Apa itu Self-esteem atau Harga Diri? Ternyata Beda Dari Percaya Diri!

Self-esteem adalah cara Anda menyayangi, menghargai, dan menyukai diri sendiri
Self-esteem yang sehat dapat memengaruhi kepercayaan diri Anda

Dalam percakapan personal, maupun yang sering didengar di berbagai tempat, Anda mungkin sering mendengar istilah harga diri. Bahwa, harga diri adalah hal yang sangat patut untuk diperjuangkan.

Anda berusaha menunjukkan pada orang lain, bahwa Anda memiliki harga diri yang tak boleh direndahkan.
Harga diri dalam pengertian awam mungkin sedikit berbeda dengan harga diri dalam keilmuan psikologi. Berbagai sumber di Indonesia menyebutkan, harga diri sepadan dengan self-esteem. Sebenarnya, apa itu harga diri atau self-esteem? Apakah sama harga diri dalam hal kepercayaan diri?

Apa itu harga diri atau self-esteem?

Dalam ilmu psikologi, self-esteem atau harga diri adalah istilah yang digunakan untuk mendeskripsikan nilai personal seorang individu, terhadap dirinya sendiri. Dalam arti kata, self-esteem merujuk pada cara Anda menghargai, mengapresiasi, dan menyukai diri sendiri.

Anda mungkin jadi mengasumsikan, harga diri sama dengan kepercayaan diri. Sama pentingnya, konsep harga diri (self-esteem) sebenarnya memiliki pengertian yang berbeda dari kepercayaan diri (self-confidence).

Apabila harga diri adalah cara menyukai diri sendiri secara keseluruhan, kepercayaan diri merupakan cara Anda melihat kemampuan yang dimiliki. Self-esteem atau harga diri dapat terbentuk dari pengalaman yang sudah ada. Sementara itu, kepercayaan diri bisa berbeda, tergantung kondisi yang dihadapi.

Sebagai contoh, ada seseorang yang memiliki self-esteem atau harga diri yang sehat atau positif, namun tidak percaya diri apabila diminta untuk memimpin suatu proyek.

Walau begitu, self-esteem yang tinggi juga dapat berpengaruh terhadap kepercayaan diri, pada sebagian orang.

Faktor yang memengaruhi harga diri atau self-esteem

Ada banyak faktor yang dapat memengaruhi harga diri. Faktor genetik dapat berperan dalam cara Anda menyukai diri sendiri. Namun, pengalaman di masa lalu membentuk dasar harga diri keseluruhan yang Anda miliki.

Apabila seorang individu kerap menerima kata-kata negatif, baik dari anggota keluarga atau teman, makaia lebih berisiko untuk memiliki harga diri yang rendah. Sebaliknya, hubungan positif dengan lingkungan terdekat, dapat membentuk harga diri atau self-esteem Anda yang sehat.

Selain itu, beberapa faktor lain yang memengaruhi self-esteem yakni:

  • Alam bawah sadar, persepsi, dan pikiran diri
  • Pekerjaan
  • Usia
  • Penyakit yang diderita
  • Keterbatasan fisik
  • Opini yang diciptakan media massa

Fluktuasi harga diri atau self-esteem

Harga diri cenderung berubah-ubah seiring berjalannya waktu. Tentunya, hal ini normal jika pada saat-saat tertentu, Anda memiliki self-esteem yang rendah, dan di lain waktu sangat menghargai diri sendiri.

Sebenarnya, harga diri atau self-esteem berada dalam suatu rentangan, dengan titik rendah dan titik tinggi yang tidak terlalu jauh. Rentangan harga diri tersebut merefleksikan cara Anda menyukai diri secara keseluruhan, dan seharusnya dapat meningkat seiring pertambahan usia.

  • Harga diri atau self-esteem rendah

Apabila memiliki self-esteem yang rendah atau negatif, Anda cenderung merendahkan nilai opini dan ide yang dimiliki. Anda fokus pada kelemahan dan kesalahan yang diperbuat, dan bersikap tidak adil pada keahlian serta aset yang dimiliki.

Saat memiliki harga diri yang negatif, Anda percaya bahwa orang lain lebih cerdas dan lebih baik, daripada diri sendiri. Anda juga mungkin kesulitan dalam menerima kritikan dan saran yang positif, dari orang lain. Anda juga takut gagal, yang mungkin terjadi sebagai akibat dari pengalaman masa lalu.

Bahkan, individu dengan harga diri atau self-esteem rendah, memiliki perasaan malu berlebihan, hingga kecemasan dan kondisi depresi.

  • Harga diri atau self-esteem sehat

Bertolak belakang dengan harga diri rendah, self-esteem sehat, membuat percaya diri dengan setiap hal yang Anda lakukan. Anda juga memandang diri sendiri dengan takaran yang akurat, termasuk menyadari kekurangan dan kelebihan diri sendiri.

Saat bisa menghargai diri sendiri, Anda juga bisa mengatakan tidak pada permintaan orang, jika penolakan tersebut memang harus dilakukan. Pengalaman buruk yang menimpa, juga tak memengaruhi perspektif dan cara pandang Anda.

Catatan dari SehatQ

Harga diri atau self-esteem adalah cara Anda menghargai, menyukai, atau menyayangi diri sendiri. Harga diri dapat terbentuk setelah beberapa lama dengan faktor pemicu, berbeda dari kepercayaan diri yang bersifat situasional. Harga diri atau self-esteem dapat berubah-ubah, ada kalanya rendah atau negatif, tapi juga bisa sehat atau positif.

Healthy Place. https://www.healthyplace.com/blogs/buildingselfesteem/2012/05/the-difference-between-self-esteem-and-self-confidence

Diakses pada 23 September 2019

 

Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/adult-health/in-depth/self-esteem/art-20047976

Diakses pada 23 September 2019

 

Verywell Mind. https://www.verywellmind.com/what-is-self-esteem-2795868

Diakses pada 23 September 2019

Artikel Terkait

Banner Telemed