Ini Penyebab dan Cara Mengatasi Jantung Berdebar Kencang


Ada banyak penyebab jantung berdebar, mulai dari yang ringan sampai yang serius. Umumnya, detak jantung yang normal berkisar dari 60 - 100 detak per menit.

(0)
16 Apr 2019|Anita Djie
Depresi dapat menjadi penyebab jantung berdebarAda banyak penyebab jantung berdebar, mulai dari yang ringan sampai yang serius.
Sinar mentari pagi dengan lembut membangunkan Anda dari tidur nyenyak. Anda lekas bersiap untuk melakukan aktivitas sehari-hari dengan penampilan yang rapi dan semangat yang membara.Namun, tiba-tiba saja, dada Anda terasa tidak nyaman dan Anda mulai merasakan jantung berdebar dengan kencang dan cepat. Kondisi ini tentunya menimbulkan kekhawatiran.Pada satu waktu Anda merasa sehat dan tiba-tiba saja kemudian jantung berdebar secara tidak teratur. Apa penyebab jantung berdebar yang Anda rasakan?Biasanya jantung berdebar dirasakan ketika Anda tidak sedang melakukan apa-apa dan terjadi secara tiba-tiba serta menimbulkan rasa tidak nyaman secara fisik maupun mental. Ada banyak hal yang dapat menjadi penyebab jantung berdebar.Beberapa kasus jantung berdebar bukanlah sesuatu yang serius dan mengancam jiwa. Namun, jantung berdebar bisa menjadi pertanda dari suatu kondisi medis yang lebih serius.

Normalkah Detak Jantung Saya?

Sesaat, Anda mungkin sempat terpikir apakah detak jantung yang dirasakan sebenarnya masih masuk ke kategori normal? Umumnya, detak jantung yang normal berkisar dari 60 - 100 detak per menit.Jika di atas itu, maka debaran jantung yang dirasakan tidak normal. Namun, perlu diketahui bahwa anak-anak memiliki detak jantung yang lebih cepat.Terlepas dari penyebab jantung berdebar, Anda mungkin akan merasakan sensasi seakan-akan jantung berdebar lebih kencang atau cepat dari biasanya. Debaran tersebut bisa jadi menyebar dan dirasakan di bagian tubuh seperti, leher, tenggorokan, maupun dada.Anda perlu untuk berkonsultasi ke dokter, jika jantung berdebar diiringi dengan rasa pusing, sesak napas, pingsan, hilangnya kesadaran, kebingungan, berkeringat secara berlebih, serta adanya rasa sakit di dada, lengan, leher, rahang, atau punggung.Anda juga perlu berkonsultasi ke dokter, jika jantung berdebar dirasakan secara terus-menerus dan berulang-ulang.

Penyebab Jantung Berdebar

Lantas, apa yang menjadi penyebab jantung berdebar? Penyebabnya bermacam-macam, mulai dari sesuatu yang ringan sampai yang serius. Beberapa hal yang menjadi penyebab jantung berdebar adalah:
  • Aktivitas fisik yang berlebihan.
  • Penggunaan zat-zat tertentu atau stimulan, seperti alkohol, kafein, nikotin, ganja, dan sebagainya.
  • Adanya emosi tertentu yang dirasakan, seperti rasa takut, rasa cemas, dan sebagainya.
  • Adanya kondisi medis tertentu, seperti penyakit jantung, gangguan tiroid, demam, gula darah atau tekanan darah yang rendah, dehidrasi, anemia, tachycardia, serangan jantung dan sebagainya.
  • Adanya perubahan hormonal, seperti kehamilan, menopause, menstruasi, dan sebagainya.
  • Tingkat elektrolit yang tidak normal.
  • Penggunaan suplemen nutrisi atau herbal tertentu
  • Penggunaan obat tertentu, seperti obat asma, obat flu dan batuk, obat diet, obat untuk hipotiroid, dan sebagainya
  • Rendahnya kadar oksigen atau karbon dioksida dalam darah.
  • Depresi
Pada beberapa kasus, penyebab jantung berdebar adalah karena konsumsi makanan yang mengandung karbohidrat, lemak, MSG, nitrat, sodium, atau gula secara berlebih.Anda tetap perlu ke dokter untuk memastikan penyebab jantung berdebar, terutama jika sudah terasa mengganggu. Mengetahui penyebab jantung berdebar secara pasti dapat mencegah munculnya penyakit serius. 

Cara mengatasi jantung berdebar

Meskipun penanganan diberikan sesuai dengan pemeriksaan dokter akan penyebab jantung berdebar, tetapi Anda tetap dapat menerapkan beberapa penanganan berupa mengurangi stres serta menghindari pengunaan narkotika. Selain itu, Anda juga perlu menghindari konsumsi stimulan berupa kafein, minuman energi, dan nikotin. 

Kapan harus ke dokter?

Jika Anda merasa jantung hanya berdebar di saat tertentu dan hanya bertahan selama beberapa saat saja, hal itu berarti tidak serius dan tidak perlu evaluasi lanjutan.Namun, jika Anda memiliki riwayat penyakit jantung dan mengalami jantung berdebar yang sering terjadi dan memburuk, cobalah untuk berkonsultasi dengan dokter. Dokter mungkin akan menyarankan Anda untuk melakukan pemeriksaan monitor jantung untuk melihat apa yang menyebabkan debaran tersebut.Beberapa kondisi yang menyertai dada berdebar seperti nyeri dada, pingsan, napas pendek, dan rasa pusing memerlukan penanganan medis sesegera mungkin. Jadi, selalu perhatikan kondisi Anda.
jantung berdebar
Healthline. https://www.healthline.com/health/heart-palpitations#prevention
Diakses pada 01 Maret 2019
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/heart-palpitations/symptoms-causes/syc-20373196
Diakses pada 01 Maret 2019
WebMD. https://www.webmd.com/heart-disease/guide/what-causes-heart-palpitations#1
https://www.webmd.com/heart-disease/heart-failure/qa/what-is-a-normal-pulse
Diakses pada 01 Maret 2019
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait