Apa itu Kolagen dan Mengapa Penting untuk Kesehatan?

Suplemen kolagen berguna memelihara kulit termasuk meningkatkan elastisitas kulit.
Suplemen kolagen dapat mencegah penuaan dini, dan mengurangi keriput di kulit

Apabila menggemari produk kecantikan dan suplemen kesehatan, Anda tentu sering mendengar kata kolagen. Namun, sudahkah Anda memahami dengan baik, apa itu kolagen? Apakah suplemen kolagen aman untuk dikonsumsi?

Simak artikel ini, untuk memahami berbagai hal tentang kolagen dan perannya bagi tubuh.

Apa itu kolagen?

Kolagen adalah jenis protein yang terbuat dari asam amino, bersifat keras, dan tidak larut di air. Kolagen membentuk sepertiga protein pada tubuh manusia.

Banyak tersebar di tubuh, kolagen adalah salah satu zat pembangun utama tulang, kulit, tendon, dan ligamen. Kolagen juga terdapat di bagian tubuh lain, termasuk pembuluh darah, kornea, dan gigi.

Anda dapat menganalogikan kolagen seperti sebuah lem, yang berperan untuk mengaitkan dua benda. Memang pada faktanya, kata “collagen” berasal dari bahasa Yunani, yaitu “kólla” yang berarti lem.

Tubuh secara alami memproduksi kolagen. Meski demikian, Anda tetap bisa mengonsumsi kolagen sintetis, dalam bentuk suplemen maupun suntikan.

Peran kolagen alami di dalam tubuh

Setidaknya, terdapat 16 jenis kolagen. Yang paling utama dari 16 tipe tersebut yakni tipe 1, tipe 2, tipe 3, dan tipe 4.
Kolagen adalah protein penting untuk tubuh, dan berikut ini peran dan pentingnya 4 tipe kolagen yang utama tersebut.

  • Tipe 1: Jenis kolagen ini membentuk 90% dari kolagen alami, dan terbuat dari serat yang padat. Kolagen tipe 1 memberikan struktur pada kulit, tulang, tendon, tulang rawan, jaringan ikat, dan gigi.
  • Tipe 2: Kolagen tipe 2 terbuat dari serat yang lebih longgar. Tipe ini ditemukan pada tulang rawan elastis, yang berperan sebagai bantalan sendi.
  • Tipe 3: Kolagen tipe ini mendukung struktur otot, berbagai organ tubuh, dan pembuluh darah.
  • Tipe 4: Kolagen tipe 4 yang ditemukan di lapisan kulit ini, membantu ginjal menyaring racun

Seiring bertambahnya usia, produksi kolagen semakin menurun. Begitu pula dengan kualitasnya. Maka tak heran, orang yang memasuki usia lanjut cenderung mengalami pengeriputan pada kulit.

Nutrisi yang meningkatkan produksi kolagen alami

Semua kolagen di tubuh dimulai sebagai prokolagen. Tubuh memproduksi prokolagen dengan menggabungkan dua asam amino, yang disebut dengan glisin dan prolin. Proses pembuatan prokolagen tersebut melibatkan vitamin C.
Agar produksi kolagen dapat meningkat, Anda dapat membantu tubuh dengan mengonsumsi vitamin C, glisin, dan prolin. Berikut ini sumber ketiganya.

  • Vitamin C dapat Anda temukan pada jeruk, paprika, dan stroberi.
  • Prolin terkandung tinggi dalam putih telur, gandum, produk susu, kol, asparagus dan jamur.
  • Glisin. Zat ini bisa Anda temukan pada kulit babi, kulit ayam dan gelatin. Glisin juga bisa Anda dapatkan dari makanan yang mengandung protein tinggi.

Di luar vitamin C, prolin, dan glisin, Anda juga dianjurkan untuk mengonsumsi vitamin dan mineral berikut ini.

  • Mineral tembaga, yang bisa dapatkan dengan mengonsumsi kerang, kacang-kacangan, dan daging merah
  • Antosianidin, yang terkandung dalam buah-buah beri, seperti raspberi, bluberi, blackberry, dan ada pula di buah ceri.
  • Vitamin A, yang terdapat pada salmon, produk olahan susu, telur, ikan, wortel, tomat, dan sayuran hijau
    Selain itu, tubuh juga membutuhkan protein berkualitas tinggi yang mengandung asam amino, untuk menghasilkan protein baru. Agar tubuh mendapatkan asam amino, Anda bisa mengonsumsi daging, hidangan laut, susu, kacang-kacangan, dan tahu.

Mencegah kerusakan kolagen alami

Gaya hidup yang tidak sehat, berpotensi membuat kolagen di tubuh menjadi rusak, atau menurunkan produksi kolagen. Lakukan cara berikut ini untuk mencegah kerusakan dan penurunan produksi kolagen.

  • Mengurangi konsumsi gula dan karbohidrat sederhana. Gula dapat mengganggu kemampuan kolagen untuk memperbaiki diri.
  • Hindari paparan sinar matahari yang berlebihan. Radiasi ultraviolet di sinar matahari, dapat mengurangi produksi kolagen.
  • Hindari kebiasaan merokok. Sebab, rokok menjadi biang untuk semua kondisi negatif di tubuh Anda, termasuk menurunkan produksi kolagen. Selain itu, rokok juga dapat menghambat proses penyembuhan luka dan menyebabkan kerutan.

Manfaat kolagen sintetis bagi tubuh

Selain kolagen alami yang ada di tubuh, ada kolagen sintetis yang bisa Anda peroleh untuk keperluan medis maupun kecantikan. Kolagen sintetis tersebut hadir dalam bentuk suplemen, yang biasanya sudah terhidrolisasi, dan hadir dalam bentuk tablet, kapsul, atau serbuk.

Berikut ini sejumlah manfaat suplemen kolagen bagi tubuh Anda.

  • Memelihara kesehatan kulit, termasuk memperlambat penuaan, mengurangi keriput, serta meningkatkan elastisitas kulit
  • Menjaga kesehatan sendi, dengan mencegah kerusakan tulang rawan di sendi manusia.
  • Meningkatkan massa otot
  • Mencegah kerusakan tulang, serta menjaga tulang tetap kuat
  • Menjaga kesehatan jantung
  • Memperbaiki suasana hati

Adakah efek samping dari suplemen kolagen?

Suplemen kolagen yang dianjurkan dokter, aman untuk dikonsumsi. Sehingga, Anda sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter, untuk mendapatkan rekomendasi suplemen yang sesuai kebutuhan dan kondisi kesehatan tubuh.

Meski aman dikonsumsi, terkadang suplemen kolagen bisa menimbulkan efek samping berupa diare, perasaan penuh pada perut, dan ruam.

Jika memiliki alergi terhadap bahan dasar suplemen kolagen tertentu seperti telur dan ikan, Anda juga kemungkinan mengalami reaksi alergi setelah mengonsumsi suplemen kolagen.

Healthline. https://www.healthline.com/nutrition/collagen

Diakses pada 21 Agustus 2019

 

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/262881.php

Diakses pada 21 Agustus 2019

 

Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/325344.php

Diakses pada 21 Agustus 2019

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed