logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Penyakit

Apa Itu Radang Selaput Otak dan Gejalanya

open-summary

Radang selaput otak atau meningitis adalah penyakit yang dapat disebabkan oleh virus, bakteri, jamur, organisme lainnya, ataupun karena kondisi medis lain atau obat-obatan tertentu. Biasanya, gejala awal dari radang selaput otak hampir serupa dengan influenza yang makin parah seiring bertambahnya waktu.


close-summary

17 Feb 2020

| Anita Djie

Ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri

Sakit kepala yang menyakitkan bisa menjadi gejala radang selaput otak

Penderita radang selaput otak dapat mengalami sakit kepala yang sangat

Table of Content

  • Gejala awal radang selaput otak
  • Apa penyebab radang selaput otak?
  • Cara mengobati radang selaput otak
  • Bagaimana cara mencegah radang selaput otak?
  • Catatan dari SehatQ

Radang selaput otak adalah kondisi peradangan yang menyerang cairan dan lapisan pelindung otak yang disebut meninges. Lapisan atau selaput ini juga membungkus tulang belakang dan penyakit radang selaput otak dalam dunia medis disebut juga sebagai meningitis. 

Advertisement

Saat selaput itu meradang, maka akan timbul gejala khas inflamasi seperti bengkak dan nyeri. Secara klinis, pengidap meningitis juga akan merasakan demam dan lehernya terasa kaku.

Gejala awal radang selaput otak

Radang selaput otak bisa disebabkan oleh bakteri, virus, jamur, maupun zat-zat berbahaya lainnya. Gejala awal penyakit ini, umumnya tidak jauh berbeda dengan gejala flu, seperti demam, kekakuan di leher, dan sakit kepala. Namun, seiring berjalannya waktu, akan ada beberapa ciri khas yang muncul akibat meningitis yang diderita. 

Beberapa gejala umum radang selaput otak pada orang yang berusia di atas dua tahun adalah:

  • Demam yang tinggi
  • Kejang
  • Sakit kepala
  • Mual dan muntah
  • Kaku leher
  • Merasa selalu ngantuk atau sulit untuk terbangun
  • Lemas
  • Penurunan nafsu makan atau tidak merasa haus
  • Kebingungan atau kesulitan berkonsentrasi
  • Ruam di kulit
  • Sensitif dengan cahaya terang (fotofobia)

Sementara itu, gejala radang selaput otak pada anak-anak dapat terlihat berupa:

  • Terus-menerus menangis
  • Tidak mau makan
  • Kekakuan pada badan dan leher bayi
  • Adanya benjolan lunak di bagian atas kepala bayi
  • Lemas dan menurunnya aktivitas
  • Demam yang tinggi
  • Terus-menerus tidur atau mudah kesal

Apa penyebab radang selaput otak?

Meskipun umumnya radang selaput otak dikarenakan virus, tetapi radang selaput otak dapat diakibatkan oleh bakteri, jamur, organisme lainnya, ataupun obat-obatan tertentu.

  • Radang selaput otak akibat virus

Virus adalah penyebab umum dari radang selaput otak dan biasanya menimbulkan gejala yang ringan dan dapat sembuh dengan sendirinya. Enterovirus, herpes simplex, dan HIV adalah segelintir virus yang dapat memicu radang selaput otak.

  • Radang selaput otak akibat bakteri

Bakteri dapat masuk ke darah dan menginfeksi otak serta saraf tulang belakang yang memicu radang selaput otak. Kadang kala, bakteri bisa langsung menyerang selaput otak melalui infeksi dari telinga atau sinus, bedah, ataupun keretakan pada tengkorak.

Beberapa bakteri yang dapat menimbulkan radang selaput otak adalah Streptococcus pneumoniae, Neisseria meningitidis, Haemophilus influenzae, dan Listeria monocytogenes.

  • Radang selaput otak akibat jamur

Jangan salah, jamur juga dapat menyebabkan radang selaput otak yang parah. Biasanya, radang selaput otak akibat jamur tidak menular pada orang lain.

Meskipun jarang terjadi, radang selaput otak akibat jamur bisa diakibatkan oleh berbagai jamur, seperti Cryptococcal meningitis. Radang selaput otak akibat jamur seringnya menyerang orang dengan gangguan daya tahan tubuh, seperti penderita AIDS.

  • Radang selaput otak akibat organisme lain

Selain jamur, virus, dan bakteri, radang selaput otak juga bisa dipicu oleh organisme lain yang berkembang secara lambat dan menginfeksi cairan dan selaput otak. Meningitis tipe ini bisa berkembang dalam jangka waktu dua minggu atau lebih.

  • Radang selaput otak yang tidak menular

Seperti yang telah dinyatakan sebelumnya, radang selaput otak dapat disebabkan oleh senyawa kimia, alergi obat, kanker, ataupun gangguan peradangan lainnya.

Baca Juga: Tanpa Disadari, 10 Kebiasaan Kecil Ini Ternyata Bisa Merusak Otak

Cara mengobati radang selaput otak

Penyebab meningitis yang bisa berbeda-beda, membuat perawatannya pun bisa bervariasi antar pasiennya, seperti berikut ini.

1. Antibiotik

Apabila radang selaput otak yang Anda derita disebabkan oleh bakteri, maka dokter akan mengobatinya menggunakan antibiotik. Pertama-tama, antibiotik yang digunakan biasanya adalah yang berspektrum luas, sehingga apapun bakteri yang menyebabkan penyakit ini, bisa disingkirkan.

Lalu, setelah dokter menemukan jenis bakteri yang menjadi pemicu munculnya peradangan, maka jenis antibiotiknya akan diganti menjadi yang lebih spesifik. Dokter juga akan memberikan obat kortikosteroid untuk meredangan gejala peradangan yang ada.

2. Antivirus

Berbeda dengan meningitis bakteri yang harus segera mendapatkan perawata, meningitis virus sebenarnya bisa sembuh dengan sendirinya. Untuk mempercepat penyembuhan, dokter biasanya akan menyarankan Anda lebih banyak istirahat, banyak minum air putih, dan mengonsumsi obat pereda nyeri dan penurun panas seperti ibuprofen atau paracetamol apabila ada gejala seperti demam dan sakit badan.

Jika ternyata virus yang menyebabkan radang selaput otak Anda ternyata adalah virus herpes atau influenza, maka dokter dapat meresepkan obat antivirus untuk menghambat pertumbuhannya. 

3. Perawatan lainnya

Untuk radang selaput otak yang disebabkan oleh jamur, dokter akan mengobatinya menggunakan obat antijamur. Sementara itu, meningitis tidak menular yang terjadi kerana alergi atau penyakit autoimun, biasanya akan diobati menggunakan obat kortikosteroid.

Bagaimana cara mencegah radang selaput otak?

Untungnya, radang selaput otak dapat dicegah dengan menerapkan kebersihan dasar berupa mencuci tangan dengan air bersih dan sabun, tidak berbagi makanan atau minuman, dan tidak meminjamkan atau meminjam benda pribadi, seperti sikat gigi.

Selain itu, menerapkan gaya hidup sehat, seperti  berolahraga teratur dan mengonsumsi makanan yang bernutrisi imbang akan membantu menjaga daya tahan tubuh Anda. Beberapa radang selaput otak yang diakibatkan oleh bakteri dapat dicegah dengan melakukan vaksinasi.

Baca Juga

  • 9 Penyebab Mulut Terasa Manis saat Tidak Makan
  • Mengenal Pemeriksaan Cek Kanker Secara Dini
  • 9 Penyebab Buang Air Besar Terus-menerus yang Perlu Diwaspadai

Catatan dari SehatQ

Radang selaput otak adalah kondisi medis yang perlu diperiksa dan ditangani oleh dokter, karenanya, Anda perlu berkonsultasi dengan dokter jika Anda mengalami gejala-gejala radang selaput otak di atas.

Advertisement

penyakitradang otakmeningitis

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved