logo-sehatq
logo-kementerian-kesehatan
SehatQ for Corporate
TokoObatArtikelTindakan MedisDokterRumah SakitPenyakitChat DokterPromo
Penyakit

Perlukah Minum Antibiotik untuk Mengobati Flu dan Batuk?

open-summary

Minum antibiotik untuk mengobati flu sebenarnya tidak diperlukan karena flu disebabkan oleh virus. Sementara, antibiotik untuk bakteri. Lantas, apa obatnya?


close-summary

3 Feb 2023

| Atifa Adlina

Ditinjau oleh dr. Anandika Pawitri

antibiotik untuk flu

Mengapa saat flu tidak perlu minum antibiotik?

Table of Content

  • Perlukah mengobati flu dengan antibiotik?
  • Efek samping minum antibiotik untuk flu
  • Cara mengobati flu yang tepat

Beberapa orang mungkin bertanya-tanya antibiotik apa yang bisa untuk mengobati flu dan batuk. Pasalnya, antibiotik dianggap sebagai “obat dewa” untuk mengobati berbagai penyakit.

Advertisement

Padahal, antibiotik tidak diperlukan untuk mengobati flu. Apakah alasannya? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

Perlukah mengobati flu dengan antibiotik?

Antibiotik adalah golongan obat yang digunakan untuk melawan infeksi bakteri. Sementara, penyakit flu, alias influenza, disebabkan oleh virus. Itu sebabnya, antibiotik tidak diperlukan untuk mengobati flu.

Hal ini juga diperjelas dalam CDC, bahwa antibiotik tidak akan membantu meredakan penyakit flu. Malahan, ada efek samping yang bisa menyebabkan kerusakan.

Virus dan bakteri membutuhkan pengobatan yang berbeda. Umumnya, virus dapat sembuh dengan sendirinya dengan perlawanan sistem imun. Sementara untuk bakteri, butuh obat antibiotik untuk membunuh bakterinya.

Beberapa orang menganggap flu dapat diobati dengan antibiotik karena gejalanya yang mungkin mirip. Pasalnya, beberapa penyakit bisa punya gejala batuk dan pilek yang sama, baik itu disebabkan oleh infeksi virus ataupun bakteri.

Berikut adalah beberapa penyakit infeksi virus yang tidak bisa disembuhkan oleh antibiotik:

  • Pilek akibat flu atau infeksi virus, dengan dahak yang berwarna putih atau jernih
  • Sebagian sakit tenggorokan, kecuali radang tenggorokan
  • Sebagian besar kasus chest cold, misalnya bronkitis

Walaupun berfungsi untuk mengatasi infeksi bakteri, antibiotik juga tidak selalu diperlukan untuk mengobati beberapa infeksi bakteri, seperti infeksi sinus atau infeksi telinga. Sebab, penyakit tersebut biasanya akan sembuh dengan sendirinya.

Baca Juga

  • Punggung Terasa Panas dan Penyebabnya yang Perlu Diwaspadai
  • Bayi Pilek, Ini Gejala dan Cara Mengatasinya yang Wajib Orangtua Ketahui
  • 9 Penyebab Lutut Sakit saat Ditekuk

Efek samping minum antibiotik untuk flu

Mengonsumsi antibiotik ketika tubuh tidak memerlukannya, malah akan meningkatkan risiko infeksi di kemudian hari. Bahkan, tidak menutup kemungkinan kamu bisa mengalami resistensi alias kebal dengan antibiotik. 

Akibatnya, saat tubuh benar-benar membutuhkan antibiotik, kamu perlu dosis dan jenis yang lebih kuat karena dosis biasa tak lagi bisa mengobati karena kebal tadi.

Hal ini juga berlaku ketika kamu minum antibiotik saat flu. Selain tidak membuat kondisi membaik, ada beberapa efek samping minum antibiotik sembarangan yang mungkin terjadi, seperti:

Resistensi antibiotik

Resistensi antibiotik adalah kondisi ketika bakteri mulai beradaptasi dan menjadi resisten (kebal) terhadap antibiotik. Dalam beberapa kasus, bakteri bisa kebal terhadap banyak antibiotik.

Begitu juga ketika kamu mengonsumsi antibiotik untuk mengatasi flu dan batuk. Ini bisa menyebabkan resistensi, karena tubuh sebenarnya tidak membutuhkannya.

Antibiotik untuk flu tidak akan membuat tubuh terasa lebih baik. Pada sebagian besar kasus, efeknya bisa membuat tubuh semakin sakit atau penyakit bertahan lama.

Dokter hanya meresepkan antibiotik kalau flu yang kamu alami dibarengi dengan infeksi bakteri.

Infeksi C.diff

Efek samping lainnya saat mengonsumsi antibiotik untuk flu adalah terinfeksi bakteri Clostridioides difficile (C.diff). Ini adalah jenis bakteri yang bisa menyebabkan infeksi pada usus kecil dan usus besar.

Infeksi C.diff sering terjadi ketika seseorang mengonsumsi antibiotik yang tidak sesuai dengan penyakitnya. Efeknya bisa berupa diare parah, kerusakan usus, hingga kematian.

Cara mengobati flu yang tepat

Mengingat banyak penyakit yang gejalanya sama seperti batuk dan pilek, mungkin kamu jadi sulit membedakannya.

Jika kamu mengalami batuk pilek, jangan langsung segera minum antibiotik untuk mengobati gejala flu yang muncul.

Dokter biasanya baru akan memberikan antibiotik, jika gejala yang kamu alami tidak kunjung mengalami perbaikan. Sebab umumnya, gejala flu yang disebabkan oleh virus umumnya membaik dalam 2-5 hari.

Obat untuk mengatasi flu umumnya hanya untuk meredakan gejala yang muncul, seperti pilek, demam, batuk, dan sakit kepala. Beberapa obat yang bisa kamu konsumsi untuk meredakan gejala flu, antara lain:

  • Paracetamol
  • Dekongestan
  • Obat batuk, seperti antitusif atau ekspektoran

Selain itu, mungkin saja dokter akan meresepkan obat antivirus, seperti:

  • Oseltamivir
  • Zanamivir
  • Peramivir

Cara kerja obat antivirus adalah dengan mencegah replikasi virus sehingga virus tidak semakin menyebar.

Obat antivirus flu akan memberikan efektivitas optimal, jika dikonsumsi dalam waktu 48 jam setelah gejala muncul. Antivirus juga bisa mengurangi jangka waktu flu selama satu hingga dua hari, jika dikonsumsi pada masa awal flu.

Selain mengonsumsi antivirus, cara terbaik mengobati flu adalah meningkatkan imunitas dengan cara:

  • Beristirahat total dan tidur cukup untuk membantu tubuh melawan infeksi.
  • Minum banyak cairan, seperti air putih, jus, atau air kaldu untuk mencegah dehidrasi.
  • Minum obat pereda nyeri untuk membantu mengatasi demam serta nyeri tubuh saat flu.

Jangan sembarangan minum obat, apalagi ketika kamu tidak yakin dengan fungsinya. Konsultasikan lebih lanjut dengan dokter untuk mendapatkan perawatan serta pengobatan yang tepat saat flu.

Ingin mengetahui lebih lanjut mengenai efektivitas serta efek samping antibiotik untuk flu? Tanyakan langsung pada dokter di aplikasi Kesehatan keluarga SehatQ.

Download sekarang di App store dan Google Play.

Advertisement

penyakitfluantibiotikinfluenzaminum obat

Referensi

Bagikan

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Advertisement

logo-sehatq

Langganan Newsletter

Jadi orang yang pertama tahu info & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Gratis.

Metode Pembayaran

Bank BCABank MandiriBank BNIBank Permata
Credit Card VisaCredit Card Master CardCredit Card American ExpressCredit Card JCBGopay

Fitur

  • Toko
  • Produk Toko
  • Kategori Toko
  • Toko Merchant
  • Booking
  • Promo
  • Artikel
  • Chat Dokter
  • Penyakit
  • Forum
  • Review
  • Tes Kesehatan

Perusahaan

Follow us on

  • FacebookFacebook
  • TwitterTwitter
  • InstagramInstagram
  • YoutubeYoutube
  • LinkedinLinkedin

Download SehatQ App

Temukan di APP StoreTemukan di Play Store

Butuh Bantuan?

Jam operasional: 24 Jam

Hubungi Kami+6221-27899827

© SehatQ, 2023. All Rights Reserved