Korteks ginjal menjadi tempat pembuluh darah dan melindungi bagian dalam ginjal
Korteks ginjal berfungsi melindungi bagian dalam ginjal

Ginjal yang mirip dengan bentuk kacang merah memiliki perananan yang sangat penting untuk kelangsungan hidup manusia. Bagaimana tidak, organ ginjal yang sebesar kepalan tangan ini bisa dikatakan sebagai ‘penyaring alami’ tubuh Anda!

Ada berbagai macam komponen-komponen yang berbeda bersatu untuk membentuk ginjal, salah satunya adalah korteks. Seperti apakah korteks dan apa fungsi korteks pada ginjal?

Fungsi korteks pada ginjal

Renal cortex atau korteks sebenarnya merujuk pada bagian terluar yang melapisi ginjal.  Pinggiran luar dari korteks dilapisi oleh jaringan lemak yang dikenal sebagai renal kapsul dan jaringan penyambung atau renal fascia.

Lantas, apakah fungsi korteks pada ginjal? Berikut adalah beberapa fungsi korteks pada ginjal yang belum banyak diketahui:

  • Melindungi bagian dalam ginjal

Fungsi utama korteks pada ginjal adalah sebagai pelindung komponen dan struktur bagian dalam dari organ ginjal.

  • Tempat glomerulus dan tubulus

Salah satu fungsi korteks pada ginjal adalah sebagai tempat beradanya glomerulus dan tubulus. Kedua komponen ginjal ini memiliki kegunaannya masing-masing.

Glomerulus berperan untuk menyerap protein dari darah yang masuk ke dalam komponen ginjal renal corpuscle.

Sementara tubulus berfungsi untuk menyaring mineral dan air dari darah sebelum dicampur dengan senyawa urea dan dikeluarkan dalam bentuk air seni.

  • Menyediakan tempat untuk pembuluh darah

Tidak hanya sebagai tempat bernaungnya glomerulus dan tubulus, fungsi korteks pada ginjal juga adalah menjadi tempat beradanya pembuluh-pembuluh darah ginjal, seperti kapiler glomerulus.

  • Memproduksi hormon erythropoietin

Meskipun terdengar asing, tetapi hormon erythropoietin penting untuk pembentukan sel darah merah yang baru. Fungsi korteks pada ginjal adalah untuk menghasilkan hormon tersebut.

Fungsi ginjal secara keseluruhan

Peran komponen lain di dalam ginjal tidak kalah penting dengan fungsi korteks pada ginjal. Semua komponen tersebut saling bekerja sama untuk menjalankan fungsi ginjal secara optimal.

Secara garis besar, ginjal yang masing-masing terletak di samping tulang belakang bagian bawah rusuk berperan untuk menyaring darah, menyeimbangkan kadar elektrolit dan cairan dalam tubuh, serta mengeluarkan racun dan kotoran dari tubuh.

Peranan ginjal lainnya yang jarang diketahui adalah menghasilkan hormon yang membantu mengatur tekanan darah, produksi sel darah merah, dan menjaga kesehatan tulang.

Darah tidak hanya sesekali disaring oleh tubuh tetapi beberapa kali dalam sehari. Darah yang beredar dalam tubuh akan masuk ke ginjal untuk menjalani proses penyaringan kotoran serta penyeimbangan kadar air, mineral, dan garam.

Darah yang sudah mengikuti proses tersebut akan kembali beredar di tubuh, sementara kotoran-kotoran yang disaring akan diubah menjadi air seni dan masuk ke dalam kandung kemih untuk dikeluarkan dari tubuh.

Tanda gangguan pada ginjal

Saat fungsi korteks pada ginjal ataupun komponen lainnya terhambat, maka organ ginjal tidak akan bisa bekerja secara optimal. Terdapat beberapa gejala yang bisa menandakan masalah pada ginjal, seperti

  • Kelelahan
  • Air seni yang berbusa
  • Kulit yang kering dan gatal
  • Susah tidur
  • Terdapat darah dalam air seni
  • Kesulitan berkonsentrasi
  • Pembengkakan di kaki atau pergelangan kaki
  • Semakin sering atau berkurangnya frekuensi buang air kecil
  • Pembengkakan di sekitar mata
  • Kram otot
  • Nafsu makan menurun

Bila Anda mengalami gejala-gejala di atas, tidak ada salahnya berkonsultasi dengan dokter untuk dilakukan pemeriksaan dan penanganan yang tepat.

Apakah ada cara untuk mencegah timbulnya gangguan pada ginjal?

Anda tidak perlu menunggu kemunculan tanda-tanda masalah pada ginjal untuk memulai gaya hidup yang sehat. Cobalah terapkan tips-tips di bawah ini untuk bisa menjaga kesehatan organ ginjal Anda.

  • Berolahraga

Berolahraga dapat menjaga kesehatan organ ginjal dengan mencegah naiknya tekanan darah yang dapat mengganggu fungsi korteks ataupun komponen lain pada ginjal. Sebaiknya, berolahragalah setidaknya 30 menit sehari.

  • Kurangi konsumsi garam berlebih

Terlalu banyak mengkonsumsi garam dapat mengganggu keseimbangan mineral dalam darah dan menyulitkan organ ginjal untuk bekerja. Konsumsilah lebih banyak kacang-kacangan, buah, sayur, dan daging yang rendah lemak.

  • Konsumsi obat sesuai aturan pakai

Selalu baca aturan pakai atau ikuti instruksi dari dokter untuk setiap obat yang akan dikonsumsi dan jangan mengkonsumsi obat secara berlebih. Konsumsi obat yang tidak sesuai dapat merusak ginjal.

  • Konsumsi air secukupnya

Minum air tidak hanya mencegah dehidrasi, tetapi juga membantu kinerja ginjal dalam mengeluarkan racun dari tubuh.

Catatan dari SehatQ

Menjaga kesehatan fungsi korteks dan komponen pada ginjal lainnya membutuhkan penerapan pola hidup sehat yang dilakukan setiap harinya.

Healthline. healthline.com/human-body-maps/kidney
Diakses pada 4 Februari 2020

Lumen. https://courses.lumenlearning.com/boundless-ap/chapter/the-kidneys/
Diakses pada 4 Februari 2020

WebMD. https://www.webmd.com/kidney-stones/picture-of-the-kidneys#1
Diakses pada 4 Februari 2020

Artikel Terkait