalnya saat berhasil bersepeda 10 kilometer.

Selain itu, melakukan latihan fisik di luar ruangan akan membangun suasana hati yang berbeda dengan adanya pemandangan baru. Anda juga dapat bersepeda sendiri atau berkelompok. Keduanya memberikan manfaat yang berbeda satu sama lain.
Dengan bersepeda sendiri Anda akan meluangkan waktu untuk diri sendiri dan menikmati suasana yang tenang sehingga hati lebih rileks. Jika Anda memilih untuk bersepeda bersama-sama, Anda juga dapat menambah lingkaran sosial menjadi lebih luas dan membangkitkan suasana menyenangkan.

3. Membantu menurunkan berat badan

Jika Anda ingin menurunkan berat badan, persamaan sederhana yang perlu Anda pahami adalah kalori yang keluar harus melebihi kalori yang masuk. Dengan kata lain, Anda perlu membakar lebih banyak kalori daripada yang Anda konsumsi untuk menurunkan berat badan. Dengan bersepeda, Anda dapat membakar kalori setidaknya 400 hingga 1000 per jam, tergantung pada intensitas dan berat dari pesepeda.

4. Membentuk dan memperkuat otot

Selain membakar kalori, bersepeda juga dapat membantu Anda untuk membentuk dan memperkuat otot, khususnya otot di sekitar bokong, paha belakang, paha depan, dan betis.Anda juga akan mendapatkan persentase otot yang lebih tinggi dibandingkan dengan dengan lemak. Perlu diingat, orang dengan persentase otot yang lebih tinggi akan membakar lebih banyak kalori meskipun ketika tidak bergerak.

5. Paru-paru lebih sehat

Saat bersepeda, Anda tentu kerap kali merasa terengah-engah dan kesulitan dalam bernapas. Meskipun terasa melelahkan dan tidak nyaman, hal ini menandakan kondisi yang baik di mana napas Anda menjadi terlatih dah kuat.Selain itu, bersepeda, khususnya di alam terbuka, akan membuat Anda terpapar dengan udara segar yang tidak terkontaminasi polusi dari kendaraan.Sebuah studi yang dilakukan oleh Healthy Air Campaign, Kings College London, dan Camden Council mengamati detektor polusi udara dipasang pada pengemudi mobil, pengguna bus, pejalan kaki dan pengendara sepeda menggunakan rute jalan raya melalui pusat kota London.Hasilnya menunjukkan bahwa pengemudi mobil mengalami tingkat polusi lima kali lebih tinggi daripada pengendara sepeda, serta tiga setengah lebih dari pejalan kaki dan dua setengah kali lebih banyak dari pengguna bus.
Manfaat bersepeda salah satunya bisa tidur nyenyak
Manfaat bersepeda bisa membuat tidur lebih nyenyak

6. Tidur lebih nyenyak

Terakhir, bersepeda juga akan membantu Anda untuk mendapatkan tidur malam yang lebih nyenyak. Dengan bersepeda, seseorang tidak hanya mendapatkan tubuh yang sehat dan bugar disertai metabolisme tubuh yang optimal, melainkan juga kondisi emosional yang baik karena efek yang menyegarkan diri saat bersepeda.Tidak heran, permasalahan tidur akibat kondisi emosi yang tidak stabil disertai tekanan dan rasa cemas dapat teratasi. Bahkan, olahraga juga mencegah terjadinya penambahan berat badan seiring bertambahnya usia, yang merupakan penyebab lain dari gangguan tidur.

7. Menangkal diabetes

Anda pun bisa mencegah penyakit diabetes melalui kegiatan bersepeda. Sebuah penelitian di University of Southern Denmark mengatakan, individu yang rutin bersepeda, memiliki risiko lebih rendah terhadap bersepeda. Jadi, semakin rajin Anda bersepeda, semakin rendah pula risiko Anda terhadap diabetes.

8. Mengecilkan perut

Memiliki tubuh yang terlalu gemuk memang kerap menimbulkan rasa tidak nyaman dan kurang percaya diri. Bukan hanya karena sulit menemukan pakaian yang pas, tetapi juga munculnya risiko penyakit.Bersepeda dapa membantu mengecilkan perut dengan cara membakar lemak di area tersebut. Tentu saja, langkah tersebut sebaiknya diikuti dengan menjaga pola makan yang sehat dan seimbang.Agar usaha ini semakin efektif, Anda disarankan untuk tidak mengonsumsi sarapan menjelang bersepeda, agar tubuh dapat memanfaatkan sisa lemak sebagai sumber energi. Anda bisa makan pagi, setelah selesai bersepeda.Namun, Anda disarankan menunda sarapan hanya jika akan bersepeda dengan rute pendek. Lain halnya apabila Anda ingin menempuh jarak jauh. Untuk perjalanan bersepeda jarak jauh, utamakan kondisi fisik Anda.Untuk Anda yang menunda sarapan untuk bersepeda, segera makan sesaat setelah menyelesaikan aktivitas bersepeda. Hal ini penting untuk, sehingga tubuh tidak kehilangan energi secara drastis.

