Apa Itu Epilepsi pada Lansia? Ini Penyebab dan Cara Mengenalinya

Epilepsi yang terjadi pada lansia umumnya hanya berdampak pada sedikit bagian otak
Epilepsi pada lansia sedikit berbeda dengan epilepsi pada umumnya karena jarang menimbulkan kejang.

Tahukah Anda, epilepsi sebenarnya lebih berisiko terjadi pada lansia dibanding kelompok usia lain? Lalu, apa itu epilepsi pada lansia?

Epilepsi pada lansia memang sedikit berbeda dengan epilepsi yang terjadi pada kelompok usia lain, seperti pada anak-anak, misalnya. Orang sering mengaitkan epilepsi dengan kejang. Sementara itu, epilepsi pada lansia justru jarang terjadi kejang dan sulit dikenali.

[[artikel-terkait]]

Gejala epilepsi pada lansia

Epilepsi adalah suatu gangguan pada otak, yang bisa menyebabkan terjadinya kejang berulang. Pada lansia, kondisi ini kerap sulit dikenali, karena gejalanya belum tentu terlihat. Belum lagi, kejang yang merupakan gejala paling khas dari epilepsi, jarang terjadi pada lansia.

Gejala epilepsi pada lansia yang sering muncul, di antaranya:

  • Terlihat bingung saat melakukan sesuatu
  • Tidak peka akan situasi di sekitarnya
  • Sering mendengar atau melihat hal yang sebenarnya tidak ada (berhalusinasi)
  • Memiliki gangguan daya ingat yang cukup parah

Gejala-gejala di atas, sering kali tidak dilihat sebagai gejala epilepsi. Kondisi lain seperti Alzheimer, demensia, atau berkurangnya kemampuan akibat usia tua, justru sering kali disalahartikan sebagai biang keladi gejala-gejala tersebut.

Epilepsi yang terjadi pada lansia umumnya hanya berdampak pada sedikit bagian otak atau disebut juga dengan focal epilepsy. Sehingga, kejang tidak menimbulkan kondisi yang selama ini diketahui masyarakat, yaitu kejang pada seluruh tubuh.

Kejang di otak yang terjadi akibat epilepsi pada lansia justru akan membuatnya menjadi tidak sadarkan diri, tidak peka terhadap kondisi sekitar, atau bahkan akan membuat lansia tersebut hanya terdiam dan menatap dengan tatapan kosong.

Penyebab epilepsi pada lansia yang perlu dikenali

Untuk mengenali lebih jauh epilepsi pada lansia, Anda juga perlu mengetahui bahwa penyebab munculnya kondisi ini, berbeda dari epilepsi pada anak atau dewasa muda.

Epilepsi pada lansia, umumnya berkaitan dengan perubahan yang terjadi secara fisik, akibat bertambahnya usia. Berikut ini kondisi-kondisi yang bisa memicu timbulnya epilepsi pada lansia.

1. Stroke

Stroke merupakan kondisi paling umum menyebabkan kejang pada lansia. Seiring bertambahnya usia, pembuluh darah di otak bisa menyempit atau tersumbat, sehingga membuat otak kekurangan suplai darah dan oksigen.

Kerusakan yang terjadi akibat kondisi tersebut, bisa menimbulkan kejang. Selain itu, perdarahan pada otak juga bisa menyebabkan terjadinya epilepsi pada lansia.

2. Serangan jantung

Terjadinya serangan jantung, bisa membuat suplai oksigen ke otak menjadi berkurang. Hal ini bisa memicu timbulnya epilepsi.

3. Operasi

Prosedur operasi otak pada lansia, terkadang bisa menimbulkan luka di otak, dan menyebabkan epilepsi di kemudian hari.

4. Penyakit lainnya

Penyakit lain seperti Alzheimer atau tumor, serta cedera kepala, bisa menyebabkan perubahan bentuk pada otak. Kondisi tersebut akan mengakibatkan epilepsi.

Selain itu, apabila lansia mengalami komplikasi akibat penyakit ginjal, penyakit hati, atau diabetes, maka risikonya untuk mengalami epilepsi juga akan meningkat.

Setelah mengenali lebih jauh mengenai epilepsi pada lansia, Anda diharapkan dapat lebih waspada akan kondisi yang satu ini. Pemeriksaan kesehatan rutin bisa jadi salah satu cara untuk mendeteksinya, sehingga perawatan yang tepat bisa segera dilakukan.

Centers for Disease Control and Prevention. https://www.cdc.gov/epilepsy/communications/features/olderadults.htm
Diakses pada 27 Juni 2019

Cleveland Clinic. https://health.clevelandclinic.org/how-to-spot-epilepsy-in-seniors-when-it-looks-like-dementia/
Diakses pada 27 Juni 2019

Epilepsy Foundation. https://www.epilepsy.com/learn/special-populations/seniors-and-epilepsy/causes-epilepsy-seniors
Diakses pada 27 Juni 2019

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed