7 Manfaat Probiotik yang Baik untuk Kesehatan Tubuh

(0)
02 Sep 2019|Anita Djie
Probiotik adalah bakteri baik yang memiliki manfaat untuk melancarkan pencernaanProbiotik adalah salah satu komponen dalam makanan dan minuman fermentasi, seperti kombucha, yang dapat menjaga kesehatan pencernaan
Anda pernah mengonsumsi yogurt? Rasanya yang asam dan segar memang membuatnya jadi favorit banyak orang. Namun tahukah Anda jika yogurt, kombucha, dan kimchi mengandung bakteri probiotik? Apa saja manfaat probiotik untuk kesehatan tubuh?

Apa itu probiotik? 

Probiotik adalah mikroorganisme yang baik bagi pencernaan
Probiotik adalah bakteri yang sering dibicarakan sebagai bakteri baik yang mampu membantu dan melancarkan pencernaan. Namun, probiotik itu sendiri sebetulnya bukan cuma bakteri.Probiotik adalah istilah yang merujuk pada mikroorganisme hidup yang saat dikonsumsi akan memberikan berbagai macam manfaat yang baik bagi pencernaan. Oleh karenanya, probiotik juga bisa berupa jamur.Jamur dan bakteri probiotik dapat dikonsumsi melalui makanan dan minuman fermentasi. Adapun sumber probiotik, antara lain yogurt, acar, kimchi, kombucha, tempe, miso, dan beberapa produk makanan lain. Berbagai macam produk susu fermentasi juga dianggap sebagai produk probiotik.Akan tetapi,tidak semua makanan dan minuman fermentasi mengandung jamur dan bakteri probiotik. Beberapa yogurt tidak memasukkan jamur dan bakteri probiotik. Maka itu, Anda perlu membaca label yogurt untuk memastikan apakah terdapat jamur atau bakteri probiotik dalam yogurt yang akan dibeli.Beberapa makanan dan minuman fermentasi melalui proses yang dapat mematikan jamur dan bakteri probiotik, seperti proses pasteurisasi, panggang, dan sebagainya.Contoh makanan dan minuman fermentasi yang melalui proses yang mematikan probiotik adalah cokelat, bir, wine, kecap asin, dan sebagainya. Selain itu, bawang putih juga dapat membunuh bakteri baik di perut karena memiliki sifat antibiotik yang kuat.Terdapat tiga macam probiotik yang biasanya sering digunakan, yaitu bakteri probiotik bifidobacterium dan lactobacillus, serta jamur probiotik Saccharomyces boulardii.Probiotik membutuhkan prebiotik, yaitu makanan yang berfungsi sebagai asupan bakteri baik dalam tubuh (biasanya makanan berserat tinggi). Oleh sebab itu, prebiotik dan probiotik erat hubungannya.

Apa saja manfaat probiotik untuk tubuh?

 Manfaat probiotik yang paling umum adalah untuk menjaga kesehatan pencernaan. Namun, sebenarnya probiotik memiliki manfaat lain yang luar biasa.Berikut adalah beberapa manfaat probiotik bagi tubuh, yaitu:

1. Menyeimbangkan ekosistem dalam pencernaan

Probiotik baik untuk pencernaan
Bakteri dan jamur probiotik merupakan sesuatu yang dibutuhkan oleh tubuh karena salah satu manfaat probiotik adalah untuk menyeimbangkan ekosistem bakteri dalam pencernaan.Manfaat probiotik adalah untuk menjaga keseimbangan dan memastikan mikroorganisme baik dalam tubuh tetap bekerja dengan baik. Ini juga dapat berpengaruh baik pada sistem imun Anda.Ketidakseimbangan mikroorganisme dalam pencernaan berpotensi meningkatkan risiko terkena penyakit, seperti penyakit jantung, diabetes, dan sebagainya.

2. Mendukung penurunan berat badan

Kabar baik bagi Anda yang sedang ingin menurunkan berat badan, karena salah satu manfaat probiotik adalah membantu perjalanan Anda dalam mencapai berat badan ideal Anda.Manfaat probiotik dalam menurunkan berat badan dibuktikan melalui riset yang menemukan bahwa bakteri probiotik Lactobacillus gasseri dapat menurunkan lemak di perut dalam kurun waktu 12 minggu.Meskipun demikian, penelitian lebih lanjut mengenai fungsi probiotik terhadap penurunan berat badan.

3. Menjaga kesehatan pencernaan

Manfaat probiotik yang paling terkenal tentunya adalah untuk menjaga kesehatan pencernaan.Probiotik dapat menjaga kesehatan sistem pencernaan dengan menyeimbangkan kembali ekosistem bakteri dalam pencernaan.Dalam menjaga kesehatan pencernaan, manfaat probiotik adalah juga untuk meringankan gejala dari sindrom iritasi usus besar, melawan infeksi bakteri H.pylori yang dapat memicu kanker lambung, dan mengatasi penyakit radang usus.

4. Mencegah dan membantu mengatasi infeksi saluran pernapasan

Probiotik dapat mengatasi infeksi saluran pernapasan
Sebuah studi menunjukkan bahwa manfaat probiotik adalah untuk mencegah dan mengobati infeksi saluran pernapasan, seperti pilek dan sebagainya.Konsumsi bakteri probiotik lactobacillus dan bifidobacterium mampu mempersingkat durasi sakit yang dialami dan mengurangi tingkat absen karena sakit.5. Menjaga kesehatan kulitManfaat probiotik tidak hanya terbatas pada pencernaan, tetapi juga untuk menjaga kesehatan kulit.Jamur atau bakteri probiotik diketahui mampu mengatasi jerawat, membantu pemulihan luka, dan melindungi kulit dari sinar matahari.

6. Menurunkan kolesterol jahat dan tekanan darah

Probiotik ditemukan mampu menurunkan kolesterol jahat (LDL) dan mengurangi risiko terkena penyakit jantung. Selain itu manfaat probiotik adalah untuk menurunkan tekanan darah.

7. Meringankan depresi dan kecemasan

Probiotik dapat meringankan depresi dan kecemasan
Siapa sangka bahwa kesehatan mental juga bisa dijaga dengan mengonsumsi jamur atau bakteri probiotik?Asupan probiotik berperan terhadap perkembangan otak untuk meringankan gejala depresi dan kecemasan.

Konsultasikan ke dokter

Probiotik adalah jamur atau bakteri yang baik bagi kesehatan dan secara umum aman untuk dikonsumsi.Namun, konsumsi probiotik tidak disarankan untuk orang-orang yang memiliki kondisi medis yang menurunkan sistem imum tubuh, seperti HIV/AIDS, dan sebagainya.Wanita yang sedang hamil dan orang-orang yang sedang menjalani diet khusus karena kondisi medis tertentu perlu berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung probiotik.
makanan sehatmenjaga kesehatanhidup sehatmanfaat probiotik
Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/probiotics-101
Diakses pada 30 Agustus 2019
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/323314.php
Diakses pada 30 Agustus 2019
NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/24330093
Diakses pada 30 Agustus 2019
NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/23614897
Diakses pada 30 Agustus 2019
NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/24780623
Diakses pada 30 Agustus 2019
NCBI. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/25047574
Diakses pada 30 Agustus 2019
ScienceDirect. https://www.sciencedirect.com/science/article/abs/pii/S095816691400175X
Diakses pada 30 Agustus 2019
ScienceDirect. https://www.sciencedirect.com/science/article/abs/pii/S0190962214014078
Diakses pada 30 Agustus 2019
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait