Apa Itu Hernia Nucleus Pulposus, Penyakit yang Membuat Nyeri Tulang Belakang?

(2)
15 Jul 2020|Marco Anthony
Hernia nucleus pulposus membuat Anda mengalami nyeri punggungHernia nucleus pulposus menyebabkan nyeri punggung
Penyakit hernia nucleus pulposus adalah salah satu penyakit nyeri yang  sering terjadi. Salah satu indikasi dari adanya masalah ini adalah nyeri di bagian punggung.Hernia nucleus pulposus merupakan suatu gangguan pada bantalan atau lempengan yang berada di antara ruas tulang belakang. Oleh karenanya, tidak aneh jika Anda bisa mengalami rasa sakit akibat gangguan ini.

Mengenal hernia nucleus pulposus

Hernia nucleus pulposus adalah gangguan yang terjadi pada bantalan yang berada di antara ruas-ruas belakang yang berperan dalam menyerap tekanan atau getaran saat Anda sedang beraktivitas.Lempengan antar ruas tulang ini terbagi menjadi dua bagian yaitu bagian lingkar luar dan dalam. Saat terjadi cedera atau lempengan mulai melemah, maka lempengan bagian dalam dapat bergeser ke bagian luar dan menimbulkan rasa nyeri dan tidak nyaman.Anda bisa mengalami hernia nucleus pulposus di bagian ruas tulang belakang manapun. Hernia nucleus pulposus biasanya terjadi di daerah punggung bagian bawah.Apabila lempengan tersebut bergeser dan menghimpit salah satu saraf tulang belakang Anda, maka Anda dapat mengalami rasa nyeri di bagian saraf yang terjepit atau malah merasa kebas. Tidak hanya saraf saja yang terbebani, otot punggung Anda juga bisa tertekan.Akan tetapi, kadang kala hernia nucleus pulposus tidak menimbulkan rasa nyeri jika lempengan tidak menjepit saraf di tulang belakang. Biasanya, gangguan ini dapat sembuh sendirinya setelah beberapa minggu atau bulan.Namun, jika gejala makin parah atau apabila lempengan menghimpit salah satu saraf tulang belakang, maka kemungkinan penderitanya memerlukan penanganan medis, seperti terapi fisik dan bedah.

Apa saja gejala dari hernia nucleus pulposus?

Rasa nyeri akibat hernia nucleus pulposus tidak hanya bisa dirasakan di punggung, tetapi juga pada satu sisi bagian tubuh. Rasa sakit yang dialami biasanya terasa seperti sensasi terbakar atau menusuk.Terkadang rasa sakit tersebut dapat menjalar ke lengan ataupun paha dan makin terasa di malam hari atau saat melakukan gerakan tertentu. Rasa nyeri yang dialami juga bisa bertambah parah saat sedang berjalan, duduk, ataupun berdiri.Apabila hernia nucleus pulposus terjadi di daerah punggung bagian belakang, rasa nyeri bisa terasa di paha, pantat, ataupun kaki. Jika hernia nucleus pulposus terjadi di bagian leher, maka rasa nyeri akan dominan terasa di bagian paha dan lengan.Selain rasa sakit, penderita hernia nucleus pulposus dapat mengalami gejala lain, seperti sensasi kebas, berdenyut, atau menggelitik di bagian tubuh yang sarafnya terjepit dan otot yang melemas.

Apa yang menyebabkan hernia nucleus pulposus?

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, hernia nucleus pulposus adalah gangguan yang terjadi ketika lempengan bagian dalam bergeser ke bagian luar. Pergeseran lempengan ini dapat terjadi ketika bagian luar bantalan melemah dan robek.Lempengan bagian dalam memiliki struktur serupa jeli yang dapat melepaskan senyawa tertentu yang mampu mengiritasi saraf dan daerah sekitarnya. Selain itu, lempengan bagian dalam juga dapat menekan saraf tertentu dan menyebabkan rasa sakit.Biasanya seiring berjalannya waktu, pergerakan tertentu dapat menyebabkan hernia nucleus pulposus, seperti mengangkat barang yang besar dan berat yang membutuhkan kekuatan dari punggung bagian bawah.Sering mengangkat barang berat, melakukan gerakan yang sama secara berulang, berusia lanjut, dan memiliki berat badan berlebih dapat meningkatkan risiko Anda mengalami hernia nucleus pulposus. Gangguan ini lebih sering dialami oleh pria daripada wanita.

Cara untuk mencegah hernia nucleus pulposus?

Anda tidak perlu khawatir karena hernia nucleus pulposus adalah gangguan yang masih bisa dicegah. Beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mencegah hernia nucleus pulposus adalah:
  • Mengangkat barang dengan teknik yang benar, yaitu dengan menekuk lutut dan bukan pinggul
  • Hindari duduk terlalu lama, sesekali berdiri dan renggangkan tubuh Anda
  • Terapkan postur tubuh yang benar, seperti duduk tegak dan sejajar
  • Menjaga berat badan agar tidak berlebih
  • Berolahraga untuk menguatkan otot perut, punggung, dan paha
  • Berhenti merokok

Catatan dari SehatQ

Hernia nucleus pulposus dapat sembuh sendirinya jika ringan. Penanganan hernia nucleus pulposus sangat bergantung dari tingkat keparahannya.Hernia nucleus pulposus yang parah membutuhkan bedah. Namun untuk kondisi ringan dokter hanya akan memberikan obat antinyeri untuk mengatasi rasa sakit akibat hernia nucleus pulposus selama menunggu daerah yang nyeri untuk sembuh dan usulan untuk melaksanakan terapi fisik tertentu.Oleh karenanya, apabila Anda mengalami nyeri di bagian tubuh tertentu yang semakin parah atau tetap berlangsung terus-menerus, serta mengganggu aktivitas yang dilakukan, segera periksakan diri ke dokter.
penyakitsaraf tulang belakang
 Healthline. https://www.healthline.com/health/herniated-disk#treatment
Diakses pada 2 Juli 2020
 Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/herniated-disk/symptoms-causes/syc-20354095
Diakses pada 2 Juli 2020
 Medical News Today. https://www.medicalnewstoday.com/articles/191979#Risk-factors
Diakses pada 2 Juli 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait

Apa yang Menyebabkan Tulang Sakit?

Tidak hanya otot, rasa nyeri juga bisa dialami oleh tulang. Tulang sakit menimbulkan ketidaknyamanan dan sebenarnya bisa mengindikasikan adanya kanker tulang. Namun, penyebab tulang sakit tidak hanya itu saja, karena terdapat pemicu lainnya, seperti cedera, radang sendi, dan sebagainya.
02 Jan 2020|Anita Djie
Baca selengkapnya
Apa yang Menyebabkan Tulang Sakit?

Apakah Meningitis Menular? Ini Penjelasannya

Meningitis menular, itu memang benar. Namun, tidak segala jenis meningitis menular. Sebab, ada beberapa jenis meningitis yang tak dapat ditularkan. Kenalilah jenis-jenis meningitis menular dan yang tidak menular di sini.
24 Jun 2020|Fadli Adzani
Baca selengkapnya
Apakah Meningitis Menular? Ini Penjelasannya

Mengenal Pemeriksaan Cek Kanker Secara Dini

Gejala penyakit kanker sering kali tidak terlihat di tahap awal, oleh karenanya, skrining dan deteksi dini kanker sangat penting untuk dilakukan. Deteksi dini kanker tidak hanya meliputi pemeriksaan laboratorium, berupa tes darah, tetapi juga terdapat biopsi dan tes pencitraan.
10 Jan 2020|Anita Djie
Baca selengkapnya
Mengenal Pemeriksaan Cek Kanker Secara Dini