Anemia Sering Muncul, Sebenarnya Berapa Hb Normal Ibu Hamil?

Nilai Hb normal ibu hamil lebih rendah dari biasanya, sehingga anemia rawan terjadi
Kadar Hb normal ibu hamil lebih rendah dibandingkan dengan wanita dewasa yang tidak hamil

Saat hamil, tubuh mengalami berbagai perubahan. Tidak hanya secara fisik, berbagai sistem di tubuh, termasuk soal produksi darah pun akan berubah. Hal ini membuat nilai Hb normal ibu hamil berbeda dari wanita dewasa pada umumnya.

Hb adalah singkatan dari hemoglobin. Hemoglobin merupakan molekul protein dalam sel darah merah, yang bertugas mengangkut oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh, dan mengembalikan karbondioksida ke paru-paru.

Saat kadar Hb normal ibu hamil tidak tercapai, maka anemia bisa terjadi. Anemia pada ibu hamil, seringkali dikaitkan dengan berbagai kondisi berbahaya, seperti berat badan bayi lahir rendah, kelahiran prematur, dan kematian ibu saat persalinan.

Berapa Hb normal ibu hamil?

Nilai Hb normal ibu hamil lebih rendah dari wanita dewasa yang sedang tidak hamil. Berikut ini penjelasannya:

  • Hb normal ibu hamil: ≥ 11 g/dL
  • Nilai Hb pada ibu hamil dengan anemia ringan: 10-10,9 g/dL
  • Nilai Hb pada ibu hamil dengan anemia sedang: 7-9,9 g/dL
  • Nilai Hb pada ibu hamil dengan anemia parah: < 7 g/dL

Sementara itu pada wanita berusia di atas 15 tahun, nilai hemoglobin yang tidak dianggap sebagai anemia, berada pada angka ≥ 12 g/dL.

Mengapa Hb normal ibu hamil lebih rendah?

Saat hamil, volume darah di tubuh akan meningkat, karena ibu hamil harus berbagi darah dengan janin di dalam kandungan. Karena volumenya meningkat, tubuh juga secara otomatis membutuhkan lebih banyak bahan baku. Hemoglobin, adalah salah satu bahan baku utama sel darah merah.

Untuk memenuhi kebutuhan ini, hemoglobin yang ada di tubuh ibu hamil terus terpakai, sehingga kadarnya lebih rendah. Menurunnya kadar hemoglobin, mulai terjadi sejak trimester pertama kehamilan dan mencapai kadar terendahnya pada trimester kedua. Lalu, pada trimester ketiga, nilai Hb perlahan-lahan akan kembali naik.

Apa yang akan terjadi apabila nilai Hb normal ibu hamil tak tercapai?

Saat nilai Hb normal ibu hamil tak tercapai, maka akan terjadi anemia. Anemia pada ibu hamil adalah hal yang sering terjadi dan dapat diatasi dengan mudah, apabila bisa terdeteksi sejak dini. Namun jika dibiarkan, kondisi ini bisa berbahaya bagi bayi yang ada di dalam kandungan maupun ibunya.

Anemia pada ibu hamil, akan meningkatkan risiko terjadinya kelahiran prematur, bayi lahir dengan berat badan rendah, dan kematian ibu saat proses persalinan. Dari sekian banyak jenis anemia, ada tiga jenis anemia yang paling sering terjadi pada ibu hamil, yaitu:

Cegah anemia dengan menjaga nilai Hb normal ibu hamil

Hemoglobin, terbuat dari zat besi. Jadi, jika ingin kadar hemoglobin terus terjaga, Anda perlu mengonsumsi makanan yang tinggi zat besi. Pada kondisi normal, tubuh seorang wanita membutuhkan 14,8 mg zat besi setiap harinya. Namun saat hamil, kebutuhan tersebut naik hingga 30 mg per hari.

Cara terbaik mendapatkan zat besi adalah dengan cara alami, yaitu melalui makanan yang dikonsumsi. Berikut ini, ragam makanan yang kaya akan zat besi dan baik untuk ibu hamil.

  • Daging merah, seperti daging sapi tanpa lemak
  • Ikan
  • Daging unggas, seperti ayam dan bebek
  • Sayur-sayuran hijau, seperti brokoli dan bayam
  • Kacang-kacangan dan biji-bijian serta olahannya, seperti tahu
  • Telur

Selain mengonsumsi makanan yang kaya akan zat besi, Anda juga dianjurkan untuk mengonsumsi makanan yang kaya akan vitamin C. Vitamin C, akan membuat penyerapan zat besi di tubuh Anda menjadi lebih optimal. Sumber vitamin C yang baik untuk ibu hamil di antaranya:

  • Jeruk
  • Stroberi
  • Kiwi
  • Tomat
  • Paprika

Jika diperlukan, dokter juga dapat memberikan suplemen untuk membantu Anda mencapai nilai Hb normal ibu hamil.

Catatan dari SehatQ

Mengenali nilai Hb normal ibu hamil, bisa membantu Anda untuk lebih waspada terhadap kondisi anemia. Apabila Anda sedang hamil, dan merasakan gejala anemia seperti lemas, pusing, jantung berdebar, serta sesak napas, segera periksakan diri ke dokter.

Semakin cepat kondisi ini diatasi, maka janin yang sedang dikandung pun akan terhindar dari komplikasi yang mungkin terjadi. Jangan mengonsumsi suplemen zat besi atau suplemen penambah darah, tanpa berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter.

WHO. https://www.who.int/vmnis/indicators/haemoglobin.pdf
Diakses pada 21 November 2019

Baby Center. https://www.babycentre.co.uk/a3073/iron-deficiency-anaemia
Diakses pada 21 November 2019

American Society of Haematology. https://www.hematology.org/Patients/Anemia/Pregnancy.aspx
Diakses pada 21 November 2019

American Pregnancy Association. https://americanpregnancy.org/pregnancy-concerns/anemia-during-pregnancy/
Diakses pada 21 November 2019

WebMD. https://www.webmd.com/baby/guide/anemia-in-pregnancy#3
Diakses pada 21 November 2019

E-Medicine Health. https://www.emedicinehealth.com/hemoglobin_levels/article_em.htm#how_is_a_hemoglobin_test_measured
Diakses pada 21 November 2019

Artikel Terkait

Diskusi Terkait di Forum

Banner Telemed