Jangan Digaruk, Kenali Dulu Penyebab Anus Gatal Anda

(0)
25 Dec 2019|Arif Putra
Ditinjau olehdr. Reni Utari
Anus gatal dapat disebabkan kebiasaan tak sehat hingga infeksi menular seksualAnus gatal dapat disebabkan beragam hal, mulai dari kebiasaan tak sehat hingga infeksi menular seksual
Anus gatal tentu bikin kita tak nyaman. Saat Anda berada di tempat umum dan bagian bawah tersebut terasa gatal, tak tahan rasanya untuk tidak menggaruk. Gatal pada anus dapat menjadi mimpi buruk saat Anda berada di luar.Gatal di anus, atau disebut juga dengan pruritus ani, dapat menjadi gejala suatu kondisi medis tertentu. Beberapa kebiasaan yang tak sehat dan bersih pun dapat menjadi pemicunya. Namun beruntung, sebagian besar kasus yang menyebabkan anus gatal dapat Anda atasi sendiri.

Ragam penyebab anus gatal, jangan tertawa dulu

Berikut ini beberapa kemungkinan penyebab anus gatal yang Anda alami serta cara mengatasinya:

1. Kotoran yang tersisa setelah buang air besar

Anus gatal akibat tidak bersih dibilas setelah BAB
Kotoran yang tidak dibilas atau dilap dengan bersih menjadi penyebab anus gatal yang umum terjadi.Untuk mengatasinya, tentu Anda harus bisa memastikan area anus sudah terbilas dengan bersih. Jangan lupa untuk mengeringkannya dengan tisu secara lembut.

2. Terlalu berlebihan dalam membersihkan anus

Penggunaan sabun, air panas, obat-obatan, tisu basah, hingga wewangian sebenarnya dapat menyebabkan iritasi. Iritasi ini menyebabkan gatal di anus. Sebab, hal ini bisa merusak lapisan minyak di area anus.Lapisan minyak ini berfungsi untuk melindungi area yang sensitif tersebut. Anda bisa menggunakan pembersih yang tidak mengandung sabun untuk membersihkan bagian anus.Begitu pula saat Anda mengelapnya terlalu keras, gatal pada anus dapat menjadi lebih buruk. Gunakan tisu secara lembut untuk mengelap anus.

3. Celana dalam yang ketat

Celana dalam terlalu ketat sebabkan kelembapan pada anus
Celana yang ketat dan berbahan sintetis dapat menyebabkan anus gatal. Anda disarankan untuk menggunakan celana dalam berbahan katun yang dapat menyerap keringat. Apabila terasa lembap, seperti setelah berolahraga, Anda harus mengganti celana dalam dengan yang bersih.Selain itu, menurut penelitian yang terbit pada jurnal Annals of the Royal College of Surgeons of England menemukan, selain pakaian lembap akibat keringat, sisa atau residu deterjen dengan bahan enzim biologis, seperti lipase dan enzim protease juga menjadi penyebab anus gatal.Untuk mencucinya, gunakan deterjen yang tidak mengandung pewangi.

4. Kopi

Kopi, yang mungkin Anda seruput setiap pagi, dapat menyebabkan rasa gatal pada area dubur. Sebab, kopi dapat melemaskan otot anus. Akibatnya, feses dapat sedikit keluar, anus pun menjadi gatal.Selain kopi, makanan dan minuman lain yang menjadi penyebab anus gatal yaitu:
  • Teh dan soda
  • Minuman berenergi dan bir
  • Cokelat dan kacang
  • Buah jeruk dan tomat
  • Susu
  • Makanan pedas

5. Ambeien

Anus membengkak juga sebabkan gatal
Ambeien atau wasir, atau pembengkakan pembuluh darah vena di rektum atau anus. Hal ini mampu menimbulkan sensasi terbakar dan anus terasa gatal. Untuk mengurangi sensasi yang muncul saat ambeien, berendam di air hangat selama 15 menit, beberapa kali dalam sehari. Selain itu konsumsi air miinum lebih banyak serta tingkatkan asupan serat.

6. Fisura ani

Fisura ani adalah sobekan yang timbul di dalam anus. Hal ini memicu rasa nyeri serta anus terasa gatal. Kondisi ini bisa terjadi jika Anda mengalami sembelit dan mengeluarkan feses yang besar dan keras. Diare dan penyakit Crohn pun dapat memicu fisura ani.Apabila masih nyeri dan gatal, Anda bisa menemui dokter untuk mendapatkan krim pereda nyeri seperti lidocaine.

7. Fistula ani

Selain nyeri, penyakit Crohn sebabkan fistula ani
Fistula ani adalah terbentuknya saluran kecil di saluran anus. Kondisi ini dapat menimbulkan rasa sakit, pembengkakan, dan lubang anus gatal. Penyebab fistula pun dapat beragam, seperti penyakit Crohn, infeksi menular seksual, trauma, dan kanker.Apabila gatal disertai pembengkakan, perdarahan, dan demam, Anda harus menemui dokter untuk memastikan benar tidaknya ada fistula ani. Umumnya, kondisi ini diatasi dengan operasi.

8. Kutil

Kutil pada bagian kelamin, termasuk anus, disebabkan oleh human papillomavirus (HPV). Kutil tersebut tumbuh di dalam dan sekitar anus, serta dapat menyebar ke area penis atau vagina. Gatal pada anus menjadi salah satu gejala kutil pada area tersebut.Tindakan dokter menjadi penanganan utama untuk mengatasi kutil di anus. Tindakan tersebut mulai dari krim (seperti imiquimod dan podofilin), hingga tindakan medis krioterapi, elektrokauter, dan laser.

9. Cacing kremi

Gejala cacing kremi ditandai dengan anus gatal
Rasa gatal pada anus dapat terjadi karena seseorang tanpa sengaja menelan cacing kremi pada makanan yang tercemar. Kontak melalui udara dengan cacing tersebut juga bisa terjadi melalui sprei, perlengkapan kamar mandi, dan mainan yang sudah terkontaminasi. Pada malam hari, cacing kremi betina akan meletakkan telurnya pada kulit di sekitar anus. Oleh karena itu, hal ini menimbulkan rasa gatal.Cacing kremi dapat diatasi dengan obat-obatan dokter dan gaya hidup bersih. Beberapa contoh obat dokter untuk mengatasi cacing kremi, yaitu mebendazole dan albendazole.

10. Kudis

Kudis mungkin sudah sering Anda dengar, yang disebabkan oleh tungau bernama Sarcoptes scabiei. Apabila tidak ditangani, tungau tersebut dapat bereproduksi di kulit dan menimbulkan gatal serta ruam kulit.Beberapa obat dokter yang sering digunakan menangani kudis, yaitu krim permethrin, losion benzil benzoat, salep sulfur, krim krotamiton, dan losion lindane. Selalu ikuti arahan dokter dalam menggunakan krim tersebut.

11. Infeksi menular seksual

Infeksi HPV dari kelamin bisa merembet ke anus
Beragam infeksi menular seksual dapat membuat anus menjadi gatal. Infeksi tersebut termasuk gonore, herpes genital, infeksi HPV, hingga infeksi jamur. Penanganan jenis infeksi menular seksual yang Anda alami akan bergantung pada jenis infeksi yang terjadi.

12. Masalah kulit di sekitar anus

Komplikasi anus ini terjadi akibat adanya perubahan yang muncul pada kulit anus. Perubahan ini biasanya berupa penebalan kulit di sekitar anus. Lalu, hal ini diikuti dengan kulit menjadi tambah kasar. Biasanya, komplikasi anus terjadi akibat lubang anus gatal yang terlalu sering digaruk.Selain itu, eksim maupun dermatitis kontak akibat alergi pada kandungan tertentu juga sebabkan gatal di anus.Biasanya, pengobatan yang diberikan untuk gatal anus akibat eksim maupun dermatitis kontak adalah krim kortikosteroid.

13. Konsumsi antibiotik

Antibiotik sebabkan jumlah bakteri di anus tidak seimbang
Obat antibiotik memang mampu mengatasi bakteri di dalam tubuh yang menyebabkan penyakit tertentu. Sayangnya, hal ini juga membuat bakteri baik pun mati. Akibatnya, kondisi bakteri yang ada pada anus tidak seimbang. Anus pun mengalami efeknya, yaitu anus yang terasa gatal.Obat antibiotik yang diketahui menyebabkan matinya kedua jenis bakteri ini adalah erythromycin dan tetracycline.

Cara mengatasi anus gatal di rumah

Oles petroleum jelly untuk atasi anus gatal
Terdapat beberapa cara mengatasi anus gatal yang bisa dilakukan di rumah. Namun ingat, selain mengikuti cara yang dilakukan untuk mencegah anus gatal, datang ke dokter tetap harus dilakukan, guna mendapatkan hasil pengobatan optimal.
  • Mengoleskan petroleum jelly ke bagian anus gatal
  • Membersihkan area anus dengan air dan kain bersih secara halus
  • Selalu keringkan bagian anus setelah dari kamar mandi
  • Jangan menggaruk area anus
  • Jangan gunakan produk sabun yang mengandung pewarna atau pewangi, sebab dapat menyebabkan iritasi
  • Jangan menggunakan tisu toilet yang mengandung pemutih
  • Gunakan celana dalam yang tidak ketat

Catatan dari SehatQ

Anus gatal sebenarnya dapat ditangani sendiri. Untuk mencegah lubang anus gatal, pastikan Anda juga menjaga kebersihan diri, pakaian, dan ruangan, serta menjauhi perilaku seks yang tidak aman.Walau begitu, pada kondisi yang lebih serius, Anda harus menghubungi dokter chat dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Tak lupa, temui dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Jika Anda ingin membeli obat anus gatal serta produk perawatan anus yang bisa dilakukan di rumah, kunjungi untuk mendapatkan penawaran menarik.Download aplikasinya sekarang di Google Play dan Apple Store.
infeksi menular seksualnyeri anusherpes genitalanus gatal
Healthline. https://www.healthline.com/health/anal-fissure
Diakses pada 23 Desember 2019
Healthline. https://www.healthline.com/health/anal-warts
Diakses pada 23 Desember 2019
Healthline. https://www.healthline.com/health/pinworms
Diakses pada 23 Desember 2019
Healthline. https://www.healthline.com/health/scabies
Diakses pada 23 Desember 2019
Health Direct. https://www.healthdirect.gov.au/anal-care
Diakses pada 23 Desember 2019
Mayo Clinic. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/sexually-transmitted-diseases-stds/in-depth
Diakses pada 23 Desember 2019
My Cleveland Clinic. https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/14466-anal-fistula
Diakses pada 23 Desember 2019
Web MD. https://www.webmd.com/digestive-disorders/ss/slideshow-anal-itchin Diakses pada 23 Desember 2019Annals of the Royal College of Surgeons of Englands. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2647235/
Diakses pada 14 Oktober 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait