Antiplatelet: Si Ampuh untuk Melancarkan Peredaran Darah

(0)
01 Nov 2020|Dedi Irawan
Ditinjau olehdr. Karlina Lestari
Fungsi obat antiplatelet berlawanana dengan peran trombosit alias keping darahObat antiplatelet berfungsi mengencerkan darah
Secara sederhana, antiplatelet adalah obat untuk mengencerkan darah. Obat-obatan kelompok ini umumnya akan dikonsumsi jika terjadi penggumpalan darah.Obat ini disebut antiplatelet karena memiliki fungsi yang berkebalikan dengan peran platelet alias trombosit (keping darah).

Obat platelet dan peran trombosit

Pada luka luar, kemampuan trombosit untuk membekukan darah sangat dibutuhkan. Tanpanya, luka akan terus berdarah dan bisa saja mengancam keselamatan seseorang. Namun jika luka terjadi dalam pembuluh darah, kemampuan penggumpalan darah dari trombosit justru bisa membahayakan.Salah satu bagian dari sistem peredaran darah yang sering mengalami luka adalah pembuluh nadi atau arteri. Bagian ini umumnya terluka karena adanya pengerasan arteri akibat penumpukan plak (arterosklerosis). Itulah kenapa obat antiplatelet dibutuhkan.

Jangan tertukar, ini beda antiplatelet dan antikoagulan

Banyak orang yang sering menyamakan obat antiplatelet dengan antikoagulan. Padahal, keduanya memiliki perbedaan.Meski dikategorikan dalam satu kelompok obat yang sama, yakni antitrombotik, obat antiplatelet dan antikoagulan memiliki cara kerja yang berbeda. Perbedaan ini menjadi penting terutama jika obat-obatan akan digunakan untuk jangka panjang.Dalam melakukan proses membersihkan saluran darah, platelet dan antikoagulan memiliki kemampuan yang spesifik. Antiplatelet bekerja dengan cara menghambat enzim penyebab penggumpalan trombosit. Sementara antikoagulan melakukannya dengan mencegah faktor pembekuan darah.Menurut terminologi yang lebih sederhana, antiplatelet sering disebut sebagai agen pencegah pembekuan darah. Sedangkan antikoagulan adalah agen yang memperlambat pembekuan darah dalam proses pembentukan gumpalan darah. Namun keduanya punya fungsi dasar yang sama, yaitu mencegah pembentukan bekuan darah.

Waktu yang tepat untuk konsumsi antiplatelet

Dokter bisa meresepkan obat antiplatelet atau antikoagulan untuk pasien yang mengalami sederet gangguan di bawah ini:Kedua jenis obat pengencer darah tersebut juga mungkin akan diresepkan dokter jika pasien pernah menjalani:

Sederet risiko dan efek samping penggunaan platelet

Meski bekerja baik pada sebagian besar pasien dengan berbagai gangguan di atas, obat antiplatelet memiliki sejumlah efek samping dan risiko tertentu. Beberapa di nataranya meliputi:

1. Efek samping yang umum

  • Luka berdarah yang lebih lama kering
  • Tubuh gampang memar
  • Sakit perut
  • Menstruasi lebih banyak dari biasanya
  • Mimisan

2. Efek samping yang jarang terjadi dan butuh konsultasi dokter

3. Efek samping yang perlu penanganan darurat

  • Dada terasa sangat nyeri
  • Sesak napas mendadak
  • Mati rasa yang tiba-tiba di area wajah, lengan, atau kaki
  • Mendadak sulit bicara, kata-kata yang tak jelas, atau tak bisa bersuara
  • Mulut, bibir, atau lidah yang bengkak
Jika ada efek samping yang bersifat gawat atau mengkhawatirkan, Anda sebaiknya segera menemui dokter. Tapi ingatlah, jangan langsung berhenti mengonsumsi obat tanpa berkonsultasi dengan dokter dulu, termasuk antiplatelet.

Tips mengonsumsi obat antiplatelet supaya tetap aman

Agar bisa tetap hidup sehat dan aman, Anda perlu melakukan beberapa hal di bawah selama mengonsumsi obat-obatan jenis ini:
  • Selalu informasikan pada dokter bahwa Anda mengonsumsi obat antiplatelet

Komunikasikan dengan dokter bahwa Anda sedang mengonsumsi obat pengencer darah. Hal ini penting agar saat meresepkan obat lain atau melakukan prosedur medis tertentu, dokter bisa mengantisipasi efek samping yang tidak diinginkan.
  • Hindari cedera atau luka yang memicu perdarahan

Karena menghentikan pendarahan tak lagi semudah sebelum Anda mengonsumsi antiplatelet, Anda dihimbau untuk lebih berhati-hati supaya tidak cedera maupun terluka. Misalnya, dengan tidak melakukan olahraga yang berisiko jatuh dan cedera.Bila tetap ingin berolahraga yang berisiko, Anda bisa mendiskusikannya terlebih dulu dengan dokter atau memakai pelindung yang sesuai agar tetap aman.Obat antiplatelet memiliki beberapa efek samping yang bersifat serius bagi kesehatan. Jika hendak menggunakannya, konsultasi medis dengan dokter sangat dibutuhkan. Anda juga harus mengonsumsinya sesuai dengan dosis yang diresepkan.Apabila Anda ingin tahu lebih banyak tentang obat antiplatelet, antikoagulan, penyakit jantung, stroke, dan cara menanganinya, tanyakan langsung pada dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. Download sekarang di App Store dan Google Play
penyakit jantungserangan jantungstrokepembekuan darah
Journal of Ahima. https://journal.ahima.org/knowing-the-difference-between-anticoagulants-and-antiplatelets/
Diakses pada 1 November 2020
Hearth Foundation. https://www.heartfoundation.org.nz/your-heart/heart-treatments/medications/antiplatelet-agents
Diakses pada 1 November 2020
American Society of Hematology. https://www.hematology.org/about/history/50-years/antithrombotic-therapy
Diakses pada 1 November 2020
WebMD. https://www.webmd.com/heart-disease/guide/antiplatelet-drugs#1
Diakses pada 1 November 2020
Healthline. https://www.healthline.com/health/anticoagulant-and-antiplatelet-drugs
Diakses pada 1 November 2020
Bagikan
Share Facebook
SHare Twitter
Share whatsapp
Share Email
Terima kasih sudah membaca.Seberapa bermanfaat informasi ini bagi anda?(1 Tidak bermanfaat / 5 Sangat bermanfaat)

Artikel Terkait