Gunakan kondom rasa untuk seks oral yang lebih berwarna
Kondom rasa menambah kenikmatan saat seks oral

Anda mungkin selama ini mengira varian rasa pada kondom, mulai dari stroberi hingga durian sekalipun, hanyalah strategi pemasaran. Padahal, ternyata ada alasan di balik pemberian rasa untuk kondom. Kondom rasa dengan berbagai varian tersebut, ternyata dirancang untuk digunakan selama seks oral.

Aneka rasa buah yang terdapat pada kondom, berguna untuk menyamarkan sensasi lateks pada kondom. Selain itu, penggunaan kondom rasa, dipercaya membuat aktivitas seks jadi lebih menyenangkan. Namun yang tak kalah pentingnya, pemakaian kondom untuk berbagai aktivitas seksual, penting untuk kesehatan.

Pentingnya memakai kondom rasa saat seks oral

Kondom dengan aneka rasa buah bisa terlihat menggoda untuk Anda dan pasangan. Kondom dengan berbagai rasa tersebut, bisa membuat pengalaman seks oral Anda lebih menyenangkan. Lebih dari itu, kondom rasa pun mampu melindungi Anda dan pasangan dari risiko infeksi menular seksual.

Sebab, infeksi menular seksual tidak hanya berpotensi terjadi akibat hubungan seksual secara vaginal maupun anal, tapi juga lewat seks oral. Terlebih jika melakukannya tanpa kondom.

Tahukah Anda, ada berbagai infeksi menular seksual yang berisiko terjadi lewat seks oral tanpa  kondom. Sejumlah infeksi tersebut antara lain klamidia, herpes, gonore, sifilis, HPV, bahkan HIV. Oleh karena itu, sangat penting bagi Anda dan pasangan untuk memakai kondom ketika melakukan aktivitas seksual.

Terlebih, infeksi menular seksual bisa muncul, bahkan ketika Anda dan pasangan tidak mengalami gejalanya sekalipun. Pemakaian kondom memang tidak serta-merta menghilangkan risiko terhadap infeksi menular seksual, tapi tetap bisa mengurangi potensinya.

Kondom rasa memang dirancang untuk seks oral

Anda mungkin tertarik membeli kondom karena warna-warni kemasannya. Namun yang terpenting sebenarnya adalah ukurannya. Jika Anda atau pasangan ingin membeli kondom rasa, pastikan juga kondom tersebut memiliki ukuran yang pas.

Sebab jika terlalu longgar, kondom akan mudah terlepas saat digunakan. Apabila terlalu sempit, kondom pun berisiko robek ketika digunakan. Oleh karena itu, pastikan Anda memilih kondom dengan ukuran yang sesuai.

Namun Anda harus ingat, kebanyakan kondom rasa, terbuat dari bahan lateks. Oleh karena itu, jika Anda alergi lateks, bacalah informasi yang tertera pada kemasan kondom dengan cermat.

Selain itu, sadarkah Anda, ternyata kondom rasa sebenarnya dirancang untuk digunakan dalam seks oral. Artinya, Anda tidak disarankan untuk memakainya untuk aktivitas seks vaginal maupun anal, kecuali diperbolehkan dalam petunjuk pemakaiannya.

Mengapa demikian? Sebab, kondom rasa mengandung tambahan gula, yang berisiko menimbulkan infeksi ragi pada vagina. Oleh sebab itu, penting bagi Anda dan pasangan untuk selalu membaca petunjuk pemakaiannya, sebelum menggunakan kondom untuk aktivitas seksual. Selain itu, jika Anda alergi terhadap bahan latex kondom maka gejala yang dapat Anda rasakan adalah gatal, terasa panas, bengkak dan kemerahan pada penis.

6 Langkah mudah memakai kondom rasa untuk seks oral

Setelah mengetahui berbagai informasi mengenai kondom rasa, kini saatnya mempelajari empat langkah mudah untuk memakainya, seperti berikut ini.

  1. Pahami cara pemakaian kondom. Hanya gunakan kondom dengan ukuran yang pas.
  2. Periksa tanggal kedaluwarsa kondom. Tak hanya makanan maupun minuman dalam kemasan yang memiliki masa pakai. Kondom pun demikian. Selain itu, jangan gunakan kondom dengan kemasan yang telah rusak. Periksa juga dengan cermat, jangan sampai ada lubang sekecil apapun pada kondom.
  3. Selalu pakai kondom baru, ketika berhubungan seks. Jangan pernah memakai kondom yang pernah Anda gunakan sebelumnya. Bahkan ketika Anda dan pasangan ingin beralih dari seks oral, ke jenis penetrasi seksual lainnya.
  4. Apabila kondom tidak memiliki ruang penampung di ujungnya, pastikan Anda menyisakan ruang setidaknya sepanjang 1 cm, untuk menampung sperma.
  5. Setelah ejakulasi, lepaskan kondom sebelum penis melunak. Lakukan secara perlahan. Jangan sampai sperma yang tertampung di kondom, keluar.
  6. Apabila selama berhubungan seksual, Anda merasa ada robekan pada kondom, segera hentikan aktivitas tersebut. Ganti kondom yang rusak itu, dengan yang baru.

Jika Anda dan pasangan ingin menggunakan pelumas, pilihlah yang aman untuk kondom (condom-safe lubricants). Sebab, pelumas dengan bahan alami sekalipun seperti minyak zaitun, ternyata bisa merusak kondom lateks.

Kondom rasa tak hilangkan kenikmatan seks oral

Pemakaian kondom dalam akvitias seks oral berpotensi memberikan sensasi berbeda dibandingkan tanpa kondom. Meski demikian, pemakaian kondom tidak serta-merta menghilangkan kenikmatan seks oral bagi Anda dan pasangan.

Bahkan, pemakaian kondom rasa bisa membuat pengalaman seks oral Anda dan pasangan semakin menyenangkan. Salah satu alasannya, kondom memberikan perasaan aman ketika berhubungan seksual.

Selain itu, Anda dan pasangan pun bisa melakukan sedikit “permainan” dengan memasangkan kondom rasa tersebut pada penis, menggunakan mulut. Aktivitas ini memang membutuhkan sedikit latihan. Namun, variasi ini bisa menjadi kesenangan baru bagi Anda dan pasangan.

Di luar kedua alasan tersebut, tahukah Anda, pemakaian kondom rasa ternyata bisa membuat seks oral lebih tahan lama? Penggunaan kondom rasa, mampu memperpanjang durasi kenikmatan Anda dan pasangan dalam seks oral. Sebab, penggunaan kondom tersebut, dapat menunda ejakulasi.

Catatan dari SehatQ:

Yang tak kalah penting dalam menggunakan kondom adalah mengetahui cara membuangnya. Setelah dipakai, bungkus kondom dengan tisu dan buang di tempat sampah, yang tidak akan terjamah orang lain.

Healthline. https://www.healthline.com/health/why-are-condoms-flavored
Diakses pada 11 November 2019

CDC. https://www.cdc.gov/condomeffectiveness/brief.html
Diakses pada 11 November 2019

Verywell Health. https://www.verywellhealth.com/choosing-a-condom-for-oral-sex-3133077
Diakses pada 11 November 2019

Journal Plos. https://journals.plos.org/plosone/article?id=10.1371/journal.pone.0079342
Diakses pada 11 November 2019

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed