Apa Itu Hipnosis dan Bagaimana Cara Kerjanya?

(0)
27 May 2020|Marco Anthony
Hipnosis adalah sebuah praktik psikologis yang sering digunakan untuk membantu seseorang mengatasiHipnosis membantu seseorang lebih rileks
Mendengar kata hipnotis, banyak dari kita mengaitkannya dengan modus kejahatan hingga acara hiburan di televisi. Di dalam kedua kondisi tersebut, korban atau orang yang menjadi obyek hipnotis sering kali kehilangan kesadaran dan mudah diperdaya, seolah-olah dengan kekuatan gaib. Tapi tahukah Anda bahwa sebenarnya penyebutan “hipnotis” untuk hal ini adalah kekeliruan?Sebutan hipnotis atau hipnoterapis sendiri sebenarnya mengacu pada orang yang melakukan praktik hipnosis. Praktik hipnosis yang sejati sama sekali tidak melibatkan unsur magis apalagi hiburan. Hipnosis yang sesungguhnya dilakukan untuk membantu orang mengatasi masalah yang dialami.

Apa itu hipnosis?

Istilah hipnosis pertama kali muncul sekitar permulaan abad-19. Tentang siapa yang mengucapkkannya pertama kali, masih terdapat perbedaan. Ada yang menyebutkan istilah ini diciptakan oleh seorang Prancis yang tertarik dengan sugesti pikiran dan proses perilaku bernama Étienne Félix d’Henin de Cuvillers. Ada juga yang menyebutkan berasal dari Dr. James Braid, ahli bedah asal Skotlandia.Pada dasarnya hipnosis adalah sebuah praktik psikologis yang sering digunakan untuk membantu seseorang mengatasi kondisi tertentu, seperti kecanduan misalnya. Prosesnya melibatkan susgesti dan induksi untuk membuat pikiran rileks.Pada saat dilakukannya proses hipnosis, hipnoterapis akan memandu seseorang agar pikirannya rileks dan mencapai kondisi trance. Saat seseorang sudah mencapai kondisi trance barulah hipnoterapis akan memberikan sugesti melalui kata-kata agar Anda mengalami perubahan. Dalam kasus kecanduan merokok, hipnoterapis akan memberikan kata-kata sugesti yang akan membantu Anda untuk berhenti merokok.Kondisi trance yang dimaksud pun bukanlah kondisi magis namun kondisi di mana pikiran sangat rileks. Jika pikiran Anda pernah hanyut saat membaca buku, menonton film, atau melamun tanpa memperhatikan keadaan sekitar, maka Anda pernah mengalami kondisi trance tersebut.

Cara kerja hipnosis

Agar hipnosis berjalan dengan baik, proses ini harus dilakukan oleh hipnoterapis yang bersertifikat dan berpengalaman. Pada saat sesi hipnosis, hipnoterapis akan memandu pikiran Anda fokus dan rileks lewat pembicaraan dan penekanan kata-kata penting yang diulang-ulang beberapa kali.Ketika Anda sudah masuk ke dalam kondisi fokus dan rileks, pikiran Anda jadi lebih mudah menerima sugesti dari luar. Pada saat inilah hipnoterapis akan memberikan sugesti sesuai tujuan terapi Anda. Sugestinya bisa berupa menghentikan suatu kebiasaan, melupakan suatu kenangan, dan banyak lagi.Perlu diingat juga bahwa pada kondisi ini Anda sepenuhnya sadar dan tidak tertidur, seperti yang sering ditampilkan di acara-acara hiburan.Setelah tahap pemberian sugesti selesai, hipnoterapis akan “membangunkan” Anda dari kondisi trance atau Anda dapat “bangun” sendiri. Diharapkan sugesti yang telah disampaikan dapat mengakar dalam pikiran Anda sehingga mengubah perilaku atau pikiran Anda sesuai yang diinginkan.

Apakah hipnosis sekedar efek plasebo?

Meski efek plasebo dan hipnosis sama-sama menggunakan sugesti, hasil penelitian mengatakan bahwa otak merespon hipnosis lebih kuat daripada sugesti plasebo. Pada saat hipnosis, bagian otak yang berkaitan dengan kontrol tindakan dan kesadaran mengalami aktivitas yang signifikan.

Manfaat hipnosis

Seperti yang sudah disebutkan di atas, hipnosis dan hipnoterapi dapat membantu seseorang menghadapi berbagai masalah. Beberapa di antaranya adalah:
  • Mengatasi post-traumatic stress disorder (PTSD)
  • Insomnia
  • Rasa nyeri
  • Irritable bowel syndrome

Catatan dari SehatQ

Meski kebanyakan dari dokter tidak merekomendasikan hipnosis atau hipnoterapi dalam menangani berbagai masalah mental, namun belakangan ini dukungan untuk riset hipnosis untuk kepentingan medis semakin banyak. Dan hipnosis termasuk salah satu terapi psikologis sungguhan, bukan sekedar ilmu kosong. Jika Anda tertarik untuk mencobanya, pastikan hipnoterapis Anda berpengalaman dan memiliki sertifikat.
insomniagangguan mentalkesehatan mental
Healthline. https://www.healthline.com/health/is-hypnosis-real
Diakses pada 13 Mei 2020
Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/319251
Diakses pada 13 Mei 2020
Standford University School of Medicine. http://med.stanford.edu/news/all-news/2016/07/study-identifies-brain-areas-altered-during-hypnotic-trances.html
Diakses pada 13 Mei 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait