Manfaat dari Setiap Jenis Vitamin B Kompleks yang Baik untuk Tubuh


Manfaat vitamin B complex sangatlah beragam bagi kinerja tubuh. Delapan vitamin B complex terdiri dari vitamin B1, B2, B3, B5, B6, B7, B9, dan B12.

0,0
23 Aug 2021|Arif Putra
Vitamin B complex terdapat dalam makanan sehat seperti ikan, sayur, dan susuVitamin B12 merupakan salah satu bagian dari vitamin B kompleks
Anda mungkin familiar dengan suplemen vitamin B kompleks yang banyak dijual di pasaran. Vitamin B kompleks untuk tubuh sangat penting karena memiliki sederet fungsi vital dari setiap jenisnya. Lalu, apa saja manfaat vitamin B ini untuk kesehatan tubuh? 

Apa itu vitamin B kompleks? 

Vitamin B kompleks adalah kumpulan dari 8 vitamin B yang memiliki fungsi dan manfaat untuk kinerja tubuh. Delapan vitamin B kompleks tersebut meliputi vitamin B1, B2, B3, B5, B6, B7, B9, dan B12. Kedelapan vitamin B tersebut terkandung di berbagai macam bahan makanan, yang mungkin juga sudah kita konsumsi. Walau demikian, beberapa orang berisiko mengalami kekurangan vitamin B kompleks sehingga membutuhkan tambahan vitamin neurotropik. Vitamin B dalam vitamin B kompleks dapat bekerja sama untuk menjaga fungsi tubuh, walau[un masing-masing vitamin ini juga memiliki peran uniknya tersendiri. 

Manfaat vitamin B kompleks dan jenis-jenisnya 

Berikut adalah manfaat vitamin B kompleks yang dibagi berdasarkan jenis-jenisnya.

1. Vitamin B1: mengubah gula menjadi energi 

Vitamin B1 memiliki manfaat untuk memecah gula dari makanan menjadi energi. Selain itu, vitamin ini juga membantu produksi neurotransmitter (senyawa kimiawi otak), membantu pembuatan asam lemak, serta mensintesis beberapa hormon. Vitamin B1 dikenal juga dengan nama tiamin. Salah satu vitamin B kompleks ini ditemukan pada tahun 1890-an. 

2. Vitamin B2: produksi energi dan kesehatan kulit 

Beberapa fungsi dan manfaat utama dari vitamin B2 adalah untuk meningkatkan produksi energi dan kesehatan mata dan kulit. Tak sampai di situ, vitamin ini juga membantu tubuh memetabolisme lemak, hormon steroid serta obat-obatan. Vitamin yang memiliki nama lain riboflavin ini juga membantu tubuh memproses vitamin B lain. Misalnya, riboflavin membantu mengubah triptofan menjadi vitamin B3, serta mengubah vitamin B6 menjadi koenzim yang diperlukan tubuh. 

3. Vitamin B3: mengubah karbohidrat, lemak, dan protein menjadi energi 

Tubuh mengubah vitamin B3 atau niasin menjadi koenzim yang disebut nicotinamide adenine dinucleotide (NAD). NAD dibutuhkan untuk reaksi sekitar 400 enzim di dalam tubuh. Beberapa enzim tersebut berperan dalam proses-proses berikut ini: 
  • Pengubahan zat karbohidrat, lemak, dan protein 
  • Komunikasi antar sel 
  • Membantu proses metabolisme dalam sel-sel tubuh 
  • Tanda DNA di dalam sel .

4. Vitamin B5: produksi koenzim dan sel darah merah 

Vitamin B5 juga dikenal sebagai asam pantotenat yang bermanfaat untuk memproduksi koenzim dan sel darah merah. Vitamin B5 dalam vitamin B kompleks ini juga diedarkan oleh sel darah merah yang berperan dalam proses energi dan metabolisme. 

5. Vitamin B6: metabolisme asam amino 

Dikenal sebagai piridoksin, salah satu manfaat vitamin B6 adalah membantu tubuh dalam metabolisme asam amino. Selain itu, salah satu vitamin B kompleks ini juga berperan dalam pemecahan karbohidrat dan lemak, perkembangan otak, serta sistem imun. 

6. Vitamin B7: mengatur DNA 

Bagi Anda yang sering menggunakan produk-produk kecantikan, nama vitamin B7 atau biotin mungkin sudah tidak asing lagi di telinga. Dikutip dari Better Health, produsen produk kecantikan menambahkan biotin untuk suplemen rambut, kuku, dan kulit. Walaupun begitu, para ahli belum menyetujui terkait manfaat vitamin B7 untuk produk suplemen tersebut. Di luar manfaat di atas, vitamin B7 juga berperan dalam fungsi berikut ini: 
  • Pemecahan lemak, protein, dan karbohidrat menjadi asam lemak dan glukosa untuk dijadikan energi 
  • Komunikasi antar sel di tubuh 
  • Mengatur DNA.

7. Vitamin B9: perkembangan janin 

Manfaat vitamin B9 adalah membantu proses replikasi DNA, metabolisme vitamin, serta metabolisme asam amino. Vitamin B9 disebut juga dengan folat, sedangkan bentuk sintesisnya disebut dengan asam folat. Vitamin B9 memiliki peran penting dalam pembentukan sel darah merah dan perkembangan sistem saraf janin bagi ibu hamil. Oleh karena itu, dokter kandungan biasanya menyarankan untuk mengonsumsi vitamin B9 dalam bentuk makanan sehat sumber folat maupun suplemen asam folat. 

8. Vitamin B12: membantu fungsi otak dan saraf 

Vitamin B12 memiliki manfaat untuk meningkatkan produksi sel darah merah, sintesis DNA, serta fungsi otak dan sistem saraf. Vitamin ini juga punya andil dalam metabolisme protein dan lemak. Vitamin B12, yang merupakan bagian dari vitamin B kompleks, juga dikenal sebagai kobalamin. Sebab, vitamin B12 mengandung mineral yang disebut cobalt. 

Makanan yang mengandung vitamin B kompleks 

Sumber utama dari vitamin B kompleks adalah dari makanan sehat. Mulai dari sayur hingga buah yang mengandung vitamin B kompleks sangat mudah ditemukan. Untuk memenuhi kebutuhan vitamin, Anda bisa mengonsumsi beberapa makanan berikut: 
  • Vitamin B1: gandum utuh, sereal, pasta, kerang, biji-bijian, kacang kedelai 
  • Vitamin B2: jeroan, oatmeal, yogurt, susu, jamur, dan kacang almond 
  • Vitamin B3: daging, ikan, dan sereal yang telah diperkaya dengan vitamin B3 
  • Vitamin B5: hati sapi, jamur shitake, daging ayam, ikan tuna, dan buah alpukat 
  • Vitamin B6: jeroan, ikan tuna, ikan salmon, unggas, dan kentang 
  • Vitamin B7: jeroan, telur, ikan salmon, daging babi, daging sapi, dan biji bunga matahari 
  • Vitamin B9: sayuran hijau, hati sapi, alpukat, pepaya, telur, dan kacang-kacangan 
  • Vitamin B12: kerang, hati sapi, ikan salmon, susu, dan yogurt 
Guna mendapat manfaat vitamin B kompleks, mengonsumsi makanan sehat yang bervariasi menjadi cara paling baik. Jadi, pastikan memilih makanan yang tepat, ya! 

Lengkapi dengan vitamin neurotropik 

Neurobion vitamin neurotropik
Selain dengan menyantap berbagai asupan sehat, Anda juga bisa melengkapinya dengan mengonsumsi vitamin neurotropik yang dapat membantu memelihara dan meregenerasi sistem sarafKelompok vitamin neurotropik ini terdiri dari tiamin (B1), piridoksin (B6) dan kobalamin (B12) yang memiliki fungsi berbeda-beda, di antaranya vitamin B1 membantu saraf membentuk energi, vitamin B6 dibutuhkan untuk transmisi sinyal pada sistem saraf, dan vitamin B12 penting untuk meregenerasi serabut saraf yang rusak.  Kekurangan vitamin neurotropik dapat menjadi penyebab terjadinya gangguan saraf dan penyakit yang disebut kerusakan saraf tepi. Karena tubuh tidak memproduksi vitamin neurotropik, kebutuhan vitamin ini bisa saja tidak terpenuhi. Oleh karena itu, Anda disarankan untuk memeriksakan diri ke dokter agar dapat mengetahui penyebab kekurangan vitamin neurotropik dan mendapatkan penanganan yang tepat. 

Berapa banyak kebutuhan vitamin B kompleks per hari? 

Kebutuhan vitamin B kompleks per hari dapat dibedakan berdasarkan jenis kelamin. Berikut adalah jumlah kebutuhan vitamin B kompleks harian yang bisa Anda penuhi.

1. Wanita 

  • Vitamin B1: 1,1 mg per hari 
  • Vitamin B2: 1,1 mg per hari 
  • Vitamin B3: 14 mg per hari 
  • Vitamin B5: 5 mg per hari 
  • Vitamin B6: 1,3 mg per hari 
  • Vitamin B7: 30 mcg per hari 
  • Vitamin B9: 400 mcg per hari 
  • Vitamin B12: 2,4 mcg per hari 

 2. Pria  

  • Vitamin B1: 1,2 mg per hari 
  • Vitamin B2: 1,3 mg per hari 
  • Vitamin B3: 16 mg per hari 
  • Vitamin B5: 5 mg per hari 
  • Vitamin B6: 1,3 mg per hari 
  • Vitamin B7: 30 mcg per hari 
  • Vitamin B9: 400 mcg per hari 
  • Vitamin B12: 2,4 mcg per hari 

Apa saja tanda-tanda tubuh kekurangan vitamin B kompleks? 

Ketika tubuh kekurangan asupan vitamin B kompleks, Anda mungkin akan merasakan kemunculan sejumlah gejala. Beberapa kondisi yang berpotensi muncul ketika tubuh kekurangan vitamin B kompleks, meliputi: 
  • Ruam kulit 
  • Retakan di sekitar mulut 
  • Kulit bibir bersisik 
  • Lidah bengkak 
  • Kelelahan 
  • Tubuh terasa lemas 
  • Anemia 
  • Linglung 
  • Mudah marah 
  • Mual 
  • Kram perut 
  • Diare 
  • Sembelit 
  • Kesemutan atau mati rasa.

Apa efek samping kelebihan vitamin B kompleks? 

Kekurangan vitamin B kompleks memang bisa memicu sejumlah gejala. Namun, konsumsi vitamin B ini secara berlebihan juga dapat memberikan efek samping yang berdampak buruk terhadap kesehatan Anda, seperti:
  • Rasa haus yang berlebihan 
  • Penglihatan kabur 
  • Sering buang air kecil 
  • Kulit kemerahan 
  • Mual dan muntah.
Jika Anda mengalami gejala kekurangan maupun kelebihan vitamin B kompleks, segera berkonsultasi dengan dokter. Penanganan sedini mungkin dapat mencegah risiko yang ditimbulkan semakin parah. Jika ingin berkonsultasi secara langsung, Anda bisa chat dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ.
Download aplikasinya sekarang di Google Play dan Apple Store.
makanan sehatnutrisizat gizi
Better Health. https://www.betterhealth.vic.gov.au/health/healthyliving/vitamin-b
Diakses pada 17 November 2019
Healthline. https://www.healthline.com/health/food-nutrition/vitamin-b-complex
Diakses pada 17 November 2019
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/324856.php
Diakses pada 17 November 2019
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/325292.php
Diakses pada 17 November 2019
Healthline. https://www.healthline.com/health/food-nutrition/vitamin-b-complex
Diakses pada 30 Desember 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait