logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Olahraga

Apa itu Latihan Isotonik? Ketahui Manfaat dan Contohnya

open-summary

Latihan isotonik adalah latihan yang melibatkan pergerakan sendi sembari memberikan beban dan tegangan pada otot. Banyak latihan fisik yang kita kenal adalah latihan isotonik.


close-summary

3.33

(3)

27 Jan 2021

| Arif Putra

Ditinjau oleh dr. Reni Utari

Table of Content

  • Mengenal apa itu latihan isotonik
  • Penggolongan latihan isotonik
  • Manfaat latihan isotonik untuk otot dan kesehatan
  • Contoh latihan isotonik
  • Catatan dari SehatQ

Bila Anda seorang gym-goer, barang tentu Anda kenal dengan latihan seperti bench-press dan deadlift. Banyak latihan di gym tersebut dan aktivitas fisik lain masuk dalam kelompok latihan yang disebut latihan isotonik. Apa sebenarnya yang dimaksud dengan latihan isotonik?

Advertisement

Mengenal apa itu latihan isotonik

Latihan isotonik adalah latihan dinamis yang melibatkan pemberian beban atau tegangan pada otot sembari juga menggerakkan sendi. Latihan isotonik juga dapat diartikan sebagai latihan yang melibatkan pemberian tegangan yang konstan. 

Istilah “isotonik” berasal dari bahasa Yunani yang secara kasar dapat diartikan sebagai “tegangan yang sama”. Latihan isotonik memang melibatkan pemberian tegangan atau beban yang konstan (sama) sepanjang kita melakukan pergerakan.  

Latihan isotonik menjadi kelompok latihan yang mungkin paling sering kita lakukan. Beberapa contoh latihan isotonik termasuk squat, push-up, pull-up, bench-press, hingga deadlift

Seperti yang mungkin Anda bayangkan, latihan-latihan di atas termasuk latihan isotonik karena melibatkan pergerakan pada sendi sembari Anda memberikan beban dan tegangan yang sama pada otot. 

Karena melibatkan pergerakan sendi, latihan isotonik berbeda dengan latihan isometrik. Latihan isometrik, seperti pose plank, merupakan latihan yang memberikan beban pada otot namun tanpa melibatkan gerakan sendi. Latihan isometrik juga tidak melibatkan penambahan panjang otot. 

Latihan isotonik juga berbeda dengan latihan isokinetik. Isokinetik memiliki makna “kecepatan yang sama”. Artinya, latihan-latihan isokinetik melibatkan pergerakan otot dengan kecepatan yang konstan walau tekanan yang diberikan bisa berubah-ubah.

Penggolongan latihan isotonik

Latihan isotonik dapat digolongkan menjadi dua bentuk gerakan utama, yakni konsentrik dan eksentrik. 

Dalam latihan isotonik konsentrik, otot akan memendek sebagai respons terhadap beban terbesar yang diberikan, seperti saat kita melakukan biceps curl

Sementara itu, dalam latihan isotonik eksentrik, otot akan memanjang seiring menahan gaya yang diberikan. Pilates merupakan contoh latihan isotonik eksentrik walau juga melibatkan kontraksi isometrik dan kontraksi isotonik konsentrik.

Manfaat latihan isotonik untuk otot dan kesehatan

Seperti yang disinggung di atas, latihan isotonik cenderung menjadi jenis latihan yang paling sering kita lakukan. Latihan isotonik pun menawarkan sejumlah manfaat tertentu. Manfaat tersebut, termasuk:

  • Banyak latihan isotonik bisa dilakukan tanpa membutuhkan peralatan khusus
  • Menargetkan seluruh rentang gerak sendi saat melakukan gerakan
  • Menguatkan sistem jantung dan pembuluh darah karena “menuntut” peningkatan penggunaan oksigen dan detak jantung
  • Meningkatkan kepadatan tulang dan memancing pembentukan tulang baru, sebagai akibat dari tekanan yang diberikan saat berlatih
  • Meningkatkan massa otot dan menguatkannya
  • Merangsang pembakaran kalori
  • Mengendalikan indikator kesehatan secara umum, seperti kadar kolesterol dan kadar gula darah

Namun, untuk mendapatkan manfaat latihan isotonik di atas, Anda harus melakukan gerakannya dengan benar dan tepat. Salah gerakan dalam menerapkan latihan isotonik tentunya dapat menimbulkan cedera bagi tubuh.

Contoh latihan isotonik

Ada banyak sekali contoh latihan isotonik. Banyak latihan yang kita kenal dan mungkin sering kita lakukan merupakan jenis latihan isotonik.

Beberapa contoh latihan isotonik, termasuk:

  • Squat
  • Push up
  • Pull up
  • Bench press
  • Deadlift
  • Bicep curl

Beberapa latihan aerobik seperti lari, jalan cepat, ski, hingga berenang, juga dianggap melibatkan kontraksi isotonik.

Baca Juga

  • Mengenal Tingkatan Sabuk Taekwondo dan Filosofinya
  • Cara Melakukan Gerakan Kayang adalah dengan Tahapan Ini
  • Kenali Gerakan Senam Jantung Sehat yang Bisa Dilakukan di Rumah

Catatan dari SehatQ

Latihan isotonik adalah latihan yang melibatkan pergerakan sendi sembari memberikan beban dan tegangan pada otot. Kebanyakan aktivitas fisik yang kita lakukan adalah latihan isotonik.

Bila masih memiliki pertanyaan terkait faktor latihan isotonik, Anda bisa menanyakan ke dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Aplikasi SehatQ tersedia gratis di Appstore dan Playstore yang berikan Anda informasi olahraga terpercaya.

Advertisement

tips olahragalatihan fisikkesehatan tulang

Referensi

Terima kasih sudah membaca.

Seberapa bermanfaat informasi ini bagi Anda?

(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 07.00 - 20.00

Hubungi Kami+6221-27899827

Kumpulan Artikel dan Forum

© SehatQ, 2022. All Rights Reserved