9. Meningkatkan aliran darah

Sebuah penelitian tentang aliran darah yang melibatkan sepuluh responden yang terbiasa bersepeda dengan intensitas sedang, mengukur aliran darah di otak para pesepeda tersebut dengan menggunakan teknik akurat bernama Positron Emission Tomography (PET).Saat penelitian dilakukan, responden diminta mengonsumsi air dengan kandungan oksigen, atau air yang memancarkan partikel positron, sebelum bersepeda. Selanjutnya, para peneliti mengamati aliran air dan darah di sekitar otak, yang dicitrakan sembari bersepeda.Ketika para responden mulai mengayuh sepeda, aliran darah ke otak secara keseluruhan, meningkat cukup signifikan, yaitu hampir 28 persen. Bahkan, pada beberapa area di otak, peningkatan aliran darah terjadi hingga lebih dari 70 persen.Menjelang akhir perjalanan, aliran darah ke otak kembali turun ke tingkat istirahat. Meski demikian, aliran darah di dua wilayah, yaitu korteks sensorimotor untuk kaki dan serebelum vermis, tetap mengalami peningkatan hingga 40 persen.

10. Mengurangi risiko Alzheimer

Peningkatan besar aliran darah otak selama mengayuh sepeda, khususnya selama transisi dari fase istirahat ke fase aktivitas, telah membuka penemuan baru. Di antaranya mengungkap, latihan aerobik dapat mengurangi risiko terhadap demensia seperti Alzheimer.Peningkatan aliran darah otak yang terjadi sesaat setelah latihan dimulai, menunjukkan bahwa olahraga yang melibatkan banyak transisi, seperti latihan interval, dapat sangat berguna untuk menjaga kesehatan otak.Ini juga dikaitkan dengan fakta, bahwa latihan dengan intensitas tinggi, diketahui sangat efektif dalam mengatasi penurunan kognitif pada orang tua.

Tips bersepeda yang aman

Tips aman bersepeda gunakan helm dan sepatu saat berolahraga
Gunakan helm, sepatu, dan pakaian yang tepat saat bersepeda agar aman
Setelah mengetahui manfaat bersepeda untuk kesehatan, Anda juga perlu memperhatikan beberapa hal agar bisa tetap bersepeda dengan aman, seperti berikut ini:
  • Gunakan pelindung badan

Untuk memastikan keamanan saat bersepeda, jangan lupa untuk menggunakan alat pelindung seperti helm, sepatu, hingga baju yang tepat.
  • Pilih jenis sepeda yang tepat

Pilih jenis sepeda yang tepat dengan kebutuhan dan kondisi Anda. Beberapa sepeda ada yang cocok dipakai jarak jauh, namun sebagian lainnya hanya cocok untuk dipakai dalam jarak pendek.Sepeda ada banyak jenisnya, sehingga saat memilih, diskusikan pada ahli atau penjual mengenai hal-hal yang Anda perlukan.
  • Perhatikan posisi tubuh saat bersepeda

Posisi badan saat bersepeda juga perlu diperhatikan. Sebab dengan posisi yang baik, maka risiko terjadinya cedera bisa berkurang. Ini juga akan meningkatkan performa saat bersepeda, sehingga manfaatnya bisa dirasakan lebih maksimal.
  • Pilih tempat bersepeda yang pas

Jika ingin bersepeda, usahakan untuk tidak melewati area yang ramai kendaraan. Selain bisa mengurangi risiko kecelakaan, ini juga akan mengurangi paparan udara kotor alias polusi kepada para pesepeda.Apabila Anda masih punya pertanyaan seputar manfaat bersepeda atau tentang olahraga lain yang baik untuk kesehatan, jangan ragu untuk mengonsultasikannya pada dokter. Anda dapat menggunakan fitur Chat Dokter yang ada di SehatQ. Unduh aplikasinya secara gratis di App Store maupun Playstore.
tips bersepedatips olahragaolahraga
Cycling Weekly.
https://www.cyclingweekly.com/fitness/how-to-burn-fat-cycling-163887
Diakses pada November 2018
Kementerian Kesehatan RI.
http://p2ptm.kemkes.go.id/preview/infografhic/apa-saja-manfaat-sehat-yang-bisa-didapat-dari-bersepeda-bagian-1
Diakses pada 4 Maret 2019
Cycling Weekly. https://www.cyclingweekly.com/news/latest-news/benefits-of-cycling-334144
Diakses pada 20 Februari 2019
Kementerian Kesehatan RI. http://p2ptm.depkes.go.id/infographic-p2ptm/hipertensi-penyakit-jantung-dan-pembuluh-darah/page/9/apa-saja-manfaat-sehat-yang-bisa-didapat-dari-bersepeda-bagian-2
Diakses pada 20 Februari 2019
The BJM. https://www.bmj.com/content/357/bmj.j1456
Diakses pada 30 Juli 2020
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/benefits-of-cycling#risks-and-safety
Diakses pada 14 Juli 2021
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait