Apa Saja Jenis Vitamin untuk Meningkatkan Daya Tahan Tubuh?

Biji-bijian dan buah-buahan bisa menjadi sumber vitamin yang alami
Biji-bijian dan buah-buahan bisa menjadi sumber vitamin yang alami

Saat sedang musim sakit, tubuh sangat rentan terkena berbagai jenis penyakit. Di saat demikian, daya tahan tubuh yang kuat adalah sesuatu yang perlu dimiliki. Salah satu caranya adalah dengan mencukupi asupan vitamin Anda.

Sayangnya tubuh manusia tidak dapat memproduksi vitamin. Oleh karena itu tubuh kita memerlukan asupan vitamin dari sumber lain. Kabar baiknya vitamin yang dibutuhkan tubuh tersebut dapat ditemukan melalui makanan di sekitar Anda.

Tapi sudah tahukan Anda jenis vitamin apa sayang yang dibutuhkan oleh tubuh kita agar tetap sehat? Jika belum, cari tahu di artikel ini.

Apa saja vitamin untuk daya tahan tubuh?

Agar bisa berfungsi dengan baik, tubuh memerlukan beragam jenis vitamin. Berikut adalah beberapa vitamin untuk daya tahan tubuh yang Anda butuh penuhi.

  • Vitamin C

Vitamin C adalah salah satu vitamin yang berperan menjaga daya tahan tubuh. Bahkan, kekurangan vitamin C dipercaya dapat membuat Anda lebih rentan terkena penyakit seperti sariawan hingga flu.

Anda dapat mengonsumsi jeruk, paprika, bayam, strawberi, dan brokoli untuk memenuhi asupan vitamin C harian Anda.

  • Vitamin D

Vitamin lain yang diperlukan untuk memperkuat daya tahan tubuh adalah vitamin D. Vitamin D ditemukan mampu mengaktivasi sel T untuk memproduksi lebih banyak senyawa fosfolipase C-y1 yang diperlukan oleh sistem imun tubuh.

Sumber vitamin D bisa didapatkan melalui konsumsi ikan berlemak, seperti salmon dan tuna, keju, kuning telur, dan hati sapi.

  • Vitamin A

Vitamin A merupakan salah satu vitamin yang diperlukan untuk daya tahan tubuh yang kuat karena memiliki efek seperti antioksidan yang dapat meningkatkan sistem imun tubuh.

Anda dapat mengonsumsi makanan tinggi karotenoid, seperti wortel, labu kuning, dan ubi. Senyawa karotenoid akan diubah menjadi vitamin A dalam tubuh.

  • Vitamin E

Vitamin E bukan hanya sekedar vitamin untuk daya tahan tubuh saja, karena vitamin ini merupakan antioksidan yang dapat membantu tubuh dalam berperang melawan infeksi penyakit. Anda bisa mendapatkan vitamin E dari bayam, brokoli, biji-bijian, dan kacang-kacangan.

  • Vitamin B6

Vitamin yang satu ini berperan penting dalam proses reaksi kimia pada daya tahan tubuh. Untungnya, vitamin B6 dapat ditemukan dengan mudah di ayam, salmon, tuna, dan sayuran berdaun hijau.

Apa lagi nutrisi yang perlu dipenuhi untuk memperkuat sistem imun tubuh?

Selain vitamin di atas, Anda juga perlu memenuhi mineral-mineral lain yang dapat membantu mempersenjatai sistem imun tubuh Anda, seperti:

  • Zat besi

Zat besi merupakan mineral penting yang membantu penyaluran oksigen ke dalam sel-sel tubuh. Makanan seperti kacang-kacangan, brokoli, ayam, dan produk laut dapat menjadi sumber zat besi Anda.

  • Selenium

Mineral lain yang tak kalah manfaatnya dalam menyokong sistem imun Anda adalah selenium. Selenium bisa ditemukan di tuna, jelai (barley), ikan sardin, bawang putih, dan brokoli.

  • Zinc

Zinc dapat membantu mengatur peradangan dalam tubuh dan mencegah respon sistem imun yang berlebih. Kepiting, daging rendah lemak, ayam, yogurt, dan kerang adalah beberapa contoh makanan yang mengandung zinc.

  • Asam folat

Asam folat sangat berperan dalam pengaturan serta perkembangan sel tubuh dan DNA. Anda bisa memenuhi asupan asam folat Anda dengan mengonsumsi kacang-kacangan dan sayuran berdaun hijau.

Bagaimana dengan suplemen peningkat daya tahan tubuh?

Suplemen ataupun vitamin untuk daya tahan tubuh yang dijual di apotek dan toko kesehatan biasanya tidak dibutuhkan jika Anda sedang tidak kekurangan vitamin atau mineral tertentu.

Anda juga tidak perlu mengonsumsi suplemen dan produk vitamin bila tidak sedang sakit atau memiliki penurunan sistem imun tubuh. Normalnya, Anda sudah bisa memenuhi asupan mineral dan vitamin untuk daya tahan tubuh melalui makanan.

Malahan, tubuh lebih mudah menyerap vitamin dan mineral dari makanan dibandingkan dari suplemen ataupun produk vitamin yang dijual di pasaran.

Bila Anda menderita kondisi medis tertentu, konsultasikan dengan dokter sebelum mengonsumsi suplemen atau produk vitamin tertentu. Selain itu, jangan lupa untuk mengikuti aturan pemakaian yang tertera di label suplemen atau produk vitamin yang dibeli.

Cara mempertahankan daya tahan tubuh

Meskipun ada banyak penelitian yang telah membuktikan bahwa vitamin dalam suplemen dapat membantu menjaga daya tahun tubuh, namun sebenarnya suplemen ini hanya dibutuhkan untuk mereka yang mengalami malnutrisi. Maka dari itu, suplemen vitamin tidak akan terlalu membantu Anda tetap sehat jika Anda sudah sehat.

Maka dari itu, Anda mungkin bertanya-tanya apa yang dapat Anda lakukan untuk menjaga kesehatan di tengah pandemik coronavirus atau COVID-19 di Indonesia ini. Pada dasarnya, perbedaan antara mereka yang jarang sakit dan mereka yang sering sakit adalah kebiasaan dan pola hidupnya yang kurang sehat.

Berikut beberapa tips yang mungkin dapat membantu Anda tetap sehat:

  • Cuci tangan. Meskipun banyak kuman ada di udara, namun kebanyakan penyakit muncul setelah Anda menyentuh permukaan beda yang terkontaminasi. Setelah tangan menyentuh kuman, kuman pun akan berpindah ke mata, hidung, atau mulut, sehingga sangat penting untuk Anda tidak menyentuh wajah.
  • Jaga tubuh Anda. Menjaga pola makan sehat dan seimbang, olahraga teratur, dan tidur cukup dapat membantu menjaga kesehatan tubuh dan daya tahan tubuh Anda.
  • Hindari stres. Penelitian menunjukkan bahwa tingkat stres tinggi akan mengganggu daya tahan tubuh. Maka dari itu, cobalah untuk menghndari stres dan usahakan untuk tetap tenang.
  • Vaksinasi. Meskipun belum ada vaksin untuk coronavirus atau COVID-19, namun vaksin dapat membantu Anda terhindar dari penyakit lain, seperti flu. Vaksin akan membuat sistem imun Anda menyadari patogen tertentu dan mempersiapkannya untuk melindungi diri jika virus ini muncul.

Catatan dari SehatQ

Salah satu cara mempertahankan sistem imun tubuh adalah dengan memenuhi asupan mineral dan vitamin untuk daya tahan tubuh. Namun, tentunya Anda perlu mengonsumsi mineral dan vitamin lainnya yang juga dibutuhkan oleh tubuh.

Konsumsilah berbagai variasi makanan sehat, seperti sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, daging, dan biji-bijian. Terapkan pola makan dengan nutrisi dan gizi yang imbang.

Apabila Anda memiliki masalah dalam pola makan atau kekurangan vitamin atau mineral tertentu, konsultasikan dengan dokter.

Cleveland Clinic. https://health.clevelandclinic.org/eat-these-foods-to-boost-your-immune-system/
Diakses pada 6 Maret 2020

Cleveland Clinic. https://health.clevelandclinic.org/3-vitamins-best-boosting-immunity/
Diakses pada 6 Maret 2020

Harvard Health Publishing. https://www.health.harvard.edu/womens-health/does-folic-acid-improve-immunity
Diakses pada 6 Maret 2020

NHS. https://www.nhs.uk/news/lifestyle-and-exercise/vitamin-d-immune-system-boost/
Diakses pada 6 Maret 2020

WebMD. https://www.webmd.com/food-recipes/guide/calcium-vitamin-d-foods
Diakses pada 6 Maret 2020

Harvard Health Publishing. https://www.health.harvard.edu/staying-healthy/can-supplements-help-boost-your-immune-system
Diakses pada 20 Maret 2020

Artikel Terkait