Zigot memasuki rahim beberapa hari setelah pembuahan
Zigot bergerak menuju rahim melewati tuba falopi

Kata zigot seharusnya sudah tidak asing lagi di telinga kita karena istilah ini umumnya dipelajari dalam mata pelajaran Biologi SMP atau SMA, tepatnya pada bab reproduksi. 

Zigot adalah sel yang terbentuk sebagai hasil dari penyatuan sel sperma dan sel telur, atau disebut juga sel telur yang dibuahi. Zigot inilah yang menjadi cikal bakal dari janin yang akan Anda kandung. 

Bagaimana tahapan zigot?

Umumnya, sel telur tunggal dilepaskan selama fase ovulasi. Ribuan sel sperma pun mencoba menembus sel telur tunggal tersebut. Untuk mewujudkan terjadinya reproduksi, salah satu sel sperma harus menembus permukaan luar sel telur. Setelah sperma tersebut berhasil menembusnya, terjadilah perubahan kimiawi pada permukaan sel telur sehingga mencegah sperma lain untuk masuk. 

Proses ini umumnya terjadi selama hubungan seksual atau pada pembuahan yang dibantu secara medis, seperti inseminasi buatan, yakni air mani dimasukkan ke dalam rahim menggunakan kateter sehingga pembuahan terjadi dalam tubuh wanita; atau bayi tabung, yaitu sel telur dikeluarkan dari ovarium dan dibuahi di laboratorium. Akan tetapi, jika sel telur yang dilepaskan atau dibuahi lebih dari satu, kehamilan kembar mungkin terjadi.

Sel telur yang berhasil dibuahi inilah yang disebut dengan zigot. Silia kecil berupa rambut yang melapisi tuba falopi pun mendorong zigot menuju ke rahim. Pada awalnya zigot merupakan sel tunggal, namun kemudian membelah melalui proses mitosis, di mana setiap sel menjadi berlipat ganda hingga ratusan.

Zigot mengandung 46 kromosom, yang terdiri dari 23 berisi informasi genetik ibu dan 23 lainnya berisi informasi genetik ayah. Masing-masing kromosom membawa sekitar 2000 gen. Jadi, kromosom lah yang menentukan susunan genetik janin, termasuk jenis kelamin dan karakter fisik yang diwariskan, seperti warna rambut, warna mata, dan golongan darah. Selain itu, gen juga membantu membentuk faktor-faktor lain, seperti kepribadian, kecerdasan, dan beberapa risiko kondisi kesehatan.

Di samping itu, zigot mewarisi satu kromosom seks, yaitu kromosom X yang berasal dari sel telur. Sel ini juga mewarisi kromosom seks dari sperma yang berupa kromosom X atau Y. Jika sperma mengandung kromosom X, maka janin akan menjadi perempuan (XX). Akan tetapi, jika sperma mengandung kromosom Y, maka janin akan menjadi laki-laki (XY).

Zigot pun memasuki rahim dalam waktu 3-5 hari setelah pembuahan. Selanjutnya, di antara hari ke-6 sampai 12, zigot mulai menempel pada dinding rahim atau disebut dengan proses implantasi. 

Pada masa ini, Anda mungkin mengalami flek atau pendarahan ringan. Bila proses ini berhasil, maka zigot pun akan menjadi janin. Akan tetapi, ada pula risiko di mana zigot malah menempel di luar dinding rahim sehingga menghasilkan kehamilan ektopik.

Tips agar kehamilan berhasil

Agar kehamilan memiliki peluang yang besar untuk berhasil, tentu Anda harus mencoba melakukan gaya hidup sehat. Berikut tips yang harus Anda terapkan dalam kehidupan sehari-hari:

  • Mengonsumsi asupan yang sehat, seperti sayuran dan buah-buahan untuk menunjang kesehatan diri dan calon bayi yang mungkin tengah dikandung.
  • Mengonsumsi suplemen asam folat dan vitamin lainnya yang baik untuk persiapan kehamilan, bahkan dapat mencegah cacat tabung saraf pada janin.
  • Tidak merokok dan menjauhi paparan asap rokok karena dapat berisiko menyebabkan keguguran.
  • Menghindari alkohol dan zat-zat lain yang dapat mengganggu kehamilan, termasuk makanan dan obat-obatan tertentu.
  • Berolahraga dengan cukup, misalnya melakukan olahraga ringan, seperti berjalan kaki atau berenang agar tubuh terasa bugar.
  • Istirahat dengan cukup dan hindari begadang karena bisa membuat waktu tidur malam Anda menjadi berkurang.
  • Jauhkan diri dari stres karena beban pikiran yang berlebihan bisa membuat kehamilan menjadi bermasalah.

Selama 6 minggu pertama kehamilan, mungkin Anda tidak merasakan apa pun yang mengindikasikan kehamilan tersebut. Akan tetapi, ada juga kasus di mana sesaat setelah pembuahan timbul tanda-tanda kehamilan, seperti bercak darah ringan, kelelahan, nyeri payudara, indera penciuman lebih tajam, mual, dan sering ingin kencing. 

Jika Anda merasakan tanda-tanda tersebut, cobalah untuk melakukan test pack di pagi hari agar hasilnya lebih akurat. Selain itu, Anda juga dapat melakukan pemeriksaan USG ke bidan atau dokter untuk mendapat informasi yang lengkap mengenai kehamilan Anda. Jangan lupa juga untuk melakukan pemeriksaan prenatal secara rutin agar kesehatan Anda dan janin selalu terjaga.

Very Well Family. https://www.verywellfamily.com/what-is-a-zygote-2796031
Diakses pada 23 Maret 2020
Merck Manuals. https://www.merckmanuals.com/home/women-s-health-issues/normal-pregnancy/stages-of-development-of-the-fetus
Diakses pada 23 Maret 2020
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/296751#things-to-do
Diakses pada 23 Maret 2020

Artikel Terkait