logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Hidup Sehat

Mengenal Fungsi Hormon Prostaglandin yang Perlu Diketahui

open-summary

Fungsi hormon prostaglandin cukup beragam bagi tubuh. Mulai dari menghentikan perdarahan luka, membantu persalinan, hingga melindungi sistem pencernaan tubuh.


close-summary

3.38

(8)

11 Feb 2020

| Anita Djie

Ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri

Fungsi hormon prostaglandin bagi tubuh

Awalnya prostaglandin ditemukan di sperma, tetapi sebenarnya senyawa ini ada di seluruh tubuh

Table of Content

  • Apa itu prostaglandin?
  • Fungsi hormon prostaglandin
  • Catatan dari SehatQ

Untuk bisa berfungsi dengan baik, tubuh manusia dilengkapi dengan berbagai senyawa yang baik. Prostaglandin adalah salah satunya. Senyawa yang mirip dengan hormon ini memiliki beragam fungsi bagi tubuh. Mulai dari menghentikan perdarahan pada luka, membantu persalinan, hingga melindungi sistem pencernaan tubuh. Uniknya, fungsi dari prostaglandin dapat berubah sesuai tempat di mana senyawa ini berada.

Advertisement

Senyawa prostaglandin pertama kali ditemukan di dalam air mani pada tahun 1935 dan dispekulasi keluar dari kelenjar prostat. Namun, seiring berjalannya waktu, peneliti mulai menyadari bahwa prostaglandin dapat diproduksi oleh berbagai jaringan dalam tubuh.

Baca Juga

  • Penyebab Jari Tangan Bengkak, dari Cedera hingga Sarkoidosis
  • 7 Cara Aman Menjajal Online Dating
  • Mengenal Bentuk Kaki Bebek yang Membuat Kaki Sakit

Apa itu prostaglandin?

Prostaglandin terbuat dari lemak dan bukan hormon yang disekresi dari kelenjar dalam tubuh.

Prostaglandin paling dikenal karena perannya dalam masa menstruasi wanita. Senyawa inilah yang memicu kram saat haid. Anda dapat mengonsumsi obat antinyeri jenis NSAID untuk mengurangi rasa kram dan peradangan di rahim akibat datang bulan.

Prostaglandin sebenarnya diproduksi secara alami dalam tubuh, tetapi senyawa ini juga dapat diproduksi secara sintetis. Komponen prostaglandin yang dibentuk secara sintetis dan dibuat menjadi obat dapat diberikan untuk:

  • Membantu mengeluarkan sisa-sisa darah setelah keguguran
  • Mengatasi glaukoma
  • Menanggulangi masalah pada jantung saat kelahiran
  • Membantu memperpanjang bulu mata
  • Mengobati masalah di pencernaan
  • Memicu kontraksi rahim

Fungsi hormon prostaglandin

Secara alami, prostaglandin dikenal sebagai ‘senyawa serbaguna’ karena memiliki banyak peranan dalam tubuh, seperti:

1. Membantu persalinan

Saat masa kehamilan akhir, tubuh calon ibu akan memproduksi prostaglandin dalam jumlah besar di jaringan rahimnya. Senyawa tersebut nantinya akan memunculkan kontraksi rahim yang diperlukan untuk mengeluarkan Si Kecil dari perut bumil.

2. Berperan dalam proses penyembuhan luka

Senyawa prostaglandin sangat berperan dalam proses penyembuhan tubuh, prostaglandin membantu pembekuan darah untuk mencegah pendarahan berlebih dan menghilangkan darah yang menggumpal saat luka dalam proses penyembuhan.

Selain membekukan darah, prostaglandin juga menimbulkan kontraksi pada dinding pembuluh darah saat terjadi pendarahan.

3. Melindungi pencernaan

Senyawa prostaglandin dapat menjaga pencernaan dengan mengurangi produksi asam lambung dan mengaktivasi pelepasan mukus pelindung pada dinding usus.

4. Memicu peradangan

Peradangan sering menjadi indikasi adanya infeksi, tetapi pada dasarnya hal ini sangat penting untuk membantu tubuh melawan infeksi. Prostaglandin memicu demam, kemerahan, dan pembengkakan pada daerah infeksi.

5. Mengurangi tekanan di mata

Ada alasan mengapa senyawa prostaglandin dapat dijadikan obat untuk mengobati glaukoma. Komponen ini dapat mengurangi tekanan dalam mata dan berguna untuk mengatasi glaukoma.

Catatan dari SehatQ

Komponen prostaglandin berbeda dengan hormon, tetapi memiliki peranan yang serupa dengannya. Senyawa prostaglandin memiliki berbagai peranan, mulai dari membantu proses persalinan sampai mengurangi tekanan pada mata.

Senyawa prostaglandin yang berlebih atau kurang dapat menimbulkan kondisi medis tertentu. Kadar prostaglandin yang berlebih dapat memicu kram menstruasi, artritis, peradangan berlebih, dan pendarahan haid yang berlebih.

Sementara kadar prostaglandin yang terlalu rendah dapat mengakibatkan masalah di pencernaan dan glaukoma. Apabila Anda mengalami keluhan tertentu pada tubuh, selalu periksakan diri ke dokter untuk diberikan penanganan yang tepat.

Advertisement

hidup sehatspermapola hidup sehat

Terima kasih sudah membaca.

Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?

(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

Kumpulan Artikel dan Forum

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved