Darah memiliki dua peredaran yaitu, peredaran darah besar dan peredaran darah kecil
Tubuh memiliki dua peredaran darah

Bila sistem peredaran darah terganggu, ada kemungkinan berbagai masalah timbul dalam tubuh. Proses ini berfungsi untuk menyalurkan oksigen dan nutrisi ke seluruh sel dalam tubuh.

Dalam sistem peredaran darah, arteri membawa darah dari jantung, sementara vena membawanya kembali ke jantung.

Anatomi Jantung

Sistem perdaran darah memberi nutrisi dan oksigen ke seluruh sel dalam tubuh. Pada proses ini, jantung memiliki peran yang sangat penting. Organ luar biasa seukuran kepalan tangan ini berdetak 100.000 kali per hari untuk memompa 5-6 liter darah per menit atau sekitar 2.000 galon per hari.

Jantung terletak di bawah tulang rusuk, di sebelh kiri tulang dada, dan di antara paru-paru. Organ ini memiliki tiga lapisan jaringan, yaitu:

  • Epikardium: Lapisan terluar yang melindungi jantung, dan sebagian besar terbuat dari jaringan ikat.
  • Miokardium: Lapisan tengah yang disusun oleh otot-otot jantung, dan berkontraksi untuk memompa darah.
  • Endokardium: Lapisan dalam yang melapisi bagian dalam jantung, juga melindungi katup dan ruang jantung.

Seluruh lapisan tersebut dilapisi pula oleh lapisan pelindung tipis yang disebut perikardium. Berdasarkan antaominya, jantung juga terdiri dari 4 ruang, sebagai berikut:

  • Serambi kanan (atrium dexter): Ruang ini terletak di bagian kanan atas jantung untuk menerima darah yang mengandung CO2 atau karbondioksida dari seluruh tubuh.
  • Serambi kiri (atrium sinister): Ruang ini terletak di bagian kiri atas jantung untuk menerima darah yang mengandung O2 atau oksigen dari paru-paru.
  • Bilik kanan (ventrikel dexter): Ruang ini terletak di bagian kanan bawah jantung untuk memompa darah yang mengandung CO2 ke paru-paru.
  • Bilik kiri (ventrikel sinister): Ruang ini terletak di bagian kiri bawah jantung untuk memompa darah yang mengandung O2 ke seluruh tubuh.

Ketika jantung berdetak, maka dimulailah sistem peredaran darah. Dalam sistem tersebut, tubuh mendapat berbagai zat yang diperlukan dan membuang yang tidak diperlukan.

Perbedaan peredaran darah besar dan kecil

Ada dua peredaran darah dalam tubuh manusia, yaitu peredaran darah besar dan peredaran darah kecil. Keduanya memiliki peran yang berbeda pada tubuh. Untuk mengenalinya, berikut perbedaan keduanya:

1. Peredaran darah besar (Aliran darah sistemik)

Sistem peredaran darah besar disebut juga peredaran darah sistemik. Sistem peredaran darah ini dimulai ketika bilik kiri jantung memompa darah yang mengandung oksigen dan nutrisi melalui aorta (arteri atau pembuluh darah utama) ke seluruh tubuh.

Ketika darah telah rendah oksigen dari jantung atau hanya tersisa karbondioksida, maka darah pun terkumpul di pembuluh darah. Lalu, bergerak ke serambi kanan jantung dan masuk ke bilik kanan jantung. Adapun pembuluh darah yang berkeja, yaitu vena cava superior (membawa darah dari kepala dan lengan ke jantung), serta vena cava inferior (membawa darah dari perut dan kaki ke jantung).

2. Peredaran darah kecil (Aliran darah pulmonal)

Peredaran darah kecil disebut juga peredaran darah pulmonal. Sistem peredaran darah ini dimulai ketika darah di bilik kanan jantung yang rendah oksigen dipompa oleh arteri pulmonalis menuju paru-paru.

Di sinilah karbondioksida yang ada dalam darah dilepaskan ke saluran paru, dan akan meninggalkan tubuh ketika kita bernapas. Sementara, oksigen yang baru akan masuk ke aliran darah. Lalu, mengalir melalui vena paru-paru  dan serambi kiri jantung menuju bilik kiri jantung. Selanjutnya, dimulai kembali sistem perderan darah besar.

[[artikel-terkait]]

Masalah pada peredaran darah

Berbagai kondisi seperti penyakit jantung, obesitas, masalah arteri, darah menggumpal, penyakit Raynaud, diabetes, dan merokok bisa menyebabkan gangguan pada sirkulasi darah Anda.

Gejala-gejala dari sirkulasi darah yang buruk, meliputi:

  • Kaki dan tangan mati rasa atau kesemutan
  • Pergelangan kaki atau kaki bengkak
  • Tangan dan kaki terasa dingin
  • Kelelahan
  • Masalah pencernaan
  • Sulit berkonsentrasi
  • Warna kulit berubah
  • Otot dan sendi kram
  • Varises
  • Selulitis.

Jika Anda merasakan gejala tersebut, atau gejala ini sering terjadi atau semakin parah, sebaiknya periksakan diri Anda ke pelayanan medis terdekat. Dokter akan melakukan diagnosis dengan memeriksa kondisi Anda terlebih dahulu.

Mengatasi peredaran darah yang buruk

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi sirkulasi darah yang buruk. Namun, hal ini bergantung pada kondisi yang mendasarinya. Berikut cara yang dapat dilakukan:

  • Jika kaki Anda bengkak atau sakit, gunakan kaos kaki kompresi yang dapat meringankan rasa sakitnya sekaligus melancarkan sirkulasi darah Anda.

  • Ketika Anda terkena diabetes, maka kontrol gula darah Anda dengan mengonsumsi obat-obatan antidiabetes dan menjaga pola hidup sehat, yang meliputi olahraga secara rutin dan mengonsumsi makanan sehat yang rendah gula.

  • JIka Anda memiliki varises, lakukanlah prosedur laser atau bedah vena endoskopi.

  • Obat-obatan, seperti obat pengencer darah, mungkin akan diperlukan jika Anda mengalami masalah penggumpalan darah. Sebaiknya konsultasikan masalah ini kepada dokter sebelum mengonsumsinya.

  • Anda juga bisa melakukan program khusus yang dianjurkan oleh dokter untuk meningkatkan peredaran darah.

Selain itu, Anda juga bisa melakukan perubahan gaya hidup menjadi lebih sehat dengan berhenti merokok, diet, dan mengonsumsi makanan sehat. Masalah tersebut dapat dengan mudah diatasi jika dideteksi sedini mungkin.

Sementara, jika tidak segera diatasi, berbagai komplikasi buruk bisa saja terjadi. Oleh sebab itu, jangan mengabaikan kondisi ini karena dapat berdampak langsung kepada kesehatan Anda.

NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK279250/.
Diakses pada Juni 2019

Anthropotomy. http://anthropotomy.com/the-internal-organs-and-systems/large-and-small-circulation
Diakses pada Juni 2019

Healthline. https://www.healthline.com/health/poor-circulation-symptoms-causes#treatment. Diakses pada Juni 2019

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/322371.php
Diakses pada Juni 2019

Web MD. https://www.webmd.com/heart-disease/high-cholesterol-healthy-heart#1. Diakses pada 09 Desember 2019

Medical News Today. medicalnewstoday.com/articles/320565.php#how-the-heart-works. Diakses pada 09 Desember 2019

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed