Antibiotik untuk Infeksi Saluran Kemih Jadi Pengobatan yang Efektif

Hubungan seks dapat memicu infeksi saluran kemih
Infeksi saluran kemih bisa membuat Anda merasakan sakit ketika buang air kecil.

Infeksi saluran kemih merupakan infeksi yang umum terjadi pada wanita. Infeksi umumnya ditemukan di saluran kemih bagian bawah, yang meliputi kandung kemih dan uretra.

Saat terkena infeksi saluran kemih, Anda akan sering buang air kecil, sakit atau terasa terbakar saat berkemih. Selain itu, Anda akan merasakan nyeri perut bagian bawah atau panggul, demam ringan, serta urine yang berwarna dan berbau.

[[artikel-terkait]]

Antibiotik untuk infeksi saluran kemih

Lalu, bagaimana menyembuhkan infeksi saluran kemih? Tenang, Anda tidak perlu khawatir, karena antibiotik biasa digunakan untuk mengobati infeksi tersebut

Antibiotik menjadi pilihan pertama dalam mengobati penyakit infeksi saluran kemih. Dokter akan meresepkan antibiotik, sesuai kondisi kesehatan, maupun jenis bakteri dalam urine. Untuk infeksi saluran kemih ringan, dokter biasanya merekomendasikan:

Konsumsilah antibiotik sesuai resep dokter. Seringkali, gejala hilang dalam 2-10 hari perawatan. Akan tetapi, jika mengalami infeksi saluran kemih yang berat, mungkin Anda memerlukan perawatan dengan antibiotik dosis tinggi.

Yang termasuk antibiotik dosis tinggi yaitu ciprofloxacin dan levofloxacin, yang diberikan melalui suntikan maupun infus di rumah sakit selama 14 hari atau lebih.

Jika sering terkena infeksi saluran kemih, Anda perlu mengonsumsi antibiotik dosis rendah setiap hari selama 6 bulan atau lebih. Selain itu, jika hubungan seks menyebabkan infeksi saluran kemih, maka Anda perlu mengonsumsi antibiotik sebelumnya. Hal tersebut dilakukan untuk mencegah terjadinya infeksi saluran kemih.

Efek samping antibiotik untuk infeksi saluran kemih

Pada beberapa kasus, ada sejumlah antibiotik yang menimbulkan efek samping. Efek samping tersebut di antaranya berupa:

Segera hubungi dokter, jika Anda merasakan efek samping yang mengganggu dari antibiotik, gejala infeksi tidak hilang bahkan bertambah buruk, dan gejala infeksi kembali setelah dirawat.

Perawatan infeksi saluran kemih

Infeksi saluran kemih memang terasa menyakitkan. Anda dapat melakukan langkah-langkah berikut ini untuk meringankan gejalanya.

1. Minum banyak air

Air dapat membantu melarutkan urine, dan membersihkan bakteri. Biasanya, bakteri akan ikut keluar saat buang air kecil.

2. Hindari minuman yang dapat mengiritasi kandung kemih

Anda harus menghindari alkohol, kopi, dan minuman ringan yang mengandung kafeina. Minuman-minuman tersebut dapat mengiritasi kandung kemih Anda, dan memperburuk keinginan buang air kecil yang sering dan tak tertahankan.

Hindarilah minuman-minuman itu sampai infeksi saluran kemih Anda sembuh.

3. Mengonsumsi vitamin C

Mengonsumsi vitamin C dapat melindungi Anda dari infeksi saluran kemih. Vitamin C bekerja dengan meningkatkan keasaman urine, sehingga membunuh bakteri penyebab infeksi.

Anda dapat mengonsumsi buah dan sayur, yang mengandung banyak vitamin C. Misalnya jeruk, kiwi, dan paprika merah.

4. Minum jus cranberry tanpa pemanis

Mengonsumsi jus cranberry tanpa pemanis, merupakan salah satu solusi alami yang populer untuk infeksi saluran kemih. Berdasarkan penelitian, konsumsi cranberry dapat mempersingkat periode infeksi saluran kemih.

Selain itu, jus buah ini dapat pula mencegah terjadinya infeksi saluran kemih yang berulang.

5. Menggunakan heating pad

Gunakanlah heating pad yang hangat, bukan panas. Letakkan di perut Anda, untuk meringankan nyeri, dan rasa tidak nyaman di kandung kemih.

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed