Fungsi Plasma Darah yang Vital Bagi Tubuh Ternyata Beragam


Plasma darah adalah satu dari empat komponen darah yang menyusun sekitar 55% dari komposisi darah. Fungsi plasma darah adalah dapat menjaga suhu tubuh agar tetap terjaga.

(0)
18 Nov 2019|Arif Putra
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Fungsi plasma darah adalah komponen penyusun darah yang penting bagi tubuhFungsi plasma darah merupakan salah satu komponen penyusun darah yang juga penting untuk tubuh
Darah mungkin hanya dikaitkan dengan sel darah merah dan sel darah putih. Walau begitu, ada komponen darah lainnya yang disebut plasma darah. Apakah itu? Dan apa fungsi plasma darah bagi tubuh? Simak selengkapnya dalam artikel berikut ini. 

Apa itu plasma darah?

Plasma darah adalah salah satu dari empat komponen darah, bersama dengan sel darah merah, sel darah putih, dan trombosit.Plasma menyusun sekitar 55% dari komposisi darah, yang memegang beberapa fungsi penting untuk tubuh.Plasma darah tersusun atas sekitar 92% air. Air dalam plasma darah ini membantu mengisi ruangan pembuluh darah sehingga darah dan nutrisi lain dapat beredar melewati jantung.Selain air, sekitar 8% dari darah mengandung beberapa zat lain. Zat tersebut termasuk protein, imunoglobin (antibodi), dan elektrolit.Plasma darah akan terlihat seperti cairan kekuning-kekuningan apabila dipisahkan dengan komponen penyusun darah lainnya.

Apa saja fungsi plasma darah?

Ada beberapa fungsi plasma darah yang sangat vital untuk tubuh. Berikut adalah fungsi plasma darah selengkapnya. 

1. Mengangkut limbah

Salah satu fungsi plasma darah adalah mengangkut limbah hasil fungsi kerja sel-sel. Plasma darah menerima limbah hasil fungsi sel. Kemudian, limbah ini akan diangkut ke area lain di tubuh, seperti ginjal atau hati, untuk dikeluarkan.

2. Menjaga suhu tubuh

Fungsi plasma darah berikutnya adalah melepaskan atau menyerap panas yang disesuaikan dengan kebutuhan tubuh. Dengan begitu, suhu tubuh pun dapat terjaga sebagaimana mestinya.

3. Mengedarkan nutrisi dan hormon

Fungsi plasma darah lainnya adalah untuk membawa berbagai zat seperti nutrisi, protein, dan hormon ke berbagai sel di tubuh.Hormon yang diangkut berguna untuk pertumbuhan otot dan tulang sekaligus membantu proses pembekuan darah.

4. Albumin plasma untuk menjaga keseimbangan cairan

Salah satu protein dalam plasma, albumin, berperan dalam menjaga keseimbangan cairan di dalam darah.Tekanan ini menjaga agar cairan tidak bocor dan mencegah pembengkakan pada area yang rentan, seperti tangan dan kaki. Inilah fungsi plasma darah selanjutnya.

5. Fibrinogen plasma untuk proses pembekuan darah

Selain albumin, plasma juga memiliki protein yang disebut fibrinogen.Fibrinogen berperan dalam meredakan perdarahan aktif sehingga sangat penting dalam mekanisme pembekuan darah.Jika seseorang kehilangan banyak darah, maka ia juga akan kehilangan plasma dan fibrinogen. Hal ini akan membuat darah semakin sulit untuk membeku sehingga dapat menyebabkan syok.

6. Imunoglobin plasma untuk melawan infeksi

Plasma darah mengandung antibodi gamma imunoglobin. Sebagai antibodi, imunoglobin memiliki fungsi untuk melawan infeksi penyebab penyakit.

7. Elektrolit plasma untuk menjaga keseimbangan asam basa

Elektrolit dalam plasma seperti natrium, kalium, bikarbonat, klorida, dan kalsium berfungsi untuk menjaga pH darah.Selain itu, apabila kekurangan elektrolit, tubuh akan menunjukkan beberapa gejala seperti otot lemah, kejang, dan detak jantung yang tak biasanya.

Penyakit yang menyerang fungsi plasma darah

Seperti bagian tubuh lain, ada beberapa penyakit dapat menyerang fungsi plasma darah. Beberapa yang umum, di antaranya hemofilia dan von Willebrand.

1. Hemofilia

Salah satu penyakit yang menyerang fungsi plasma darah adalah hemofilia. Hemofilia adalah penyakit yang membuat darah sukar membeku.Darah menjadi sulit membeku karena kekurangan protein yang berperan dalam proses pembekuan darah tersebut. Dengan demikian, penderita hemofilia akan mengalami perdarahan lebih lama dibanding orang lain yang kondisinya normal.Sebagian besar kasus hemofilia disebabkan oleh faktor genetik. Walau begitu, 30% dari penderita penyakit ini tidak memiliki riwayat keluarga.Penanganan utama hemofilia adalah mencari pengganti faktor untuk membantu pembekuan darah yang dibutuhkan oleh penderitanya.Penggantian faktor ini dapat diberikan melalui donor darah maupun faktor sintesis. Faktor sintesis ini disebut sebagai faktor rekombinan.

2. Von Willebrand

Von Willebrand adalah penyakit yang disebabkan oleh fungsi plasma darah yang tidak berjalan dengan baik. Von Willebrand merupakan penyakit darah karena adanya masalah pada protein von Willebrand.Faktor von Willebrand merupakan sejenis protein dalam darah yang berperan dalam proses pembekuan. Pada penyakit ini, faktor von Willebrand bisa terlalu sedikit atau tidak berfungsi sebagaimana mestinya.Seperti hemofilia, sebagian besar kasus von Willebrand juga terjadi karena faktor keturunan.Walau begitu, gejalanya bisa saja baru disadari setelah bertahun-tahun, seperti perdarahan berat saat menjalani prosedur operasi maupun cedera.Von Willebrand belum memiliki obat penyembuhnya. Kendati demikian, kondisi ini dapat ditangani untuk mencegah atau menghentikan periode perdarahan.Penanganan dapat berupa pemberian obat-obatan seperti desmopressin, penggantian faktor von Willebrand, obat antifibrinolitik untuk menghentikan pendarahan, dan obat yang diaplikaskan ke luka penderita.

Donor plasma darah

Jika Anda melakukan donor plasma saja, bagian cairan dari darah yang akan didonorkan kemudian dipisahkan dari sel. Darah diambil dari satu tangan dan dikirim melalui mesin berteknologi tinggi yang akan mengumpulkan plasma.Sel darah merah dan trombosit donor kemudian dikembalikan ke pendonor disertai dengan garam. Prosesnya aman dan hanya membutuhkan waktu beberapa menit lebih lama dibandingkan mendonorkan darah utuh.Plasma yang didonasikan dibekukan dalam waktu 24 jam setelah didonasikan untuk menjaga faktor pembekuan yang berharga. Ini dapat disimpan hingga satu tahun dan dicairkan untuk transfusi kepada pasien bila diperlukan.Ahli umumnya menyarankan golongan darah AB untuk mempertimbangkan donor plasma darah. AB adalah satu-satunya plasma universal dan dapat diberikan kepada pasien dengan golongan darah apa pun.Ini berarti transfusi plasma tipe AB dapat diberikan segera, tanpa membuang waktu yang berharga untuk menentukan apakah golongan darah pasien cocok.

Catatan dari SehatQ

Fungsi plasma darah memegang banyak peranan penting dalam tubuh. Mulai dari mendistribusikan nutrisi hingga menjaga suhu tubuh. Itulah sebabnya saat seseorang kekurangan plasma darah, tubuhnya akan menderita penyakit serius.
pembekuan darahdarahperedaran darah
Healthline. https://www.healthline.com/health/function-of-plasma
Diakses pada 18 November 2019
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/hemophilia
Diakses pada 18 November 2019
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/von-willebrand-disease
Diakses pada 18 November 2019
News Medical Net. https://www.news-medical.net/health/Blood-Plasma-Components-and-Function.aspx
Diakses pada 18 November 2019
Web MD. https://www.webmd.com/a-to-z-guides/what-is-plasma
Diakses pada 18 November 2019
Web MD. https://www.webmd.com/cancer/lymphoma/blood-disorder-types-and-treatment
Diakses pada 18 November 2019
Red Cross Blood. https://www.redcrossblood.org/donate-blood/dlp/plasma-information.html
Diakses 7 Agustus 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait